Sampah Menggunung di Depan Kantor Kecamatan Tarumajaya, Cermin Buruknya Tata Kelola Lingkungan

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TeropongRakyat.co – Pemandangan memprihatinkan terlihat di sepanjang Jalan Ps. Bojong Lama Taruma, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Tumpukan sampah berserakan di pinggir jalan, bahkan terlihat jelas dari depan Kantor Kecamatan Tarumajaya. Ironisnya, kondisi tersebut terus memanjang sepanjang jalan seolah dibiarkan tanpa penanganan serius. Kamis, (15/01/2026).

Sampah yang menggunung ini mencerminkan buruknya pengelolaan lingkungan oleh pemerintah desa dan pemda setempat. Hingga kini, tidak terlihat langkah nyata dari kepala desa maupun pemerintah daerah untuk menyediakan solusi konkret dalam penanganan sampah, baik berupa tempat pembuangan yang layak, sistem pengangkutan rutin, maupun edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga:  Sepi dan Tak Terurus, Pos UPPKB Balonggandu Karawang Diduga Ditinggal Petugas di Jam Kerja

Rendahnya kesadaran warga dalam membuang sampah pada tempatnya juga tak bisa dilepaskan dari minimnya peran pemerintah. Tanpa fasilitas dan kebijakan yang jelas, masyarakat dibiarkan berjalan sendiri tanpa arah. Akibatnya, lingkungan rusak, jalan kotor, dan Tarumajaya kembali tercoreng oleh masalah klasik yang tak kunjung diselesaikan.

Lebih parah lagi, Dinas Lingkungan Hidup dinilai gagal menjalankan fungsinya. Sampah yang menumpuk di area strategis, tepat di jantung pemerintahan kecamatan, menjadi bukti lemahnya pengawasan dan penanganan. Jika kondisi di depan kantor kecamatan saja dibiarkan, publik patut bertanya: sejauh mana keseriusan pemerintah dalam menjaga lingkungan?

Baca Juga:  Iran Memanas! Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Usai Ayahnya Tewas dalam Serangan

Sampah kini bukan hanya persoalan kebersihan, tetapi telah menjadi simbol buruknya tata kelola dan minimnya tanggung jawab. Warga Tarumajaya menunggu aksi nyata, bukan sekadar janji dan pembiaran.

Berita Terkait

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu
Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani
Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”
Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola
Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi
Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan
SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan
Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:38 WIB

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:37 WIB

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Senin, 8 Juni 2026 - 19:50 WIB

Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”

Senin, 8 Juni 2026 - 10:21 WIB

Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi

Berita Terbaru

Breaking News

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:37 WIB