Mentri AHY Pastikan Tranportasi Laut Siap Hadapi Nataru

- Jurnalis

Senin, 30 Desember 2024 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TeropongRakyat.Co ||AHY bersama sejumlah pejabat lainnya mengecek kelancaran arus penumpang angkutan transportasi laut pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2015 (Nataru) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (29/12/2024).

ketika putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu meninjau ruang istirahat penumpang, kehadirannya bersama para pejabat lain menarik perhatian para penumpang terutama ibu-ibu.

Menteri AHY yang saat itu sedang duduk berdialog dengan penumpang lain di dalam kapal, tiba-tiba dipanggil-panggil oleh sejumlah ibu-ibu penumpang dari belakang yang naik di Pelabuhan Tanjung Priok tujuan ke Makasar.

“Pak AHY, Pak AHY….,” seru ibu-ibu yang sudah siap dengan ponselnya dari arah punggung AHY. Putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono langsung bangkit dari duduknya dan berbalik badan ke belakang. Dia pun langsung menyapa dan berdialog dengan penumpang ibu- ibu paruh baya tersebut.

Ibu-ibu itu pun langsung melapor bahwa mereka bersyukur transportasi laut yang dinaiki lancar. “Pelayanannya gimana pelayanannya?” tanya AHY. “Alhamdulillah… lancar,” jawab mereka serentak.

“Semoga semuanya lancar ya Bu ya…,” tukas AHY. “Amiiin…”, jawab penumpang serentak. Para penumpang perempuan tersebut lalu minta foto bersama dan diizinkan, meski harus melompati pembatas tempat tidur mereka. Momen foto bersama ini pun cukup seru. “Alhamdulillah….,” ucap ibu-ibu tersebut sumringah usai foto bareng menteri.

Tampak mendampingi Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Wakil Menteri BUMN RI Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT PELNI Tri Andayani beserta seluruh jajaran Direksi PELNI, Kapten Kapal Muhary Widiono, Manager Komunikasi Korporasi PELNI Ditto Pappilanda, staf humas Deddy dan Angell, Kepala Kantor KSOP Utama Tanjung Priok, M. Takwim Masuku.

Baca Juga:  Ancol Hadirkan Rangkaian Event Edukatif dan Spektakuler Menjelang Akhir Tahun 2025 Dari Magical Halloween, hingga Festival Budaya Dunia di Ancol

Turut juga mendampingi Hambra Wakil Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero),Drajat Sulistyo Executive Director 2 Regional 2 Pelindo dan Adi Sugiri Executive General Manager Regional 2 Tanjung Priok.

Menko AHY pun melanjutkan tinjauannya dan berdialog dengan sejumlah penumpang lelaki yang duduk di kursi penumpang. “Baik-baik ya, salam buat keluarga,” pesan AHY kepada penumpang yang akan menuju Manokwari, Papua.

Sebagai catatan, KM Labobar merupakan kapal penumpang dengan kapasitas 3.000 seat. Kapal ini memiliki rute Tanjung. Priok – Surabaya – Makassar – BauBau -Namlea – Ambon – Banda – Tual – Dobo – Kaimana – FakFak – Sorong – Manokwari – Nabire PP. “Perjalanan kapal pulang pergi memakan waktu 19 jam, “kata Kapten Kapal KM Labobar Muhary Widiono kepada Indonesiamaritimenews.com di sela-sela sambutannya menyapa penumpang yang naik ke kapal

Usai menyapa penumpang, AHY menjelaskan ia telah berdialog dengan sejumlah penumpang yang akan menuju Indonesia bagian Timur seperti ke Ambon, Makassar, ke Tual dan lainnya. Selain itu juga ke wilayah Papua, Nabire, Manokwari dan lainnya.

Baca Juga:  Narasi Palsu? Jurnalis SL Nilai Tuduhan Pemerasan Hanya Upaya Menutup Aib ASN

“Ini adalah sebuah upaya kita untuk meyakinkan bahwa transportasi laut di masa Nataru dan tentunya setiap saat bisa benar-benar bisa melayani masyarakat,” kata AHY.

“Tadi kami di ruang Pelindo juga mendengar pemaparan dari ibu Dirut Pelni yang menyampaikan bahwa, per hari ini (Minggu 29/12) ada 82 kapal, 50 milik kemenhub kemudian 32 milik Pelni. Di antara 32 ada 26 kapal penumpang di antaranya adalah KM Labobar ini,” jelas AHY.

Diungkapkan AHY, setiap tahun bisa sekitar 5 juta lebih penumpang yang diangkut baik ke sektor barat, sektor tengah maupun sektor timur Indonesia. Penumpangnya juga beragam dan bukan hanya mengangkut orang, namun juga kontaener-kontaener atau logistik.

Menurut AHY, sektor transportasi laut harus diperkuat karena masih menjadi primadona. Karena biaya perjalanan transportasinlaut lebih ekonomis dibanding pesawat udara hanya saja waktunya lebih lama.

Masyarakat menurut AHY masih sangat membutuhkan transportasi laut. “Sehingga ke depan, jumlah kapal harus semakin banyak karena menjawab kebutuhan masyarakat,” tukas AHY.

Selain penambahan kapal laut, sambung AHY, juga harus ada peremajaan. “Ada usia teknis yang masin-masing produsen itu telah menentukan. Misalnya untuk kapal-kapal produksi Jerman seperti Labobar ini 30 tahun usia teknisnya. Ini usianya 21 tahun, jadi masih oke,” ungkap AHY. Namun untuk kapal yang usianya lebih senior, sambung AHY, harus segera diremajakan.

Berita Terkait

Parkir Liar di Sunter Karya Utara Kembali Beroperasi, Penertiban Dishub Dinilai Hanya Seremonial
Stafsus Menag Gugun Gumilar Datangi Chapel USU, Minta Ibadah Jalan Terus Damai Dulu Baru Renovasi
Munir Dorong Maksimalkan Pajak Air Permukaan demi Percepat Pembangunan Lampung
HAK JAWAB : Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta Tanggapi Pemberitaan Terkait Pembangunan Pintu Air Kali Blencong
Simulasi Kendaraan di Pasar Kalibaru Berhasil, Jalan yang Bertahun-Tahun Sempit Kini Bisa Dilintasi Ambulans dan Damkar
Usia Delapan Puluh sebagai Horizon Baru Kebangkitan
DPN Klarifikasi: Bantah Informasi Memiliki Rekaman Terkait Dugaan Kasus di Universitas Muhammadiyah Gorontalo
Respons Cepat Unit Resmob Polres Metro Jakarta Pusat Menindaklanjuti Dugaan Judi Sabung Ayam

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Parkir Liar di Sunter Karya Utara Kembali Beroperasi, Penertiban Dishub Dinilai Hanya Seremonial

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:35 WIB

Stafsus Menag Gugun Gumilar Datangi Chapel USU, Minta Ibadah Jalan Terus Damai Dulu Baru Renovasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Munir Dorong Maksimalkan Pajak Air Permukaan demi Percepat Pembangunan Lampung

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

HAK JAWAB : Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta Tanggapi Pemberitaan Terkait Pembangunan Pintu Air Kali Blencong

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Simulasi Kendaraan di Pasar Kalibaru Berhasil, Jalan yang Bertahun-Tahun Sempit Kini Bisa Dilintasi Ambulans dan Damkar

Berita Terbaru

Ekonomi

Kinerja Kabinet Dinilai Positif, 63,7% Publik Mengaku Puas

Selasa, 4 Agu 2026 - 19:17 WIB