Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Gabung imamdev PLUS Masuk
I+
Terkini
Advertisement
Bagikan:fXWTKadin Indonesia dan Yayasan Bambu Lingkungan Lestari Gelar Impact Investment Day untuk Dorong Keberlanjutan di Indonesia TimurKomentar: 0

Kadin Indonesia dan Yayasan Bambu Lingkungan Lestari Gelar Impact Investment Day untuk Dorong Keberlanjutan di Indonesia Timur

Teropong Rakyat, 29 Agustus 2024, 23:41 WIB · 2 menit baca
Huruf
Foto: Dokumentasi Teropong Rakyat

Jakarta, teropongrakyat.co | 29 Agustus 2024 – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, berkolaborasi dengan Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL), akan menggelar *Impact Investment Day (IID)* di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada 7-8 September 2024. Acara ini bertujuan mendorong inisiatif keberlanjutan dan restorasi lingkungan melalui keterlibatan para pelaku usaha, investor, dan filantropis dalam mendukung pengembangan ekosistem lokal.

Mengusung tema *”Championing Sustainable and Restorative Initiatives in Indonesia,”* IID merupakan bagian dari *Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024*. Acara ini dirancang sebagai platform untuk mempertemukan *impact drivers* seperti perusahaan sosial, komunitas, dan LSM dengan *impact enablers* seperti investor, donor, serta organisasi filantropi. Fokus utama IID adalah memperkuat kolaborasi di wilayah Indonesia Timur, yang memiliki potensi besar dalam keberlanjutan dan restorasi ekosistem.

Baca Juga:  Gudang Penimbunan Solar Subsidi di Cilincing Diduga Cemari Lingkungan, Aparat Diminta Bertindak Tegas

**Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan**

Bambang Brodjonegoro, Kepala Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Kadin Indonesia dan Dewan Pengarah IID, menjelaskan pentingnya mengubah cara pandang dunia usaha terkait keberlanjutan. “Melalui *Impact Investment Day*, kami mengajak pelaku usaha untuk melampaui sekadar kepatuhan terhadap standar ESG. Kami ingin mendorong inovasi yang menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan serta menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Monica Tanuhandaru, Chairperson YBLL, menambahkan bahwa pengalaman YBLL dalam mengembangkan bambu sebagai komoditas berkelanjutan sangat mempengaruhi pendekatan IID. “Kami fokus pada proyek yang memberdayakan potensi alam lokal, khususnya di NTT, serta mendukung pembangunan kapasitas masyarakat dan pasar produk ramah lingkungan,” jelas Monica.

**Sesi IID: Kolaborasi untuk Masa Depan**

IID 2024 menghadirkan berbagai sesi diskusi dan kolaborasi, termasuk *IID Talk* yang akan mendatangkan pemimpin pemikiran seperti Boon Heong Ng (CEO Temasek Foundation) dan Dr. Joko Tri Haryanto (Direktur BPDLH). Sementara itu, sesi *IID Learn* menawarkan kesempatan belajar langsung mengenai pengembangan inisiatif berbasis dampak, dipandu oleh *Leverate Group* dan *Impact Investment Exchange*.

Baca Juga:  Ketua Umum AKPERSI Kunjungi Presiden RI Ke-7 Joko Widodo, Bahas Persiapan Rakernas dan UKW Akbar se-Indonesia

Sesi lain yang menarik perhatian adalah *IID Pitch and Matchmaking*, di mana inisiator terpilih akan dipasangkan dengan investor potensial. Beberapa peserta yang ikut berpartisipasi termasuk *BambooCoop, EcoNusa Foundation, Javara*, dan pengusaha dampak dari program *Bangun Wirausaha Perempuan Berdaya* oleh *Angin Foundation*.

Acara ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di wilayah Indonesia Timur dan memperluas jaringan kolaborasi antara sektor bisnis dan filantropi.
(Shansan)

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain