Diduga Ada Praktik Calo Berkedok Notaris di Kantor BPN Jakarta Utara, Warga Kaget Diminta Rp9,5 Juta Hanya untuk Konsultasi

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co – Dugaan praktik percaloan kembali mencoreng pelayanan publik. Kali ini, sorotan tertuju pada Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Utara yang berlokasi di Jalan Melur, Kelurahan Rawabadak Utara, Kecamatan Koja.

Seorang warga mengaku mengalami kejadian tidak menyenangkan saat mendatangi kantor tersebut pada Jumat (23/1/2026). Kedatangannya bertujuan untuk berkonsultasi terkait persoalan pertanahan.

Namun, alih-alih mendapatkan penjelasan resmi dari petugas, ia justru diarahkan kepada seseorang yang diduga sebagai calo.

Menurut keterangan narasumber, dirinya awalnya mendatangi bagian informasi. Di sana, ia diarahkan oleh petugas kepada seorang pria yang sedang duduk di sofa ruang tunggu kantor.

Pria tersebut kemudian mengaku sebagai notaris dan menawarkan bantuan pengurusan permasalahan pertanahan dengan meminta biaya sebesar Rp9.500.000.

Permintaan tersebut sontak membuat narasumber terkejut. Pasalnya, ia menegaskan tidak sedang mengajukan pengurusan dokumen apa pun, melainkan hanya ingin melakukan konsultasi awal.

Baca Juga:  KPK Periksa Hasto, Jangan Takut Kalau Kamu Diambil, Aku Nanti ke Kapolri, Enak Aja!

“Jumlahnya fantastis. Saya hanya ingin konsultasi, bukan mengurus berkas atau dokumen apa pun,” ujar narasumber dengan nada kecewa.

Sumber menduga pria yang mengaku sebagai notaris tersebut bukanlah pejabat resmi, melainkan calo yang beroperasi di lingkungan Kantor BPN Jakarta Utara. Dugaan ini memicu kekhawatiran publik bahwa praktik percaloan masih terjadi dan diduga mendapat ruang di instansi pelayanan pertanahan.

Jika dugaan tersebut terbukti, kondisi ini dinilai bertentangan dengan komitmen Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN yang selama ini menggaungkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas calo.

Ironisnya, dugaan praktik tersebut justru disebut-sebut berawal dari arahan petugas informasi di dalam kantor.

Atas kejadian ini, publik mendesak Kepala Kantor BPN Jakarta Utara, Kantor Wilayah BPN DKI Jakarta, hingga Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan mengambil langkah tegas. Aparat penegak hukum juga diminta turun tangan apabila ditemukan unsur pungutan liar (pungli) maupun penyalahgunaan wewenang.

Baca Juga:  Polisi dan Warga Temukan Warga yang Hilang, Tersesat di Area Perkebunan

Kasus ini menjadi pengingat bahwa reformasi birokrasi tidak cukup sebatas slogan.

Tanpa pengawasan ketat dan sanksi tegas, praktik percaloan berpotensi terus merugikan masyarakat serta merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi Teropongrakyat.co masih berupaya mengonfirmasi dugaan tersebut kepada Kantor Wilayah BPN DKI Jakarta.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, redaksi Teropongrakyat.co memberikan ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Kantor BPN Jakarta Utara, Kantor Wilayah BPN DKI Jakarta, maupun pihak terkait lainnya atas pemberitaan ini. Hak jawab akan dimuat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berita Terkait

Santunan Yatim dan Dhuafa Warnai Ramadan 1447 H, Pokja Wartawan Gunung Kaler–Kresek Gelar Aksi Sosial
Remaja Masjid LDII Krampyangan Kota Pasuruan Kompak Dan Khusyuk Laksanakan Ibadah Itikaf
Reborn Initiative Umumkan “Meja Tanpa Laci”, Sajian Realitas untuk Generasi Kritis
Direktur Pelindo yang Baru dan Gubernur DKI Diminta Jangan Cuek Soal Tewasnya Warga Jakarta Utara Terlindas Truk Kontainer dan Kemacetan yang Terjadi Setiap Hari
Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Bersiap Hadapi Dampak Konflik Global
FWJI Bersama Sejumlah Media Bagikan Takjil di Depan Polres Jakarta Utara
Pelindo Berbagi Ramadhan: SPSL Tawarkan Bantuan Sembako, Santunan, dan Takjil hingga Dukung UMKM Lokal”
Fenomena Pengemis dan Manusia Gerobak Menjamur Jelang Lebaran di Kota Bogor, Tuai Pro dan Kontra Warga

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:28 WIB

Santunan Yatim dan Dhuafa Warnai Ramadan 1447 H, Pokja Wartawan Gunung Kaler–Kresek Gelar Aksi Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:31 WIB

Remaja Masjid LDII Krampyangan Kota Pasuruan Kompak Dan Khusyuk Laksanakan Ibadah Itikaf

Sabtu, 14 Maret 2026 - 01:23 WIB

Reborn Initiative Umumkan “Meja Tanpa Laci”, Sajian Realitas untuk Generasi Kritis

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:00 WIB

Direktur Pelindo yang Baru dan Gubernur DKI Diminta Jangan Cuek Soal Tewasnya Warga Jakarta Utara Terlindas Truk Kontainer dan Kemacetan yang Terjadi Setiap Hari

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:22 WIB

Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Bersiap Hadapi Dampak Konflik Global

Berita Terbaru