Kritik Penggiat Politik Warnai Penghargaan Sudin LH Jakut, DPRD dan DLH Lakukan Tindak Lanjut

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Potret:roq/teropongrakyat.co)

JAKARTA UTARA, teropongrakyat.co — (dilansir dari suararealitas.co). Pengelolaan sampah di Jakarta Utara kembali menuai sorotan publik. Penggiat politik lokal, Syamsul Jahidin, mempertanyakan penghargaan unit kerja terbaik dalam pengurangan sampah yang diterima Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara, karena dinilai tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Syamsul menegaskan, masih maraknya tempat pembuangan sampah (TPS) liar menjadi indikator bahwa kinerja Sudin LH Jakarta Utara belum berjalan maksimal dan terkesan sebatas formalitas administratif.

“Sudin LH Jakarta Utara gagal menjalankan perintah tertinggi Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta terkait pengelolaan sampah. Regulasi seolah hanya menjadi lip service, sementara realitas di lapangan jauh dari kata tertib,” ujar Syamsul, Kamis (5/2/2026).

Ia menilai, pemberian penghargaan tersebut berpotensi menyesatkan publik karena menutupi persoalan mendasar, mulai dari lemahnya pengawasan hingga minimnya penindakan terhadap keberadaan TPS liar.

Baca Juga:  Terasa Kebal Hukum, Perjudian Togel Darat di Demak Makin Marak, Aparat Seolah Tutup Mata

“Sudah bukan rahasia umum, muncul istilah penghargaan pura-pura. Setelah menerima penghargaan, kondisi kembali seperti semula. Sampah tetap menumpuk dan TPS liar tetap ada,” tegasnya.

Kritik Penggiat Politik Warnai Penghargaan Sudin LH Jakut, DPRD dan DLH Lakukan Tindak Lanjut - Teropong Rakyat

Sorotan tersebut mendapat perhatian dari DPRD DKI Jakarta. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Neneng Hasanah, mengaku telah meminta penjelasan langsung kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

“Saya sedang melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas LH dan persoalan ini akan ditindaklanjuti. Masalah ini akan terus saya pantau,” kata Neneng.

Terpisah, Menanggapi keluhan masyarakat, Sudin LH Jakarta Utara melakukan pembersihan TPS liar di wilayah Kecamatan Tanjung Priok. Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) DLH Kecamatan Tanjung Priok, Amir, menyebut penertiban akan dilakukan secara permanen.

Baca Juga:  BPKN: Vonis Ganti Rugi Rp 60 Juta dalam Kasus Gagal Ginjal Akut Anak Cederai Kemanusiaan

“Lokasi TPS liar akan ditutup dan dipagari. Seluruh sampah dipindahkan ke Waduk Cincin,” jelas Amir.

Pengangkutan sampah dilakukan sejak 2 hingga 5 Februari 2026, dengan total 52 rit mobil sampah. Amir mengungkapkan, sampah tersebut berasal dari aktivitas gerobak sampah liar yang menarik iuran dari warga, namun justru membuang sampah ke lokasi ilegal.

“Gerobak sampah liar ini menarik iuran dari masyarakat, tetapi sampahnya dibuang ke TPS ilegal,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Meski penertiban telah dilakukan, warga menilai langkah tersebut belum cukup. Mereka mendesak adanya pengawasan ketat dan berkelanjutan agar TPS liar tidak kembali bermunculan.

“Kalau tidak ada pengawasan serius, penutupan ini hanya sementara. Kejadian seperti ini sudah sering kami lihat,” ujar salah satu warga kepada teropongrakyat.co.

Sumber Berita: Suararealitas.co

Berita Terkait

Mahasiswa HMI Kota Bogor Gelar Aksi di Depan Istana, Desak Presiden Bersikap atas Konflik Timur Tengah
GN-GAK-HAM Perluas Struktur Organisasi, DPD Jawa Tengah Segera Bentuk DPC di DIY dan Kota Semarang
Di Bulan Ramadhan, DJ-Pro Bagikan Takjil dan Tegaskan Tanggung Jawab Jurnalis Beriman
Sinergitas Polisi dan Warga, Pos Pantau Ramadhan RW 09 Petamburan Jaga Kondusifitas Wilayah Malam Ke-15
Malam Ke-15 Ramadhan, Pos Pantau Blok F Pasar Tanah Abang Perkuat Sinergitas Polisi dan Warga
Lurah Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Nemin bin Haji Sain, meminta proses pengiriman tanah untuk proyek Tol
Diduga keterlibatan Oknum Lurah dan Camat, Sampah Menggunung di Rawamalang, Wartawan Diintimidasi Saat Meliput 
YNN LawFirm Dampingi Korban Dugaan Pencabulan, Oknum Pimpinan Pesantren di Tangerang

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:33 WIB

Mahasiswa HMI Kota Bogor Gelar Aksi di Depan Istana, Desak Presiden Bersikap atas Konflik Timur Tengah

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:39 WIB

GN-GAK-HAM Perluas Struktur Organisasi, DPD Jawa Tengah Segera Bentuk DPC di DIY dan Kota Semarang

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:59 WIB

Di Bulan Ramadhan, DJ-Pro Bagikan Takjil dan Tegaskan Tanggung Jawab Jurnalis Beriman

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:38 WIB

Sinergitas Polisi dan Warga, Pos Pantau Ramadhan RW 09 Petamburan Jaga Kondusifitas Wilayah Malam Ke-15

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:36 WIB

Malam Ke-15 Ramadhan, Pos Pantau Blok F Pasar Tanah Abang Perkuat Sinergitas Polisi dan Warga

Berita Terbaru