Bonus Atlet Berprestasi Dipangkas, GM FKPPI Desak Walikota Pasuruan Mundur !

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Pasuruan| Teropongrakyat.co – Puluhan massa yang terdiri dari atlet berprestasi, aktivis GM-FKPPI, dan tokoh masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kota Pasuruan. Mereka memprotes pemangkasan drastis bonus atlet Porprov Jatim 2025 yang dinilai merendahkan martabat pejuang olahraga. Senin, 02/03/2026.

Suasana sempat memanas dan diwarnai aksi teatrikal sebagai bentuk keprihatinan atas kebijakan “efisiensi” anggaran yang dituding mencekik hak para atlet.

Kekecewaan ini berakar dari penurunan nominal bonus yang sangat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data yang dihimpun, perbandingan bonus tersebut adalah sebagai berikut:

Peringkat Medali Bonus Sebelumnya (Normal) Bonus Porprov 2025 (Saat Ini)

Baca Juga:  Bank Raya Optimis Terus Kembangkan Produk Raya App yang Built to Last

Emas Rp30.000.000 Rp10.000.000

Perak Rp20.000.000 Rp7.500.000

Perunggu Rp10.000.000 Rp5.000.000

Para atlet menilai pemangkasan ini tidak sebanding dengan keringat, air mata, hingga pengorbanan materi yang mereka keluarkan selama berlatih pagi, siang, dan malam demi mengharumkan nama Kota Pasuruan.

Puncak kekecewaan sempat viral saat beberapa atlet secara terang-terangan membuang papan simbolis nominal bonus, bahkan ada yang menolak menerimanya saat diserahkan langsung oleh Walikota Pasuruan di GOR beberapa waktu lalu.

Wahyu, perwakilan atlet Kota Pasuruan, menyampaikan curahan hatinya dengan nada bergetar. “Kami hanya minta pemerintah menghargai jerih payah kami. Pengorbanan kami berdarah-darah di lapangan, tapi bonus yang kami terima sangat tidak sebanding. Tolong berikan hak kami yang layak,” ucapnya sedih.

Baca Juga:  Remaja Masjid LDII Krampyangan Kota Pasuruan Kompak Dan Khusyuk Laksanakan Ibadah Itikaf

Ketua GM-FKPPI Ayi Suhaya, S.H., dalam orasinya menyampaikan kritik pedas. Ia mengirimkan karangan bunga bela sungkawa yang ditujukan kepada Walikota, Kadispora, dan Ketua KONI Kota Pasuruan sebagai simbol “matinya rasa” pimpinan daerah terhadap atlet.

“Jika tidak mampu menjalankan tugas dan mensejahterakan atlet, kami minta Walikota segera mengundurkan diri !! Janji-janji kampanyemu palsu,” tegas Ayi dalam orasinya.

 

(Yud)

Berita Terkait

Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda
Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan
Wanita PNS Jadi Korban Penganiayaan di Dramaga, Pelaku Diduga Keponakan Sendiri
Api Melalap Kamar Kos di Kemayoran, Pria 26 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Mandi
Viral Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, 16 Mahasiswa Diperiksa Satgas PPKS
Sengketa Lahan di Kelapa Gading Memanas, Ahli Waris Soroti Kejanggalan Klaim Pembelian
Misteri “Cobra Lily”: Tanaman Karnivora yang Mirip Ular Berbisik  
Istri Musisi Lokal Aryo Kempes Diduga Pinjam Nama Orang Untuk Pinjol, Demi Modus Penipuan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:38 WIB

Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda

Kamis, 16 April 2026 - 12:23 WIB

Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan

Rabu, 15 April 2026 - 15:55 WIB

Wanita PNS Jadi Korban Penganiayaan di Dramaga, Pelaku Diduga Keponakan Sendiri

Rabu, 15 April 2026 - 10:18 WIB

Api Melalap Kamar Kos di Kemayoran, Pria 26 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Mandi

Rabu, 15 April 2026 - 09:26 WIB

Viral Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, 16 Mahasiswa Diperiksa Satgas PPKS

Berita Terbaru

Breaking News

Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:38 WIB