GM Holding SCY Group: Masyarakat Aceh Barat Jangan Terprovokasi, Biarkan Hukum yang Bekerja

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Barat- Teropongrakyat.co – Minggu, 9 Agustus 2026 -GM Holding SCY Group, Dr. Khairudin, mengimbau seluruh masyarakat Aceh Barat agar tetap tenang, menjaga ketertiban, serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi, opini maupun narasi yang belum teruji kebenarannya terkait aktivitas pengelolaan dan pemanfaatan FABA yang dilaksanakan oleh PT Sumber Cipta Yoenanda (SCY).

Menurut Dr. Khairudin, perusahaan menghormati setiap bentuk kritik, pengawasan maupun penyampaian pendapat sepanjang dilakukan secara objektif, bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan hukum.

“Kami mengajak masyarakat untuk melihat persoalan ini secara jernih. Jangan mudah terprovokasi dan jangan membangun kesimpulan hanya berdasarkan informasi sepihak. Apabila ada pihak yang menilai kegiatan perusahaan melanggar hukum, silakan dibuktikan melalui mekanisme hukum yang sah, bukan melalui tekanan, opini ataupun mobilisasi masyarakat.” jelasnya dalam keterangan persnya, Minggu (9/8/2026).

Dr. Khairudin menegaskan bahwa SCY memilih jalur hukum dan kelembagaan, bukan perdebatan terbuka yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Sehubungan dengan berbagai tindakan dan pernyataan yang dinilai telah merugikan kepentingan perusahaan, pihak-pihak terkait, termasuk unsur Dinas Perhubungan, Keuchik, serta pihak LSM yang berkaitan dengan persoalan tersebut telah dilaporkan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Karena itu, perusahaan tidak ingin mendahului kesimpulan aparat penegak hukum.

Baca Juga:  Pembelian Kapal 3,8 Miliar US Dolar Bermasalah, PT Lintas Armada Dilaporkan

“Laporan sudah kami tempuh. Selanjutnya kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Pihak-pihak yang dilaporkan tentu memiliki hak untuk memberikan penjelasan dan pembelaan, dan kami pun berkewajiban membuktikan apa yang kami laporkan. Biarkan semuanya diuji di depan hukum.”

Menurutnya, langkah tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa tidak seorang pun perlu merasa berada di atas hukum, baik perusahaan, pejabat, aparatur pemerintahan, organisasi maupun masyarakat. SCY juga meminta masyarakat tidak ikut terseret ke dalam konflik kepentingan pihak-pihak tertentu. Masyarakat sebaiknya memeriksa fakta, dasar hukum dan dokumen yang relevan sebelum mempercayai atau menyebarkan suatu informasi.

Baca Juga:  LP3KD Kota Gunungsitoli Gelar Pelatihan Dirigen dan Mazmur Pertama Kali

“Kami tidak ingin masyarakat Aceh Barat menjadi korban dari kepentingan siapa pun. Jangan terprovokasi. Jangan ikut menyebarkan tuduhan yang belum terbukti. Yang merasa benar tidak perlu takut pada proses hukum, dan yang membuat tuduhan harus siap mempertanggungjawabkannya secara hukum.” ujarnya.

Dr. Khairudin menambahkan, SCY akan tetap kooperatif terhadap pemerintah maupun aparat penegak hukum dan siap membuka dokumen perusahaan yang diperlukan untuk diuji sesuai kewenangan masing-masing institusi. Perusahaan juga mengingatkan seluruh pihak agar sejak saat ini lebih berhati-hati dalam membuat pernyataan, menyebarkan informasi, melakukan tindakan di lapangan ataupun mengatasnamakan kepentingan masyarakat. Setiap tindakan memiliki konsekuensi dan pertanggungjawaban hukum masing-masing.

“Tidak perlu saling menyerang. Tidak perlu membangun kegaduhan. Kami memilih bekerja, membuka fakta dan menempuh jalur hukum. Pada akhirnya hukum yang akan menentukan siapa yang benar dan siapa yang harus bertanggung jawab,” tutup Dr. Khairudin.

Berita Terkait

Warga Rorotan Kembali Gelar Aksi, Tolak Rencana Depo Kontainer di Kawasan Permukiman
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Disorot, DPR Tegaskan Tak Boleh Ada Perlakuan Istimewa untuk Napi
Rutinitas Pengajian Malam Jumat Bersama Ustaz Watim Miharja, Pererat Silaturahmi Warga Puspasari
Kakanwil Ditjenpas Jabar Buka Suara soal Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, Sebut Bangunan Fasilitas Lengkap sebagai Rumah Dinas
Wartawan Senior Sjamsul Kahar Berpulang, Dunia Pers Aceh Kehilangan Tokoh Penting
Gelar Townhall Meeting, PT CTP TOLLWAYS Perkuat Sinergi dan Strategi Pertumbuhan Perusahaan
Jay Idzes Cedera, Kapten Timnas Indonesia Absen Bela Skuad Garuda
Dugaan Penimbunan Solar di Banyumas Disorot, Muncul Dugaan Oknum Terima “Upeti”

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:50 WIB

Warga Rorotan Kembali Gelar Aksi, Tolak Rencana Depo Kontainer di Kawasan Permukiman

Jumat, 25 September 2026 - 10:25 WIB

Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Disorot, DPR Tegaskan Tak Boleh Ada Perlakuan Istimewa untuk Napi

Kamis, 24 September 2026 - 21:19 WIB

Rutinitas Pengajian Malam Jumat Bersama Ustaz Watim Miharja, Pererat Silaturahmi Warga Puspasari

Kamis, 24 September 2026 - 19:50 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jabar Buka Suara soal Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, Sebut Bangunan Fasilitas Lengkap sebagai Rumah Dinas

Kamis, 24 September 2026 - 13:31 WIB

Wartawan Senior Sjamsul Kahar Berpulang, Dunia Pers Aceh Kehilangan Tokoh Penting

Berita Terbaru