Ketua Komnas Perlindungan Anak Jawa Timur Tekankan Kewajiban Sekolah Lindungi Anak Bangsa sebagai Bagian dari Bela Negara

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan | Teropongrakyat.co — Ketua Komnas Perlindungan Anak Jawa Timur, Febri Kurniawan Pikulun, menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam melindungi anak bangsa sebagai wujud nyata bela negara. Hal ini disampaikan dalam pernyataannya pada Selasa, 25 November 2025, di Pasuruan.

Menurut Febri, perlindungan terhadap anak—khususnya dari tindakan perundungan (bullying)—harus menjadi prioritas utama setiap lembaga pendidikan. Ia menekankan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga lingkungan yang harus aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Febri merinci beberapa langkah konkret yang wajib diterapkan sekolah dalam upaya pencegahan dan penanganan bullying:

1. Membuat aturan tertulis anti-bullying yang tegas disertai mekanisme penegakan dan penerapan sanksi yang jelas.

2. Melakukan sosialisasi rutin mengenai bahaya bullying kepada seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

3. Mengawasi area-area rawan bullying, seperti toilet, pojok kelas, lapangan, serta titik-titik yang minim pengawasan.

4. Menyediakan saluran pelaporan yang aman dan rahasia, agar korban maupun saksi dapat melapor tanpa rasa takut.

5. Melatih guru dan staf sekolah untuk mengenali tanda-tanda bullying serta prosedur penanganannya.

6. Melibatkan orang tua dalam program pencegahan melalui komunikasi aktif dan edukasi bersama.

Baca Juga:  Profil Istri-istri Soekarno

7. Menanamkan pendidikan karakter, termasuk nilai empati, toleransi, dan disiplin, sebagai upaya membangun lingkungan sekolah yang harmonis.

“Melindungi anak dari bullying bukan hanya tugas sekolah, tetapi juga bagian dari bela negara. Anak-anak yang tumbuh di lingkungan aman akan menjadi generasi yang kuat, berkarakter, dan siap membangun bangsa,” tegas Febri.

Ia berharap seluruh sekolah di Jawa Timur, khususnya di Pasuruan, dapat memperkuat komitmen mereka dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan dan mendukung kesejahteraan anak secara menyeluruh.

Iwan

Berita Terkait

Beragam Tanah dan Bangunan di Pontianak, 7 Aset Milik DPO Wendy alias Asia Disita Eksekusi
Pemusnahan Barang Kena Cukai Ilegal di Kabupaten Malang
Musdes Desa Wonorejo Sepakati Perubahan APBDes 2025 dan Dukungan Pinjaman Koperasi Desa Merah Putih 2026
Forum Group Discussion dan Penandatanganan Kerja Sama Malang Raya
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gandeng TNI AL Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
Kota Malang Raih Penghargaan ProKlim 2025, Wali kota Malang Beri Pesan Fundamental
Pemuda Senkom Kabupaten Malang Antusias Ikuti Diklat Jurnalistik
Dihadiri Langsung Menteri Agama, Pemerintah Kabupaten Malang Raih Penghargaan Harmony Awards 2025

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:47 WIB

Beragam Tanah dan Bangunan di Pontianak, 7 Aset Milik DPO Wendy alias Asia Disita Eksekusi

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:07 WIB

Pemusnahan Barang Kena Cukai Ilegal di Kabupaten Malang

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:46 WIB

Musdes Desa Wonorejo Sepakati Perubahan APBDes 2025 dan Dukungan Pinjaman Koperasi Desa Merah Putih 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 21:39 WIB

Forum Group Discussion dan Penandatanganan Kerja Sama Malang Raya

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:35 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gandeng TNI AL Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Berita Terbaru

TNI – Polri

Polres Malang Gelar Salat Ghaib untuk Korban Banjir Sumatra

Jumat, 5 Des 2025 - 18:20 WIB