Wartawan Dipukuli Orang Tak Dikenal di Cafe Bmart Kemayoran Jakpus

- Jurnalis

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Seorang pemuda bernama Ade (31) menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh sejumlah orang tak dikenal (OTK) disebuah cafe di Kemayoran Jakarta Pusat pada Senin (9/6/2025) dini hari sekira pukul 03.30 WIB.

Korban yang berprofesi sebagai wartawan media online itu menjadi korban salah sasaran atas kericuhan yang sebelumnya terjadi didalam cafe tersebut.

Awalnya korban berniat nongkrong di cafe tersebut dengan beberapa teman-temannya. Beradanya didalam cafe, Ade dan beberapa temannya melihat sekelompok orang yang terlihat mabuk.

Baca Juga:  Bukti keperdulian sesama Khususnya anak Yatim, PT KCN Berikan Santunan

“Awal didalam cafe, kita lihat ada sekelompok orang mabuk,” ungkap Ade kepada wartawan.

Seketika itu terjadi sebuah insiden, dimana kedua kelompok yang salah satunya kelompok yang terkihat mabuk itu beradu fisik/berkelahi.

“Saya sama teman-teman coba melerai keributan itu, karena udah rusuh banget kondisi didalam cafe itu,” terangnya lagi.

Dikira tak ada masalah, Ade dan teman-temannya pun beranjak meninggalkan cafe tersebut. Akan tetapi setibanya mereka diluar cafe, tiba-tiba korban ditarik dan dipukuli oleh beberapa orang yang dikenalnya.

Baca Juga:  Uung, Pelaku Penganiayaan Sadis di Cilincing: Motif Cemburu dan Perampasan Motor

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami beberapa luka lebam di bagian wajahnya. Selanjutnya, korban yang dibantu beberapa rekan sejawatnya melaporkan kejadian tersebut ke polsek terdekat, yakni polsek kemayoran.

Sesaat laporannya diterima, korban kemudian diantar oleh petugas ke rumah sakit Islam Jakarta Pusat untuk dilakukan visum.

Saat ini kasus pengeroyokan tersebut sudsh ditangani oleh pihak kepolisian sektor (Polsek) Kemayoran Jakarta Pusat.

(Irawan)

Berita Terkait

Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang
Yusuf Hamka Menang Gugatan, Hary Tanoesoedibjo Wajib Bayar Ganti Rugi USD 28 Juta dan Rp50 Miliar
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur
Ahli Waris Tolak Dugaan Pemaksaan Perubahan Nama oleh Dukcapil Jepara, Lapor Ombudsman
Sistem MyPertamina Bermasalah, Klub Logindo Protes: Truk Mogok Beli Solar, Call Center sulit Dihubungi
BPI KPNPA RI Apresiasi Satgas Tricakti, Desak Usut Asal-usul Zirkon PT PMM
Baru Bergerak Setelah Disorot, Parkir Liar di Danau Sunter Barat Ditertibkan

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 16:14 WIB

Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang

Kamis, 23 April 2026 - 22:33 WIB

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan

Kamis, 23 April 2026 - 21:57 WIB

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur

Kamis, 23 April 2026 - 09:09 WIB

Ahli Waris Tolak Dugaan Pemaksaan Perubahan Nama oleh Dukcapil Jepara, Lapor Ombudsman

Rabu, 22 April 2026 - 20:33 WIB

Sistem MyPertamina Bermasalah, Klub Logindo Protes: Truk Mogok Beli Solar, Call Center sulit Dihubungi

Berita Terbaru

Breaking News

Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang

Jumat, 24 Apr 2026 - 16:14 WIB