Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTLurah Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Nemin bin Haji Sain, meminta proses pengiriman tanah untuk proyek TolKomentar: 0

Lurah Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Nemin bin Haji Sain, meminta proses pengiriman tanah untuk proyek Tol

Teropong Rakyat, 4 Maret 2026, 22:35 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Jakarta- teropongrakyat.co | Cikampek 2 Selatan dihentikan sementara. Permintaan tersebut disampaikan menyusul dampak pencemaran lingkungan secara fisik yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Menurut Nemin, aktivitas truk pengangkut tanah membuat Jalan Raya Cinyosog menjadi licin saat musim hujan dan berdebu ketika cuaca panas. Kondisi tersebut dinilai mengganggu jarak pandang pengendara serta meningkatkan risiko kecelakaan.

Nemin menyatakan akan memanggil PT CMS selaku vendor pengiriman tanah untuk meminta pertanggungjawaban atas dampak yang ditimbulkan.

Baca Juga:  BRI KC Cilegon Hadirkan Solusi Proteksi Finansial untuk Masa Depan Nasabah

“Proyek apa pun kalau mengganggu pengguna jalan, saya tidak terima. Apalagi kerjaan seperti ini dilakukan saat bulan puasa, secara manusiawi harusnya bisa lebih diperhatikan,” ujar Nemin, Selasa (3/3/2026).

Ia menuntut agar PT CMS segera memberikan solusi konkret guna mengatasi persoalan tersebut dan mencegah terjadinya kecelakaan.

“Harusnya kalau musim hujan begini jangan dulu masuk tanah, Pak. Kasihan pengendara. Saya yang dimaki-maki warga, seakan-akan saya tidak peduli,” tambahnya.

Sejumlah warga Desa Burangkeng juga menyampaikan protes terhadap proyek tol tersebut. Mereka menilai aktivitas pengangkutan tanah merugikan petani dan mengganggu kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar.
Nemin berharap PT CMS dapat segera mengambil langkah perbaikan agar aktivitas proyek tidak membahayakan masyarakat.

Baca Juga:  Memperingati Hari Ibu, Persit KCK Cabang XXXV Kodim 1710/Mimika Gelar Lomba Voli

“Saya tidak dapat apa-apa di sini, tapi dicaci-maki rakyat. Saya hanya ingin warga aman dan nyaman,” tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak PT CMS belum memberikan tanggapan terkait persoalan tersebut.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain