Hadapi Teror, Ibu Kandung Nizam Ajukan Perlindungan ke LPSK

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropongrakyat.co ||Ibu kandung almarhum Nizam Syafei, Lisnawati, resmi mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Permohonan tersebut diajukan lantaran Lisnawati mengaku menerima sejumlah teror dan ancaman dalam beberapa hari terakhir.

Teror tersebut diduga berkaitan dengan kasus kematian Nizam Syafei yang saat ini tengah menjadi perhatian publik. Nizam meninggal dunia dan diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh ibu tirinya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengalami sejumlah luka setelah dipaksa meminum air panas.

Baca Juga:  Polda Metro Imbau Polres-Polsek Sosialisasikan Anti Tawuran Dan Narkoba

Kuasa hukum Lisnawati, Krisna Murti, mengungkapkan bahwa kliennya kerap menerima pesan singkat serta panggilan telepon dari nomor tidak dikenal yang bernada mengancam. Kondisi tersebut membuat kliennya merasa tertekan dan khawatir terhadap keselamatan dirinya.

“Intinya kami mau melaporkan, karena klien kami beberapa hari terakhir ini banyak menerima WhatsApp atau telepon yang tidak jelas. Isinya mengarah pada ancaman,” ujar Krisna Murti kepada wartawan di kantor LPSK, Jumat (27/2/20).

Baca Juga:  Galian Tambang Golongan C Di Salatiga, Disinyalir Ilegal Luput Dari Pantauan APH Dan Kementerian ESDM.

Menurut Krisna, pengajuan perlindungan ini penting agar Lisnawati dapat merasa aman serta leluasa memberikan keterangan terkait kasus kematian anaknya tanpa tekanan atau intimidasi dari pihak mana pun.

donie

Berita Terkait

Resmikan Kantor Baru, Lembaga Sahabat Mikutopia Gelar Tasyakuran Kembangkan Wisata Edukasi Jamur dan Berdayakan Warga Desa Tulungrerjo
DPD LSM LIRA Kota Batu Kawal Sidang Ketiga, Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM, Putusan Sela Eksepsi Ditunggu Pekan Depan
Api Melalap Oven Kayu PT Alam Rayu Utama, Damkar Malang Turunkan 4 Unit Pemadam
Polda Metro Jaya Dalami Aliran Dana Hanania Group, Influencer Promosi Umrah Ikut Diperiksa
Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu
Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani
Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”
Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:43 WIB

Resmikan Kantor Baru, Lembaga Sahabat Mikutopia Gelar Tasyakuran Kembangkan Wisata Edukasi Jamur dan Berdayakan Warga Desa Tulungrerjo

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:36 WIB

DPD LSM LIRA Kota Batu Kawal Sidang Ketiga, Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM, Putusan Sela Eksepsi Ditunggu Pekan Depan

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Api Melalap Oven Kayu PT Alam Rayu Utama, Damkar Malang Turunkan 4 Unit Pemadam

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:53 WIB

Polda Metro Jaya Dalami Aliran Dana Hanania Group, Influencer Promosi Umrah Ikut Diperiksa

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:38 WIB

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu

Berita Terbaru