Kejari Konawe Selatan Segera Tetapkan AJP Sebagai Tersangka Korupsi Dana Hibah

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konawe Selatan – TeropongRakyat.co || Massa aksi yang tergabung dalam Serikat Lembaga Anti Korupsi Konawe Selatan (Sikat Konsel) menggelar demonstrasi di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Konsel, pada Rabu (11/12/2024).

Aliadin Koteo dan Erwin Gayus selaku koordinator aksi menyuarakan segera tetapkan AJP terkait dugaan korupsi dana hibah pada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebab, perkara dugaan korupsi yang disebut merugikan keuangan daerah yang mencapai sepuluan miliar itu sempat tertunda penyelidikannya. Penundaan itu sesuai kebijakan Kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menunda sementara penyelidikan dugaan korupsi dalam rangka menjaga stabilitas nasional menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2024.

Khususnya di Kabupaten Konawe Selatan, penyelidikan dugaan korupsi dana hibah di tubuh KONI tersebut, sehubungan dengan keikutsertaan Ketua KONI Konsel Adi Jaya Putra (AJP) sebagai peserta Pilkada serentak, yakni sebagai calon bupati Konsel.

“Kami meminta Kepala Kejaksaan Negeri Konawe Selatan untuk memeriksa dan menetapkan tersangka Ketua KONI Konsel Adi Jaya Putra (AJP) yang diduga telah melakukan korupsi dana hibah KONI untuk pendanaan Porprov di Kabupaten Buton beberapa waktu lalu,” teriak Aliyadin Koteo.

Baca Juga:  Wartawan Jakarta Utara Peduli, Berikan Santunan Kepada 38 Anak Yatim

Aliyadin dalam orasinya juga meminta Kepala Kejaksaan Negeri Konsel untuk memberikan pemahaman termasuk penjelasan terkait penanganan dugaan korupsi dana hibah KONI.

“Karena tidak ada kepala Kejaksaan, maka kami akan melakukan pemeriksaan dan menggeruduk kantor ini, jika tidak ada yang mau menerima tuntutan kami. Bahkan kami juga berjanji ini baru level I, dan kami akan turun yang lebih banyak lagi di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara di Kendari,” ancamnya.

Begitu juga yang disampaikan Erwin Gayus, bahwa unjuk rasa hari ini dilakukan dalam rangka memberikan kepastian hukum atas pemeriksaan dugaan korupsi di KONI Konsel yang diduga dilakukan Ketua KONI Konsel yang tidak lain adalah anak dari Bupati Konsel H Surunuddin Dangga.

“Kami tidak akan melakukan hal-hal yang merugikan daerah, termasuk berbenturan dengan anggota Polres Konsel yang sejak awal mengawal dan menjaga kami. Untuk itu kami minta, kiranya pihak Kejari dapat menemui kami dan memberikan kejelasan terkait apa yang kami sampaikan,” katanya.

Baca Juga:  Ratusan Guru Honorer GTK Non ASN SMA/SMK Se-Jawa Barat Geruduk DPRD Provinsi Jawa Barat Minta Dukungan Segera Di Angkat PPPK

Terpisah, sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Konsel melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Dedi mengaku bahwa proses hukum dana hibah KONI Konsel masih dalam proses penyelidikan dan meminta keterangan saksi sejumlah pihak dan juga berjanji akan menyelesaikan kasus ini sampai tuntas.

“Untuk penuntasan kasus yang dalam penyelidikan tidak serta merta, tetapi semua butuh proses dan waktu. Namun demikian hal ini akan meniadi atensi kami di Kejaksaan Negeri Konawe Selatan,” kata Dedi saat memberikan penjelasan kepada massa aksi.

Untuk diketahui, aksi unjuk rasa yang dihadiri seribuan orang tersebut menyuguhkan pemandangan dan kesepakatan antara pengunjuk rasa dan Kejaksaan Negeri Konsel terkait dugaan korupsi dana hibah di KONI Konsel.

Penulis : ARMAN MENDROFA

Editor : Romli S.IP

Sumber Berita: https://teropongrakyat.co/17142-2/

Berita Terkait

Gudang Rongsokan di Turen Ludes Dilalap Api, Diduga Korsleting Listrik
Patroli Gabungan 3 Pilar Jakarta Barat Sisir Jalur Daan Mogot hingga Tomang, Situasi Aman dan Kondusif
Waduh! Rekaman Telepon Koordinasi Bocor: Ada Ajakan Seragamkan Satu Suara dan Libatkan ASN untuk Tutupi Dugaan Adanya Pungli PKL Alun-Alun Batu
Dugaan Pungli dan Jual Beli Lapak Alun-Alun Batu Mengerucut ke Oknum Ketua Paguyuban, Lapak PKL di Cor Permanen, Oknum ASN Terlibat?
Babinsa Tirtoyudo Hadiri Pelantikan Mabiran dan Kwarran, Perkuat Kepemimpinan Pramuka 2026–2029
Warga Marunda Resah, Kali Anakan Blencong Diduga Terputus Akibat Proyek Rusun Marunda: Ancaman Rob dan Kerusakan Ekosistem Menghantui
Lautan Manusia Padati Batutulis-Suryakencana, Kirab Mahkota Binokasih Jadi Magnet Warga Bogor
Polres Batu Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di Bumiaji, Ajak Masyarakat Perangi Peredaran Gelap

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 07:46 WIB

Gudang Rongsokan di Turen Ludes Dilalap Api, Diduga Korsleting Listrik

Senin, 11 Mei 2026 - 07:41 WIB

Patroli Gabungan 3 Pilar Jakarta Barat Sisir Jalur Daan Mogot hingga Tomang, Situasi Aman dan Kondusif

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:50 WIB

Waduh! Rekaman Telepon Koordinasi Bocor: Ada Ajakan Seragamkan Satu Suara dan Libatkan ASN untuk Tutupi Dugaan Adanya Pungli PKL Alun-Alun Batu

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:46 WIB

Dugaan Pungli dan Jual Beli Lapak Alun-Alun Batu Mengerucut ke Oknum Ketua Paguyuban, Lapak PKL di Cor Permanen, Oknum ASN Terlibat?

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:50 WIB

Warga Marunda Resah, Kali Anakan Blencong Diduga Terputus Akibat Proyek Rusun Marunda: Ancaman Rob dan Kerusakan Ekosistem Menghantui

Berita Terbaru