Krisis Fasilitas Kesehatan di Bandung Barat: Pasien Jantung Terkatung-Katung Mencari Rumah Sakit Kosong

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 01:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat, TeropongRakyat.co – Tragedi kesehatan yang mengerikan terjadi di Bandung Barat ketika seorang pasien penyakit jantung terpaksa berjuang keras mencari rumah sakit yang memiliki kamar rawat inap kosong. Pasien ini, yang berasal dari Desa Dengkeng, Kabupaten Bandung Barat, harus menjalani perjalanan melelahkan ke tiga rumah sakit di wilayah Bandung Barat hanya untuk mendapatkan perawatan intensif. Selasa, (8/7/2025).

*Perjuangan Mencari Kamar Rawat Inap*

Pasien ini pertama kali mendatangi RSUD Cililin, namun setelah menjalani pemeriksaan awal, pihak rumah sakit menyatakan bahwa seluruh kamar rawat inap telah penuh. Pihak keluarga kemudian mencoba ke RS Karisma di Cimareme, namun hasilnya nihil – kamar rawat inap penuh. Masih belum menyerah, pihak keluarga mencoba ke RS Dustira di Cimahi, namun hingga malam hari pun tak kunjung mendapatkan kamar.

Baca Juga:  BRI BO Puri Niaga Mendekorasi Khas Imlek untuk Memperingati Tahun Baru Imlek 2576

*Kritik terhadap Sistem Pelayanan Kesehatan*

Yang lebih menyedihkan, pasien ini tidak menggunakan BPJS dan siap membayar biaya rumah sakit secara pribadi, namun tetap kesulitan mendapatkan kamar. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai daya tampung dan sistem distribusi pasien di rumah sakit wilayah Bandung Barat. “Sungguh miris, sudah bukan soal pakai BPJS atau bayar sendiri. Ternyata mendapatkan kamar untuk pasien gawat pun sulit,” ujar salah satu keluarga pasien dengan nada kecewa.

*Akhirnya Mendapatkan Kamar*

Setelah berjam-jam dalam ketidakpastian dan bolak-balik rumah sakit, pada malam hari keluarga mendapatkan kabar bahwa di RSUD Cililin kembali tersedia kamar kelas 2 yang kosong. Pasien pun segera dibawa kembali ke sana untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga:  PT Cocoman Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi Tambang Nikel, Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah

*Panggilan untuk Perhatian*

Kisah ini menjadi potret nyata betapa krisis ketersediaan kamar rawat inap masih menjadi masalah serius, terlebih untuk pasien dengan kondisi darurat. Perlu adanya perhatian dari pihak terkait agar tragedi seperti ini tidak terus terulang, mengingat kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara. Pemerintah dan pihak rumah sakit harus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas pelayanan kesehatan di Bandung Barat, sehingga pasien dapat mendapatkan perawatan yang tepat waktu dan efektif.

Berita Terkait

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”
Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terbaru