MENGENAL “BRAWIJAYA” SEBAGAI RAJA MAJAPAHIT

- Jurnalis

Sabtu, 30 November 2024 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejarah – TeropongRakyat.co || Brawijaya adalah istilah penyebutan untuk Raja Majapahit terakhir yang banyak disebutkan dalam babad. Nama Brawijaya adalah singkatan dari kata Bhatara Wijaya. Bhatara atau Bhra dalam bahasa Jawa bermaksud “Baginda”, sementara Bre atau Bhra I bermaksud “Baginda di”.

Istilah Brawijaya untuk menamai Raja-Raja Majapahit sebetulnya tidak dijumpai dalam naskah Pararaton, Negara Kertagama maupun prasasti peninggalan Majapahit. Kata tersebut hanya ada dalam naskah Babad, seperti Babad tanah Jawa dan lain sebagainya yang ditulis selepas runtuhnya Majapahit.

Dalam Suma Oriental yang ditulis Tome Pires pada Tahun 1513 disebutkan di Pulau Jawa ada seorang Raja bernama Batara Vigiaya (Batara WIjaya/Brawijaya) Ibu Kota Kerajaan terletak di Dayo (Daha), pemerintahannya hanya bersifat simbol, karena yang berkuasa penuh adalah mertuanya yang bernama Pate Amudra (Patih Udara/Patih Mahodara).

Jika merujuk pada catatan Tome Pires, dapat diketahui bahwa Raja yang disebut sebagai Batara Wijaya adalah menantu Patih Udara, ini berarti yang dimaksud dengan Batara Wijaya dalam catatan Tome Pires adalah Dyah Ranawijaya. Yaitu Raja Majapahit selepas berkuasanya Bre Kertabumi (Ayah Raden Patah).

Menurut Prasasti Petak dan Jiyu, Ranawijaya adalah Raja Majapahit yang berhasil mengalahkan Bre Kertabumi. Dengan kata lain mulanya Ranawijaya adalah Raja Bawahan Majapahit di Daha yang kemudian berhasil mengkudeta Bre Kertabumi serta memindahkan Ibu Kota kerajaan dari yang semula di Majakerta (Trowulan) ke Daha (Kediri). Merujuk pada beberapa catatan di atas, maka dapat dipahami bahwa Raja Majapahit yang mendapatkan gelar Brawijaya adalah Dyah Ranawijaya.

Istilah Brawijaya I-VI

Baca Juga:  Lima Tahun Menginspirasi, Indosat dan UN Women Ungkap Dampak SheHacks dalam Mendorong Perempuan di Dunia Teknologi

Meskipun telah teridentifikasi bahwa Raja Majapahit yang menggunakan gelar Brawijaya adalah Dyah Ranawijaya, akan tetapi karena nama Brawijaya juga digunakan dalam naskah-naskah Babad untuk menamai Raja-raja sebelumnya, akhirnya sejarawan menyimpulkan bahwa Brawijaya tersebut jumlahnya banyak, ada VI yaitu dari mulai Brawijaya I hingga Brawijaya VI (Dyah Ranawijaya).

Berikut ini urutan Raja Majapahit yang digelari Brawijaya;

Baca Juga:  Winduraja: Peristirahatan Raja- Raja Sunda

Brawijaya VI (Dyah Ranawijaya)
Brawijaya V (Bre Kertabumi)
Brawijaya IV (Singawardana)
Brawijaya III (Bre Pandan Alas)
Brawijaya II (Sri Kertawijaya)
Brawijaya I (Hayam Wuruk)

Menurut sejarwan yang membagi-bagi Brawijaya menjadi enam sebagaimana di atas, gelar Brawijaya disandingkan untuk Raja-Raja Majapahit yang memerintah berdasarkan keturunan Raden Wijaya Langsung yang berjenis kelamin laki-laki, adapun penguasa Majapahit yang berkedudukan sebagai menantu maupun berkedudukan sebagai Ratu/Rani tidak digelari Brawijaya.

Penulis : Ruhan

Editor : Romli S.IP

Sumber Berita: Arsip Nasional Indonesia / https://teropongrakyat.co/16573-2/

Berita Terkait

Kodim 0503/JB Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Jakarta Barat di Tengah Kemarau
Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Latih Senkom SAR Kota Pasuruan Tangani Risiko Kecelakaan dan Kebakaran
PEWARNA Indonesia Hadir di Kemenag, Doa Lintas Agama di 7 Propinsi dan Jaga Kesatuan Bangsa
Menguji Integritas yang Alpa: Mungkinkah Legalitas Wapres Gibran Runtuh?
Dosen UPN Veteran Jawa Timur Edukasi Anggota Senkom Kota Pasuruan soal Keamanan Transaksi Elektronik
AWPI DKI Jakarta Audensi dengan Dinkes siap bersinergi dalam penyampaian informasi serta layanan kesehatan.
S Tidak Boleh Jatuh Jadi Korban, Relawan Perempuan dan Anak Indonesia Kawal Persoalan Vanessa: Anak Tetap Harus Sekolah, Jabatan Tak Boleh Menjadi Perisai Keadilan
Guruh Sukarnoputra, Tokoh Budaya dan Putra Tokoh Proklamator Berpulang, PEWARNA Indonesia Sampaikan Duka Mendalam

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:57 WIB

Kodim 0503/JB Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Jakarta Barat di Tengah Kemarau

Selasa, 29 September 2026 - 13:36 WIB

Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Latih Senkom SAR Kota Pasuruan Tangani Risiko Kecelakaan dan Kebakaran

Selasa, 29 September 2026 - 10:41 WIB

PEWARNA Indonesia Hadir di Kemenag, Doa Lintas Agama di 7 Propinsi dan Jaga Kesatuan Bangsa

Senin, 28 September 2026 - 09:51 WIB

Menguji Integritas yang Alpa: Mungkinkah Legalitas Wapres Gibran Runtuh?

Minggu, 27 September 2026 - 09:42 WIB

Dosen UPN Veteran Jawa Timur Edukasi Anggota Senkom Kota Pasuruan soal Keamanan Transaksi Elektronik

Berita Terbaru

Oplus_0

TNI – Polri

9 Pendaki Masuk Jalur Ilegal Batu Tulis, 1 Alami Hipotermia

Rabu, 30 Sep 2026 - 08:12 WIB