Istana Respons Menteri PU Soal Anggaran IKN Diblokir

- Jurnalis

Sabtu, 8 Februari 2025 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan IKN Masih Berlanjut

Pembangunan IKN Masih Berlanjut

JAKARTA, Teropongrakyat.co – Istana Kepresidenan menanggapi pernyataan Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, yang menyebut anggaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) diblokir dan tidak memiliki dana. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menegaskan bahwa pemblokiran anggaran bukan berarti tidak ada dana. Sabtu, (08/02/2025).

“Anggaran pembangunan IKN itu ada yang di Kementerian PU, ada yang di Otorita IKN,” ujar Hasan dalam konferensi pers di Gedung Kwarnas, Jakarta, Jumat (7/2).

Hasan juga memastikan bahwa pembangunan IKN tetap berjalan sesuai rencana dengan dana yang cukup besar. “Masih jalan kan. Itu kan Rp 48 triliun dalam 5 tahun, itu kan enggak kecil,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa komitmen pemerintah dalam melanjutkan pembangunan IKN sudah ditegaskan dalam berbagai kesempatan. “Kan IKN jalan terus. Komitmennya baru beberapa hari yang lalu sih teman-teman juga meliput kan. Ada konferensi pers dari Menko Infrastruktur, ada Kepala Otorita IKN, ada Menteri PU,” katanya.

Baca Juga:  Ketua Kwarcab Jakut Hadir Pelantikan Mabigus dan Gugus Depan YPI Alkhairiyah

Presiden Prabowo Tetap Berkomitmen

Hasan juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap berkomitmen melanjutkan proyek IKN. “Yang jelas komitmen dari Presiden kan beberapa hari lalu sudah disampaikan oleh Menko Infrastruktur. Bahwa, selama 5 tahun ke depan, Presiden punya komitmen untuk meneruskan pembangunan IKN dengan biaya yang sudah disebutkan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pihak swasta nantinya juga akan dilibatkan dalam proses pembangunan IKN.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), juga memastikan bahwa pembangunan IKN akan tetap berlanjut dengan anggaran yang sudah dialokasikan secara bertahap.

“Terkait dengan IKN, ini juga sudah dipastikan akan dilanjutkan dan beliau sendiri juga sudah memastikan akan ada alokasi anggaran besaran kurang lebih Rp48,8 triliun 2025 hingga 2029 ini. Tentu nanti digunakan sesuai dengan pertahapan dan juga rencana yang telah ditetapkan sejak awal,” kata AHY pada Senin (3/2).

Setelah merampungkan pembangunan Istana Negara dan Istana Garuda, pemerintah kini mengalihkan fokus pada pembangunan kawasan dan fasilitas legislatif serta yudikatif. “Jadi ada beberapa penyesuaian yang mesti membutuhkan waktu tentunya, mudah-mudahan tidak lama lagi bisa difinalisasi dan tentunya setelah itu bisa segera dibangun,” ujar AHY.

Baca Juga:  Evakuasi Longsor Tambang Tulobalo: Basarnas Terus Berjuang di Tengah Cuaca Ekstrem

Pernyataan Menteri PU

Sebelumnya, Menteri PU, Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa anggaran kementeriannya untuk proyek IKN saat ini diblokir. Pernyataan ini ia sampaikan usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI pada Kamis (6/2).

“IKN kayaknya belum ada (progres) sih. Makanya saya bilang, anggaran itu kan diblokir semua. Progres gimana sih? Anggarannya enggak ada (kok ditanya) progres,” ujar Dody.

Bahkan, ia sempat berkelakar bahwa anggaran yang ada hanya cukup untuk membeli makan siang. “Progresnya, buat beli makan siang Pak Menteri, itu progresnya,” kata Dody.

Pernyataan ini pun memicu respons dari Istana yang menegaskan bahwa proyek pembangunan IKN tetap berjalan sesuai rencana dengan alokasi anggaran yang sudah dipersiapkan.

 

Berita Terkait

Wanita Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Lampu Merah Jalan Letjen Suprapto Senen Jakarta pusat.
Warga Sukapura Tolak Pembangunan Dapur MBG di Tengah Permukiman, Hasil Voting Menangkan Penolakan
Aktivitas Bongkar Muat Dihentikan, Oknum Kades Bungursari Diduga Lontarkan Permintaan Fantastis
Belum Ada Papan PBG, Publik Pertanyakan Kepatuhan Administrasi MMT Padel
Mediasi Kasus Dugaan Pelecehan di SDIT Juara Tuai Kritik dari Pendamping Korban
Tower Provider Berdiri di Permukiman Padat Rawa Buaya, Pejabat Terkait Bungkam
PT Abipraya Klarifikasi Keluhan Warga Cilincing, Sebut Kali Sedang Dinormalisasi dan Pipa PDAM Dalam Perbaikan
Sidang Sengketa Lahan Sherwood Berlanjut, Ahli Waris Makawi Serahkan Deretan Bukti Tambahan

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:57 WIB

Wanita Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Lampu Merah Jalan Letjen Suprapto Senen Jakarta pusat.

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:41 WIB

Warga Sukapura Tolak Pembangunan Dapur MBG di Tengah Permukiman, Hasil Voting Menangkan Penolakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:01 WIB

Aktivitas Bongkar Muat Dihentikan, Oknum Kades Bungursari Diduga Lontarkan Permintaan Fantastis

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:38 WIB

Belum Ada Papan PBG, Publik Pertanyakan Kepatuhan Administrasi MMT Padel

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:34 WIB

Mediasi Kasus Dugaan Pelecehan di SDIT Juara Tuai Kritik dari Pendamping Korban

Berita Terbaru