DPP HMTN MP Laksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara Ter Integrasi di Sukabumi, Target Seluas 400 Hektar

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi, teropongrakyat.co –  Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (DPP HMTN MP) melakukan kunjungan bersama tim di Desa Bojong Kerta Kecamatan Warung Kiara Sukabumi Kabupaten Jawa Barat.

“Pemberdayaan masyarakat tani terintegrasi adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan masyarakat tani melalui pendekatan yang holistik dan terintegrasi,” Ucap Ketua Umum DPP HMTN MP Asril Naska di Desa Bojong Warung Kiara Sukabumi, Selasa (13/1/2025) yang di dampingi tim DPP HMTN MP.

Disebutkannya, program pemberdayaan masyarakat Tani Nusantara Ter Integrasi ini manfaatnya sangat banyak sekali buat kemajuan petani itu sendiri. DPP HMTN MP di sini hanya sebagai pembimbing dan fasilitator bagi petani itu sendiri.

“Hari ini dan kedepannya kita masih menggarap sebanyak 2 hektar jagung hyibrida lagi, kita sempat berbincang dengan pimpinan kelompok Tani di sana agar dalam beberapa minggu kedepan mereka sudah bisa menggarap sebanyak 100 hektar lagi jagung hyibrida tadi, namun yang jelas target kita bagaimana tanaman jagung hyibrida ini bisa mencapai target 400 hektar,” tambah Asril Naska.

Disebutkannya, tadi kita bersama tim dan kelompok Tani melakukan penyemprotan lahan tanah jagung hyibrida tersebut dengan memakai produk pupuk Tani HMTN MP sendiri. Dan, dalam minggu depan Ketua Umum DPP HMTN MP akan datang kembali ke Sukabumi untuk melihat hasil penyemprotan lahan jagung hyibrida tersebut.

Baca Juga:  Sederet Prestasi Kapolda Papua Mathius D Fakhiri hingga Dapat Kenaikan Pangkat Jadi Komjen

Disebutkannya, kegiatan ini merupakan simbol dari sebuah gerakan untuk menghidupkan kembali semangat bertani masyarakat dengan pendekatan modern dengan mengingatkan desa sebagai pilar bangsa sekaligus menjelaskan bahwa kedaulatan pangan adalah cita cita yang tidak boleh berhenti begitu saja.

DPP HMTN MP merupakan sebuah organisasi dan himpunan dari sekian banyak organisasi dan himpunan di Indonesia ini mempunyai peran dan tanggung jawab untuk memajukan petani dan bangsa, dimana ini sangat sesuai dengan program Asca Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“Intinya HMTN MP ini akan menjadikan petani bukan sekedar penanam jagung semata, akan tetapi jadi aktor utama dan HMTN MP mendorong masyarakat desa agar lebih mandiri dan berdaya saing lagi,” tambah Asril.

Disebutkannya, DPP HMTN MP sesuai dengan mottonya, bangun desa, bangun tani dan bangun bangsa kita akan benar benar untuk memberdayakan petani dengan Pendidikan dan Pelatihan, menyediakan akses teknologi pertanian modern, seperti irigasi, traktor, dan alat panen, membantu masyarakat tani membentuk kelompok tani yang kuat dan efektif, membantu masyarakat tani memasarkan produknya melalui pasar yang lebih luas, membentuk kemitraan dengan perusahaan, pemerintah, dan lembaga lainnya untuk meningkatkan akses ke sumber daya dan pasar.

Baca Juga:  Pelantikan LKGH DPD Bone, Ketua Srikandi, Nurhayati : Siap Kawal Perempuan Bone Perjuangkan Haknya

“Kemudian kita, membantu masyarakat tani mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan, membantu masyarakat tani membangun infrastruktur pertanian yang memadai, membantu masyarakat tani mengakses keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” tambah Asril Naska.

Sementara itu Ketua DPK Kelompok Tani Remon Desa Bojong Kecamatan Warung Kiara Sukabumi sangat bersyukur sekali kerjasama dengan DPP HMTN MP ini, sebab dengan bimbingan dan arahan dari DPP HMTN MP ini masyarakat Tani di sini sangat terbantu sekali.

“Banyak sekali pelajaran dan ilmu pengetahuan yang kami dapatkan dalam penanaman jagung hybrida ini, misalnya bagaimana cara penanam jagung yang baik, dan pupuk yang bagus, dan tanah yang bisa untuk digarap, dan kita juga bisa tahu bagaimana hak hak seorang petani, sebab selama ini kita tidak tahu hukum dan kita sudah tertipu oleh para tengkulak tengkulak, “tambah Remon.

Penulis. Afril

Berita Terkait

Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU
Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan
Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum
IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia
TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam
Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang
Warga Gaza Tetap Laksanakan Salat Idul Adha di Tengah Reruntuhan, Tanpa Kurban Akibat Konflik
Cahaya Manthovani Bawa Warna Baru di Industri Event Indonesia

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 08:54 WIB

Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:57 WIB

Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:36 WIB

IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WIB

TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:58 WIB

Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang

Berita Terbaru

Breaking News

Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU

Senin, 1 Jun 2026 - 08:54 WIB