Pembelian Kapal 3,8 Miliar US Dolar Bermasalah, PT Lintas Armada Dilaporkan

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Xie Ju Laporkan Direktur PT Lintas Armada Soal Pembelian Kapal (foto:teropongrakyat.co)

CIBUBUR || Teropongrakyat.co- Diduga adanya Unsur Penipuan Pembelian Kapal, Direktur PT.Lintas Armada, Antonius Chandra selaku pembeli Di-LP-kan Xie Ju selaku Penjual melalui kuasa hukumnya Ikhsan dari kantor Law Firm RECKHMON TUPAMAHU beralamat di Cibubur dengan laporan nomor : STTLP/B/7511/X/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 20 Oktober 2025.

Dalam LP tersebut pelapornya Ikhsan Sangadji selaku kuasa hukum korban Xie Ju dan terlapor Antonius Chandra selaku Direktur Utama PT.lintas Armada Indonesia dengan pasal yang dikenakan 378 dan 372 KUHP tentang penipuan/perbuatan curang.

Menurut Ikhsan pihaknya telah melayangkan surat somasi sebanyak.dua kali dan sudah menggelar pertemuan mediasi kedua belah pihak sebanyak dua kali namun tak ada hasil.

“Kami membuat LP setelah tak ada Jawaban dari dua kali somasi dan dua kali pertemuah kedua belah pihak, kuasa hukum Antonius Chandra, Junaidi mempersilahkan kami untuk menempuh jalur hukum maka kami membuat LP,” ungkap Ikhsan, saat koferensi pers, Cibubur, 21/10/2025.

Baca Juga:  Inilah Sosok Wanita Paruh Baya Bersuami Dua Dan Tinggal Satu Atap!

Dipaparkan Ikhsan, Kasus ini berawal pada 12 Maret 2016 di mana kliennya Xie Jun dai Cina membeli sebuah kapal.kepada Antonius Chandra dengan harga yang telah disepakati kisaran 3.80 Miliar US Dollar, melalui perjanjian kontrak pembelian No.XC2006001 tertanggal 12 Maret 2016 dan baru dilunasi 35 M sekian.

“Dalam perjanjian tersebut disebutkan bahwa terlapor harus membayar lunas dalam waktu 18 bulan,” terang Ikhsan.

Pembayarannya 8 tahap, sambung Ikhsan, yaitu di bulan Februari, Juni, Juli dan September 2025. Adapun sisa pembayaran dari total nilai tersebut adalah sebesar 34 M sekian.

Labih lanjut disampaikan Ikhsan, bahwa saat pertemuan dua kali kedua belah pihak. Phak PT. Lintas Armada Indonesia menyampaikan adanya kerugian yang dialaminya.

“Secara analogi dan yuridisnya, hal tersebut tak diterima, artinya dapat kita bayangkan transaksi jual beli kapal tersebut terjadi pada tanggal 12 Maret 2016 kenapa arus diklaim 2025. Nah kami berasumsi untuk sementara waktu bahwa kerugian ini hanya akal-akalan yang memang sengaja diciptakan untuk mengurangi nilai dari sisa pembayaran atau pelunasan 34 Miliar sekian,” jelas Ikhsan.

Baca Juga:  Bukalapak Resmi Tutup Layanan Marketplace

Dikemukakan Ikhsan bahwa pihak PT. Lintas Armada Indonesia tak punya itikad baik di mana sebelumnya juga ada perjanjian untuk mempertemukan langsung Antonius Chanda dan Xie Ju yang tinggal di Cina namun juga tak terealisasi meskipun Ikhsan sudah menghubungi dan mengkonfirmasi ke Junaidi akan rencana tersebut.

Sementara terkait SURAT KUASA dari Antonius Chandra untuk Ahmad Junaidi S.H, M.H., dikritisi pihak pelapor karena tidak menggunakan kop surat kantor pengacra yang bersangkutan tapi menggunakan kop.surat PT.LINTAS ARMADA INDONESIA.

“Baru pertama kali kami temukan di Indonesia surat Kuasa menggunakan nama PT, seharusnya menggunakan nama kantor atau minimal pengacara yang bersangkutan,” tutup Ikhsan. (tim/red)

Berita Terkait

Gempa 4,3 M Terjadi Di Laut Selatan Sukabumi, Getaran Dirasakan Hingga Cianjur dan Bandung Barat
Baiturrahim Islamic Carnival, Merawat Kerinduan pada Karnaval Sarat Nilai
Pelayanan Makin Digital dan Cepat, Tarif Bea Masuk Masih Jadi Sorotan Pengguna Jasa
Keluarga Amir Biki Desak Pemerintah Pulihkan Nama dan Beri Kompensasi bagi Korban Tanjung Priok 1984
BKT Marunda Kian Memprihatinkan, Jalur Inspeksi Rusak dan Dipenuhi Truk, Pemerintah Tahu?
Keren! Pemuda Rawamalang Sulap Lahan Kosong Jadi Urban Farming dan Budidaya Ikan
Keabsahan RUPSLB PT Indoneka Lancar Jaya Dipersoalkan, Founder Soroti Dugaan Pemalsuan dan Risiko Kerugian Perusahaan
Tak Terima Putusan yang Merugikan! Kuasa Hukum Prianto Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI, Libatkan Kades & Dua Menteri

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:39 WIB

Gempa 4,3 M Terjadi Di Laut Selatan Sukabumi, Getaran Dirasakan Hingga Cianjur dan Bandung Barat

Minggu, 13 September 2026 - 18:28 WIB

Baiturrahim Islamic Carnival, Merawat Kerinduan pada Karnaval Sarat Nilai

Minggu, 13 September 2026 - 00:50 WIB

Pelayanan Makin Digital dan Cepat, Tarif Bea Masuk Masih Jadi Sorotan Pengguna Jasa

Sabtu, 12 September 2026 - 23:43 WIB

Keluarga Amir Biki Desak Pemerintah Pulihkan Nama dan Beri Kompensasi bagi Korban Tanjung Priok 1984

Sabtu, 12 September 2026 - 14:52 WIB

BKT Marunda Kian Memprihatinkan, Jalur Inspeksi Rusak dan Dipenuhi Truk, Pemerintah Tahu?

Berita Terbaru

TNI – Polri

Satgas Kahurtla TNI Gelar Sholat Istisqo dan Sosialisasi di Melawi

Senin, 14 Sep 2026 - 10:24 WIB