Harga BTC Hari Ini Mampukah Menembus Level Resisten di Angka $61.000? Ini Analisisnya

- Jurnalis

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Bitcoin (BTC) hari ini terus berada dalam fase konsolidasi, diperdagangkan dalam kisaran yang sempit antara US$60.748 dan US$59.624. Para trader dan investor dengan cermat memperhatikan pergerakan ini, menunggu apakah BTC akan mengalami breakout atau breakdown yang signifikan. Posisi ini menempatkan level resistensi di US$61.000 sebagai titik krusial yang harus diperhatikan, karena keberhasilan atau kegagalan untuk menembus level ini akan menentukan arah selanjutnya dari harga BTC.

Potensi Bullish dan Tantangan Level Resistensi

Menurut analis kripto terkenal Michael van de Poppe, aksi harga saat ini mengindikasikan bahwa pergerakan besar mungkin akan segera terjadi. Bitcoin telah berulang kali mencoba menembus level resistensi US$61.000, namun selalu gagal. Level ini menjadi penghalang yang tangguh, dan jika berhasil ditembus, ada potensi untuk lonjakan harga yang signifikan, membuka jalan menuju US$71.679.

Baca Juga:  Dorong Pertumbuhan Komunitas Memecoin di Indonesia, Bittime Dukung Solana Degen Party: Jakarta

Keberhasilan menembus resistensi ini sangat penting, karena bisa menjadi awal bagi Bitcoin untuk menantang rekor tertinggi sebelumnya (ATH) dan mungkin mencetak yang baru. Namun, kegagalan menembus level ini dapat membuat harga Bitcoin tetap dalam kisaran saat ini, atau bahkan turun ke area support berikutnya di sekitar US$56.000.

Prediksi Harga BTC di Akhir Tahun

Pergerakan harga BTC telah menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi, terutama setelah crash pasar pada bulan Agustus yang menyebabkan harga turun hingga US$49.000. Meskipun demikian, data historis menunjukkan bahwa Bitcoin cenderung berkinerja baik menjelang akhir tahun. Sebagai contoh, pada tahun 2023, Bitcoin mencatatkan kenaikan berturut-turut dari bulan September hingga Desember.

Baca Juga:  Perkuat Layanan Tanpa Henti, IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas Ramadan

BTC hari ini diperdagangkan di kisaran US$60.331, dengan kapitalisasi pasar sebesar US$1,19 triliun dan tingkat dominasi 57,36 persen. Semua mata kini tertuju pada level resistensi US$61.000. Keberhasilan menembus level ini kemungkinan besar akan membawa momentum bullish baru yang bisa mendorong harga Bitcoin ke level yang lebih tinggi. Sebaliknya, kegagalan bisa menyebabkan konsolidasi harga lebih lanjut atau bahkan penurunan.

Dengan dinamika pasar yang terus berkembang, prediksi Bitcoin hari ini menjadi perhatian utama para investor yang ingin mengambil langkah strategis dalam perdagangan Bitcoin.

Berita Terkait

Vn Clothes: Toko Terpercaya Sepatu, Baju, Sweater & Topi Merek Ternama Keaslian Terjamin
KRISTAInterFOOD 2026 Siap Tampil Lebih Besar, Perkuat Posisi sebagai Platform F&B Indonesia
PIK 2 Jadi Rumah Baru KRISTAInterFOOD 2026 KRISTAInterFOOD Tegaskan Posisi sebagai Platform F&B Nasional
Jennyhouse Perkuat Kolaborasi dengan Storm K Indonesia untuk Mendorong Pengembangan Industri Kecantikan
Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia
Skandal Izin di Pati Terkuak: Penggilingan Batu Diduga Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa OSS & PBG
Mikutopia Promo Separo, Diskon Tiket 50 Persen Bagi Pelajar se-Kota Batu, Mulai 18 Mei – 5 Juni 2026
IAPI Dorong Standar Asurans Keberlanjutan di Indonesia, Fokus pada Transparansi dan Kredibilitas Laporan ESG

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:25 WIB

Vn Clothes: Toko Terpercaya Sepatu, Baju, Sweater & Topi Merek Ternama Keaslian Terjamin

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:54 WIB

KRISTAInterFOOD 2026 Siap Tampil Lebih Besar, Perkuat Posisi sebagai Platform F&B Indonesia

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:13 WIB

PIK 2 Jadi Rumah Baru KRISTAInterFOOD 2026 KRISTAInterFOOD Tegaskan Posisi sebagai Platform F&B Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:11 WIB

Jennyhouse Perkuat Kolaborasi dengan Storm K Indonesia untuk Mendorong Pengembangan Industri Kecantikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:50 WIB

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia

Berita Terbaru