Hoax Beras Kimia ‘UD Widodo’ Beredar Lagi di WhatsApp, Polisi: Kasus Lama 2017 dan Sudah Selesai

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Pesan berantai soal penggerebekan produsen beras “UD Widodo” di Bululawang, Kabupaten Malnag, kembali viral di WhatsApp. Narasi panjang yang memuat klaim “beras dicuci bahan kimia pemutih”, daftar merek beras berbahaya, hingga imbauan agar masyarakat melapor ke Satgas Pangan itu kembali menyebar dan menimbulkan keresahan.

Padahal, informasi tersebut adalah hoax lama yang kembali diunggah, dan kasus aslinya sudah selesai sejak 2017.

Pesan itu berisi tudingan bahwa UD Widodo memproduksi beras limbah dengan campuran pestisida dan tawas, hingga memasarkan berbagai merek beras berbahaya ke seluruh Indonesia.

Tidak hanya itu, pesan tersebut menyertakan daftar 10 merek beras yang disebut “beras kimia penyebab kanker”, lengkap dengan narasi dramatis bahwa stok beras telah beredar secara luas.

Baca Juga:  Polda Jatim Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV di Sidoarjo

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menegaskan bahwa narasi yang kini beredar merupakan pesan lama tahun 2017 yang kembali dimunculkan tanpa konteks.

“Informasi itu hoax lama. Penanganan kasus UD Widodo terjadi pada tahun 2017. Saat ini tidak ada penggerebekan baru, tidak ada penyegelan baru, dan tidak ada temuan beras kimia seperti yang disebutkan,” tegas Bambang, Jumat (5/12/2025).

Ia menambahkan, salah satu karakter khas hoax adalah tidak adanya tanggal kejadian yang jelas, sehingga publik mudah terkecoh menganggap informasi tersebut baru terjadi.

“Jika diperhatikan, pesan berantai itu tidak mencantumkan waktu. Ini ciri utama hoax. Polres Malang mengimbau masyarakat untuk tidak langsung percaya dan tidak menyebarkan ulang informasi yang sumbernya tidak jelas,” ujar Bambang.

Baca Juga:  Polsek Ngantang dan SAR Brimob Malang Gelar Patroli Gabungan Mitigasi Bencana Longsor di Daerah Rawan

Bambang memastikan Polres Malang bersama Satgas Pangan rutin melakukan pengawasan distribusi beras maupun bahan pangan lainnya.

“Kami pastikan pengawasan berjalan. Bila ada temuan nyata, pasti kami sampaikan secara resmi. Jadi masyarakat harap tenang dan tidak terpengaruh kabar menyesatkan,” katanya.

Ia juga mengimbau warga untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kembali.

“Bijaklah dalam menerima informasi, terutama yang beredar lewat WhatsApp. Pastikan ada sumber resmi dan waktu kejadian yang jelas. Bila ragu, silakan hubungi kepolisian melalui nomor 110,” tegas Bambang.

Berita Terkait

Bersama dalam Kebaikan, Karyawan Putra Mas Sejahtera Bagikan 200 Paket Takjil untuk Pengguna Jalan
Fatayat NU Bantur dan PT ACA Santuni 316 Anak Yatim dalam Pekan Islami ke-XIX
Relawan Kresna 384 Bagikan 250 Takjil di Kebonagung, Rutin Digelar Selama 10 Tahun
Sarasehan SPPG Gedogkulon Bersama PIC dan Kader : Sinkronisasi Informasi, Edukasi, dan Penyampaian Aspirasi
Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13 Segera Dilengkapi Nama dan Foto 135 Korban
Sinergi SPPG Kecamatan Turen Perkuat 3 Pilar untuk Pelayanan dan Keamanan Masyarakat
Berbagi di bulan Baik, Kapolres Batu bagikan ratusan takjil kepada pengendara
Kandang Ayam Broiler di Kromengan Terbakar, Kerugian Rp740 Juta

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:21 WIB

Bersama dalam Kebaikan, Karyawan Putra Mas Sejahtera Bagikan 200 Paket Takjil untuk Pengguna Jalan

Senin, 2 Maret 2026 - 16:31 WIB

Fatayat NU Bantur dan PT ACA Santuni 316 Anak Yatim dalam Pekan Islami ke-XIX

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:44 WIB

Relawan Kresna 384 Bagikan 250 Takjil di Kebonagung, Rutin Digelar Selama 10 Tahun

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:07 WIB

Sarasehan SPPG Gedogkulon Bersama PIC dan Kader : Sinkronisasi Informasi, Edukasi, dan Penyampaian Aspirasi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:12 WIB

Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13 Segera Dilengkapi Nama dan Foto 135 Korban

Berita Terbaru

Breaking News

Gerhana Bulan Total Hiasi Pertengahan Ramadan

Selasa, 3 Mar 2026 - 00:54 WIB