Korban Kecelakaan Di Gerbang Tol Ciawi Truk Rem Blong Hantam Antrean, 8 Orang Tewas, Belasan Orang Luka – Luka

- Jurnalis

Rabu, 5 Februari 2025 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Teropongrakyat.co – Kecelakaan maut terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2 pada Selasa (4/2/2025) malam. Truk pengangkut galon air kemasan menabrak barisan kendaraan yang tengah mengantre pembayaran tol, mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan sebelas lainnya luka-luka.

Kasat Lantas Polres Bogor Kota, Kompol Yudiono, mengonfirmasi jumlah korban. “Delapan orang meninggal dunia dan sebelas lainnya luka-luka. Seluruh korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Ciawi,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Rabu (5/2/2025).

Truk Diduga Alami Rem Blong

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.20 WIB. Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Antara, truk melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta. Saat memasuki Gerbang Tol Ciawi 2, truk diduga mengalami rem blong, sehingga pengemudi kehilangan kendali dan menabrak antrean kendaraan di depannya.

Baca Juga:  BSI Tegaskan Pemberian Dana SAL dalam Bentuk Hibah adalah Hoaks

Beberapa mobil yang terlibat dalam kecelakaan ini di antaranya Toyota Avanza, Honda Jazz, Toyota Innova Reborn, dan Daihatsu Sigra. Tabrakan keras menyebabkan tiga mobil terbakar, sementara tiga lainnya mengalami kerusakan parah.

“Tiga kendaraan hancur terbakar, tiga kendaraan lainnya mengalami kerusakan,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo.

Baca Juga:  Hadapi Lonjakan Wisatawan Nataru, Forkopimda Batu Siapkan Rekayasa Lintas Sektor dan Buka Akses Jalan Baru

Gerbang Tol Ditutup, Lalu Lintas Macet 2 Kilometer

PT Jasa Marga selaku pengelola jalan tol langsung menutup Gerbang Tol Ciawi 2 guna proses evakuasi. Insiden ini juga menyebabkan kemacetan hingga dua kilometer.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan dugaan penyebab kecelakaan. “Truk pengangkut galon air kemasan diduga mengalami rem blong,” ungkapnya.

Hingga Rabu (5/2/2025) pagi, petugas masih melakukan pembersihan lokasi kejadian dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

 

Berita Terkait

Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Banyumas Disorot, Tim Media dan BPAN Pertanyakan Profesionalitas Tipidter
Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi
Warga Rorotan Tolak Rencana Pembangunan Depo Kontainer di Kawasan Permukiman
Pam TPS Pilkades Setu, Wadir Binmas: Kenali Situasi dan Jangan Keluar dari Fungsi Pengamanan
Permintaan Spot Menguat, Bitcoin Kembali Tembus US$81.000
Polres Malang Tangkap Pria Diduga Aniaya Wanita Usai Janjikan Kerja
KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus Dugaan Suap Pertanahan, Jadi Sitaan Terbesar
Kebakaran Melanda Leuwimart Leuwiliang, Petugas Masih Lakukan Pemadaman

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:55 WIB

Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Banyumas Disorot, Tim Media dan BPAN Pertanyakan Profesionalitas Tipidter

Senin, 21 September 2026 - 04:48 WIB

Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi

Minggu, 20 September 2026 - 16:13 WIB

Warga Rorotan Tolak Rencana Pembangunan Depo Kontainer di Kawasan Permukiman

Sabtu, 19 September 2026 - 22:36 WIB

Pam TPS Pilkades Setu, Wadir Binmas: Kenali Situasi dan Jangan Keluar dari Fungsi Pengamanan

Sabtu, 19 September 2026 - 17:03 WIB

Permintaan Spot Menguat, Bitcoin Kembali Tembus US$81.000

Berita Terbaru