Jakarta . Teropong rakyat. Co- Publik kini menaruh perhatian besar terhadap langkah Tim Reformasi Polri yang dalam waktu dekat akan mengumumkan hasil kajian dan rekomendasi strategis bagi pembenahan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Pengumuman ini dinilai sebagai momentum penting untuk menjawab berbagai tantangan yang selama ini menjadi sorotan masyarakat.
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menegaskan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap keputusan yang akan diumumkan Tim Reformasi Polri. Menurutnya, reformasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak demi memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Apapun hasil yang diumumkan, sepanjang itu bertujuan memperkuat integritas, transparansi, dan profesionalisme, kami mendukung sepenuhnya. Reformasi harus berjalan tegas dan tanpa kompromi,” ujar Rahmad, Kamis (19/2/26).
Ia menilai, momentum ini harus dimanfaatkan untuk melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari sistem pengawasan internal, pola rekrutmen, peningkatan kualitas pendidikan, hingga ketegasan dalam menindak oknum yang melanggar hukum. Reformasi, kata dia, tidak boleh berhenti pada tataran konsep atau rekomendasi di atas kertas.
Rahmad juga mengingatkan bahwa masyarakat kini semakin kritis dan menuntut transparansi dalam setiap kebijakan. Karena itu, implementasi hasil kajian nantinya harus dilakukan secara terbuka dan terukur agar benar-benar memberikan dampak nyata.
BPI KPNPA RI berharap Tim Reformasi Polri mampu melahirkan terobosan yang konkret dan berani menyentuh akar persoalan. Publik kini menunggu bukan sekadar janji, tetapi bukti nyata perubahan di tubuh Polri menuju institusi yang semakin profesional, presisi, dan dipercaya rakyat.**

























































