Rusia Sebut Ancaman AS Caplok Greenland Luar Biasa, Moskow Klaim Terus Pantau Situasi

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rusia akui terus pantau situasi. foto/sputniknews

MOSKOW, teropongrakyat.co — Pemerintah Rusia menanggapi ancaman pemerintahan Presiden Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump untuk mengambil alih Greenland sebagai sesuatu yang tidak biasa dan dinilai luar biasa dari sudut pandang hukum internasional.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyatakan Moskow terus memantau perkembangan isu tersebut secara saksama.

“Situasinya tidak biasa, saya bahkan akan mengatakan luar biasa dari sudut pandang hukum internasional,” ujar Peskov, dikutip dari RIA Novosti, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga:  Breaking News! Iran Serang Pangkalan Militer AS di Qatar dan Irak, Qatar Kecam Pelanggaran Kedaulatan

Rusia Sebut Ancaman AS Caplok Greenland Luar Biasa, Moskow Klaim Terus Pantau Situasi - Teropong Rakyat

Menurut Peskov, setiap wacana yang menyangkut perubahan status wilayah harus dilihat dalam kerangka hukum internasional serta mempertimbangkan stabilitas dan keamanan kawasan Arktik. Rusia, kata dia, berkepentingan menjaga keseimbangan geopolitik di wilayah tersebut.

Isu Greenland kembali mencuat setelah pernyataan Trump yang memicu perhatian global. Wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark itu memiliki posisi strategis di Arktik dan menyimpan potensi sumber daya alam, sehingga kerap menjadi sorotan dalam dinamika geopolitik internasional.

Baca Juga:  Indonesia Mengutuk Keras Blokade dan Perusakan Yang Dilakukan Warga Sipil Israel

Hingga kini, Moskow menegaskan sikapnya untuk terus memantau situasi dan menilai setiap perkembangan yang berpotensi memengaruhi stabilitas regional maupun tatanan hukum internasional.

Berita Terkait

Laporan WSJ: Christine Lagarde Disebut Intervensi dalam Pengajuan Lisensi MiCA Binance di Yunani
Studi Banding Ketua Umum SWI ke Malaysia — Transformasi Pendidikan, Integritas, dan Ekonomi Rakyat untuk Perkokoh Organisasi Sekber Wartawan Indonesia
Jalur Baru: Jakarta-Surabaya Terhubung Langsung ke Tiongkok Selatan
Kolaborasi Strategis Indonesia – Australia: Tingkatkan Standar Keselamatan Transportasi Nasional dan Regional
Serangan Iran Sebabkan Kerusakan Signifikan di Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Operational Excellence Bawa CTP Tollways Raih Pengakuan Bergengsi Asia
IPC TPK Dukung Pelindo Perkuat Peluang Kerja Sama Internasional dengan Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
Thailand Genjot Proyek “Land Bridge” Rp 532 Triliun, Siap Jadi Pesaing Selat Malaka

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:09 WIB

Laporan WSJ: Christine Lagarde Disebut Intervensi dalam Pengajuan Lisensi MiCA Binance di Yunani

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Studi Banding Ketua Umum SWI ke Malaysia — Transformasi Pendidikan, Integritas, dan Ekonomi Rakyat untuk Perkokoh Organisasi Sekber Wartawan Indonesia

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:11 WIB

Jalur Baru: Jakarta-Surabaya Terhubung Langsung ke Tiongkok Selatan

Senin, 11 Mei 2026 - 19:18 WIB

Kolaborasi Strategis Indonesia – Australia: Tingkatkan Standar Keselamatan Transportasi Nasional dan Regional

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:26 WIB

Serangan Iran Sebabkan Kerusakan Signifikan di Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

Berita Terbaru