Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTJalur Tengkorak: Kemacetan Parah Kembali Terjadi di Jalan Raya Cakung-CilincingKomentar: 0

Jalur Tengkorak: Kemacetan Parah Kembali Terjadi di Jalan Raya Cakung-Cilincing

Teropong Rakyat, 29 April 2025, 17:50 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Jakarta Timur, Teropongrakyat.co – Kemacetan parah kembali terjadi di Jalan Raya Cakung-Cilincing, Jakarta Timur, pada Jumat (29/04/2025). Penyebab utama kemacetan ini adalah antrean panjang mobil kontainer yang hendak menuju lokasi penimbunan di sejumlah depo sepanjang jalur tersebut. Selasa, (29/4/2025). Ji

Petugas Pos Polisi Lalu Lintas Polsek Cakung bersama satuan lainnya tampak bekerja ekstra keras untuk mengatur arus kendaraan berat, baik yang masuk maupun keluar dari depo-depo kontainer di kawasan tersebut.

Kemacetan yang terjadi di Jalan Cakung-Cilincing hingga Tanjung Priok berdampak pada arus lalu lintas di jalan-jalan sekitar. Akibatnya, aktivitas ekonomi masyarakat pengguna jalan pun terganggu.

Baca Juga:  Semangat 1 Muharam, PSM Jawa Barat Siap Melangkah dengan Kepengurusan Baru

Kegiatan bongkar muat peti kemas yang tak terkoordinasi dengan baik serta fasilitas yang minim di depo-depo kontainer menjadi salah satu penyebab utama kemacetan. Kondisi ini dinilai sangat merugikan masyarakat serta para pemangku kepentingan lainnya.

“Pemerintah bersama Asosiasi Pengusaha Truk Petikemas Indonesia (Aptrindo, KOPABA) harus duduk bersama dan mencari solusi terbaik mengatasi masalah kemacetan ini,” ujar Damhuri, warga Jakarta Timur yang kerap melintasi Jalan Raya Cakung-Cilincing.

Baca Juga:  Dugaan Perselingkuhan Sesama Dokter di Dhamasraya, Pelaku Sembunyi Atau Disembunyikan?

Ia menegaskan bahwa pemerintah harus menindak tegas depo-depo yang tidak memiliki fasilitas memadai, termasuk kantong parkir. “Hampir tiap hari macet, dari Senin sampai Jumat. Penimbunan peti kemas yang alatnya kurang, fasilitasnya minim, dan tidak ada ruang parkir yang memadai harus segera dibenahi,” tegasnya.

“Pemerintah harus tegas terhadap depo yang tidak profesional,” tutup Damhuri.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain