Upacara Kemerdekaan RI ke-79 di Lapangan Banteng, 3.000 Peserta Meriahkan Momen Bersejarah

- Jurnalis

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Pusat – Teropongrakyat.co –  Dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dihadiri oleh jajaran Pemda, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan, dan Purnawirawan TNI-Polri yang diadakan di Lapangan Banteng pada Sabtu, 17 Agustus 2024.

Pada upacara ini, Komandan Upacara Mayor Kav Rendi Sapto Hadi SE MM, memastikan semua berlangsung dengan tertib dan lancar, sekaligus menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan unsur TNI dalam merayakan momen bersejarah ini.

Inspektur upacara Walikota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, S.Sos, M.AP, menyampaikan pentingnya peran pahlawan sebagai motivasi untuk kemajuan bangsa. “Perjuangan para pahlawan kiranya dapat menjadi motivasi untuk terus berkontribusi bagi Indonesia,” ujarnya di Lapangan Banteng pada, Sabtu 17 Agustus 2024.

Dalam pidatonya, Walikota Sukma menekankan bahwa pemindahan ibu kota ke Nusantara adalah peluang bagi Jakarta. “Ini menjadi momentum bagi kota Jakarta untuk mengoptimalkan dan mengembangkan potensinya sebagai pusat perekonomian nasional dan global,” katanya.

Baca Juga:  Kementerian Sosial Kukuhkan Komitmen Bersama untuk Tata Kelola Berintegritas

Beberapa strategi untuk perbaikan infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan. “Beberapa rumus ada pengembangan infrastruktur yang lebih baik, perbaikan kualitas, dan berkelanjutan bagi pembangunan Indonesia,” jelasnya. Transformasi ini, katanya, diharapkan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan nasional.

Menyadari tantangan yang masih ada, Sukma menekankan, “Jakarta masih perlu memperhatikan beberapa hal, seperti mengatasi banjir dan mengurai kemacetan,” Beliau juga menekankan pentingnya strategi ekonomi yang tepat untuk mengurangi polusi dan emisi, serta pengelolaan sampah dan limbah yang efektif. “Jakarta juga perlu meningkatkan akses air bersih,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Walikota Sukma menyampaikan harapannya untuk Jakarta. “Pemerintah harus memastikan bahwa setiap pelaksanaan kebijakan mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang layak huni dan mampu sejajar dengan kota-kota maju lainnya di dunia,” tutupnya.

Walikota Dhany Sukma menyampaikan beberapa hal mengenai penyelenggaraan upacara di Lapangan Banteng. “Jakarta Pusat bersama dengan seluruh masyarakat untuk ikut terlibat dalam upacara pengibaran bendera pada hari ini. Total sebanyak 3000 orang kita undang dari berbagai unsur,” ujarnya usai ditemui saat upacara selesai.

Baca Juga:  MA Bekukan Izin Advokat Razman Arif Nasution dan M. Firdaus Oiwobo

Mengenai pemilihan Lapangan Banteng, Walikota Dhany Sukma menjelaskan, “Lapangan Banteng dipilih karena merupakan salah satu ikon Jakarta Pusat. Selain itu, beberapa titik lain seperti Istana Negara dan Monas juga mengadakan upacara hari ini. Untuk Jakarta Pusat, kita pilih Lapangan Banteng yang memang sudah dikenal banyak orang,” katanya.

Beliau juga menyatakan, “Insyaallah, kita akan coba rutinkan upacara ini. Tidak hanya di Lapangan Banteng, mungkin Tugu Proklamasi sebagai tempat bersejarah di mana proklamasi kemerdekaan itu diproklamirkan juga akan kita coba jajaki sebagai lokasi upacara di masa mendatang,” ujarnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Jody

Upacara Kemerdekaan RI ke-79 di Lapangan Banteng, 3.000 Peserta Meriahkan Momen Bersejarah - Teropong Rakyat

Berita Terkait

Dorong Kesejahteraan Petani, HMTN-MP Perkenalkan Program Terintegrasi di Subang
Kebakaran Rumah di Randudongkal Pemalang, Diduga Akibat Korsleting Listrik
57 Detik yang Mengubah Segalanya, Mengenang Tragedi Gempa Yogyakarta 2006
POLSEK Bogor Timur Diduga Langgar Peraturan KAPOLRI: BERIKAN RUANG MEDIASI UNTUK DEPT COLLECTOR
Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda
Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan
Wanita PNS Jadi Korban Penganiayaan di Dramaga, Pelaku Diduga Keponakan Sendiri
Api Melalap Kamar Kos di Kemayoran, Pria 26 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Mandi

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:57 WIB

Dorong Kesejahteraan Petani, HMTN-MP Perkenalkan Program Terintegrasi di Subang

Jumat, 17 April 2026 - 22:28 WIB

Kebakaran Rumah di Randudongkal Pemalang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Jumat, 17 April 2026 - 13:07 WIB

57 Detik yang Mengubah Segalanya, Mengenang Tragedi Gempa Yogyakarta 2006

Kamis, 16 April 2026 - 17:38 WIB

Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda

Kamis, 16 April 2026 - 12:23 WIB

Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan

Berita Terbaru