Isu Invasi AS ke Greenland Dinilai Bisa Guncang Soliditas NATO

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) / Istimewa

LONDON, Senin – 19 Januari 2026 | teropongrakyat.co – Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) berpotensi menghadapi krisis serius menyusul mencuatnya ancaman invasi Amerika Serikat (AS) ke Greenland. Isu tersebut dinilai dapat mengguncang soliditas aliansi militer yang selama ini menjadi simbol pertahanan kolektif negara-negara Barat.

NATO merupakan aliansi keamanan yang beranggotakan 32 negara di Eropa dan Amerika Utara. Prinsip utama organisasi ini adalah Pasal 5 Perjanjian Atlantik Utara, yang menegaskan bahwa serangan terhadap satu negara anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Baca Juga:  Terungkap Puluhan Selebgram Promosikan Judi Online, Ini Modusnya!

Namun, wacana penggunaan kekuatan oleh AS terhadap Greenland memicu kekhawatiran sejumlah pihak. Greenland diketahui memiliki keterkaitan politik dengan Denmark, yang juga merupakan anggota NATO. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu konflik internal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah aliansi tersebut.

NATO didirikan pada 4 April 1949 di Washington DC, sebagai respons terhadap situasi global pasca-Perang Dunia II dan meningkatnya ketegangan dengan Uni Soviet. Awalnya, NATO hanya beranggotakan 12 negara, namun kini telah berkembang menjadi 32 anggota.

Sepanjang perjalanannya, NATO terlibat dalam berbagai operasi militer dan keamanan, mulai dari konflik Bosnia pada 1990-an, respons atas serangan teror 11 September 2001, hingga misi kemanusiaan dan operasi anti-pembajakan di sejumlah wilayah.

Baca Juga:  Dukung Pengembangan SDM Muda, TPK Koja Terima Kunjungan Industri Mahasiswa ULBI (Universitas Logistik dan Bisnis Internasional)

Fakta Singkat NATO

Didirikan: 4 April 1949
Jumlah anggota: 32 negara
Wilayah: Eropa dan Amerika Utara
Prinsip utama: Pertahanan kolektif (Pasal 5)

Sejumlah analis militer menilai, isu Greenland dapat menjadi ujian terberat NATO dalam beberapa dekade terakhir. Jika tidak disikapi melalui jalur diplomasi, ketegangan internal dikhawatirkan melemahkan peran NATO di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks.

Berita Terkait

Klaim Viral Menteri Singapura Bujuk Rumah Makan Padang Tuai Beragam Reaksi
PT Pelindo Solusi Logistik Dukung Mitra Global Kuatkan Jejaring Logistik Internasional
10 Fakta Mengejutkan tentang Nuuk, Salah Satunya Ibu Kota Terkecil di Dunia
Rusia Sebut Ancaman AS Caplok Greenland Luar Biasa, Moskow Klaim Terus Pantau Situasi
Pemerintah Hentikan Grok di Indonesia, Konten Deepfake Seksual Jadi Sorotan
Last Call Kapal ‘Tanto Salam’ dan First Call ‘Tanto Saudara’ Jadi Sorotan Perayaan Pergantian Tahun di Pelabuhan Tanjung Priok
Bukti Konsistensi Kinerja: NPCT1 Raih Tonggak 10 Juta TEUs Sejak Beroperasi

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:23 WIB

Klaim Viral Menteri Singapura Bujuk Rumah Makan Padang Tuai Beragam Reaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:17 WIB

PT Pelindo Solusi Logistik Dukung Mitra Global Kuatkan Jejaring Logistik Internasional

Senin, 19 Januari 2026 - 21:46 WIB

Isu Invasi AS ke Greenland Dinilai Bisa Guncang Soliditas NATO

Senin, 19 Januari 2026 - 07:52 WIB

10 Fakta Mengejutkan tentang Nuuk, Salah Satunya Ibu Kota Terkecil di Dunia

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:26 WIB

Rusia Sebut Ancaman AS Caplok Greenland Luar Biasa, Moskow Klaim Terus Pantau Situasi

Berita Terbaru