Marak Pungli di Jalan Marunda Makmur Raya, Aparat dan Pemerintah Desa Dinilai Tutup Mata

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN BEKASI, TeropongRakyat.co – Praktik pungutan liar (pungli) di depan kawasan Marunda Center, Jalan Marunda Makmur Raya, Desa Segara Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, kian meresahkan para sopir truk yang melintas setiap hari. Senin, (29/12/2025).

Berdasarkan pantauan dan keterangan para sopir, sedikitnya terdapat enam titik pungli di sepanjang ruas jalan tersebut. Ironisnya, praktik ilegal itu diduga telah berlangsung cukup lama dan terkesan dibiarkan tanpa tindakan tegas dari pemerintah desa, kecamatan, maupun aparat kepolisian setempat.

Salah satu sopir truk yang diwawancarai redaksi TeropongRakyat.co mengungkapkan bahwa aksi pungli kerap disertai unsur paksaan, bahkan intimidasi, terutama pada malam hari.

Baca Juga:  BRI Unit Tegal Alur Berikan Pelayanan Ramah dan Mudah bagi Nasabah Lansia

“Bener, Mas. Di situ banyak banget punglinya dan sering maksa. Kalau sudah tengah malam, mereka lebih brutal,” ujarnya.

Tidak hanya merugikan para sopir secara ekonomi, aktivitas pungli tersebut juga berdampak pada kelancaran lalu lintas. Saat jam bongkar muat padat dan arus kendaraan meningkat, para pelaku pungli disebut sudah bersiaga di tengah jalan. Kondisi ini kerap memicu kemacetan di jalur yang dikenal sempit tersebut, sehingga mengganggu pengguna jalan lainnya.

Masyarakat pun mempertanyakan peran dan fungsi aparat penegak hukum serta pengawasan dari pemerintah desa dan kecamatan. Keberadaan pungli di banyak titik yang berlangsung terang-terangan dinilai sebagai bentuk lemahnya penegakan hukum dan pembiaran terhadap praktik premanisme di ruang publik.

Baca Juga:  Bakti Sosial Ramadhan, Kapolres Metro Jakarta Pusat Bagikan 500 Paket Sembako

Warga dan para sopir mendesak aparat kepolisian untuk segera bertindak tegas memberantas pungli dan premanisme di kawasan tersebut. Selain itu, pemerintah Desa Segara Makmur dan Kecamatan Tarumajaya diminta tidak tutup mata serta berani menertibkan oknum-oknum yang meresahkan dan mencoreng wajah pelayanan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak desa, kecamatan, maupun kepolisian terkait maraknya pungli di Jalan Marunda Makmur Raya.

Berita Terkait

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur
Ahli Waris Tolak Dugaan Pemaksaan Perubahan Nama oleh Dukcapil Jepara, Lapor Ombudsman
Sistem MyPertamina Bermasalah, Klub Logindo Protes: Truk Mogok Beli Solar, Call Center sulit Dihubungi
BPI KPNPA RI Apresiasi Satgas Tricakti, Desak Usut Asal-usul Zirkon PT PMM
Baru Bergerak Setelah Disorot, Parkir Liar di Danau Sunter Barat Ditertibkan
Dugaan Pengolahan Usus Ayam Berformalin di Pemalang, Media Temukan Gudang Tanpa Izin dan Pembuangan Limbah ke Sungai
Dari Warkop Pinggir Jalan ke Ekspansi Lintas Kota: Strategi ‘Sunyi’ UMKM Menang di Pasar Daerah

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:33 WIB

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan

Kamis, 23 April 2026 - 21:57 WIB

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur

Kamis, 23 April 2026 - 09:09 WIB

Ahli Waris Tolak Dugaan Pemaksaan Perubahan Nama oleh Dukcapil Jepara, Lapor Ombudsman

Rabu, 22 April 2026 - 20:33 WIB

Sistem MyPertamina Bermasalah, Klub Logindo Protes: Truk Mogok Beli Solar, Call Center sulit Dihubungi

Rabu, 22 April 2026 - 20:12 WIB

BPI KPNPA RI Apresiasi Satgas Tricakti, Desak Usut Asal-usul Zirkon PT PMM

Berita Terbaru

Breaking News

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:57 WIB