Bandung, teropongrakyat.co– Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan akan berkoordinasi dan berkomunikasi lebih lanjut dengan Polda Jawa Barat terkait mekanisme pemberian hadiah atau sayembara senilai Rp250 juta bagi pihak yang membantu mengungkap keberadaan Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di Kabupaten Bandung.
Taufik Hidayat berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian pada Selasa malam (23/6/2026) di wilayah Majalaya setelah melalui proses pencarian dan pelacakan intensif.
Dalam keterangannya kepada awak media, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa sayembara tersebut pada awalnya ditujukan untuk masyarakat yang dapat memberikan informasi akurat atau membantu aparat dalam menemukan keberadaan pelaku yang saat itu masih buron.
“Sayembara ini awalnya ditujukan untuk masyarakat yang memberikan informasi atau membantu menemukan keberadaan pelaku. Namun, setelah Taufik Hidayat berhasil ditangkap, mekanisme pemberian hadiah tersebut perlu dibahas lebih lanjut agar tidak menimbulkan pertanyaan maupun keraguan di tengah masyarakat,” ujar Dedi Mulyadi.
Menurutnya, tujuan utama inisiatif tersebut adalah untuk mendukung kinerja kepolisian sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam membantu penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Barat.
Sebelumnya, Taufik Hidayat dibekuk oleh tim gabungan kepolisian di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perhatian publik karena kasus yang menjeratnya diduga berkaitan dengan tindakan penyekapan dan penganiayaan yang dinilai melanggar hak asasi manusia serta menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa dalam kasus tersebut, termasuk mendalami keterangan sejumlah saksi yang diduga mengetahui atau terkait dengan kejadian tersebut.
(Donie)



























































