Bekasi -(teropongrakyat.co), 16 April 2026. PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP Tollways), selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas Cibitung Cilincing (JTCC), menyatakan dukungannya terhadap rencana uji coba pemasangan penghalang sampah sungai (river trash barrier) yang diselenggarakan oleh PT Wasteforchange Alam Indonesia (Waste4Change), bekerja sama dengan The Ocean Cleanup. DLH Kabupaten Bekasi, BBWS Ciliwung Cisadane, dan PDAM Tirta Bhagasasi.
Waste4Change sudah melakukan ujicoba selama 6 (enam) bulan, mulai dari September 2025 hingga Februan 2026, dan selama masa ujicoba tersebut PT CTP Tollways selalu memantau dan rutin melakukan monitoring di lokasi, yaitu di anak-anak Sungai Cikarang-Bekasi-Laut (CBL). Dukungan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap pelestarian ekosistem air di sekitar area operasional jalan tol
Direktur Utama PT CTP Tollways, Derry Febrian Putra, menegaskan bahwa perusahaan mendukung penuh inisiatif kegiatan lingkungan ini dengan memperhatikan aspek keamanan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama
“Pada prinsipnya kami mendukung pelaksanaan uji coba ini. Namun, mengingat lokasi kegiatan berada pada area sungai yang melintas di bawah konstruksi toi milik PT CTP Tollways, seluruh kegiatan wajib menjamin keamanan struktur jalan tol, akses operasional, serta pemeliharaan infrastruktur kami,” ujar beliau.
Berdasarkan koordinasi lanjutan, PT CTP Tollways juga telah memberikan tanggapan positif terhadap rencana peningkatan status kegiatan dari uji coba menjadi operasional penuh (full operation) di masa mendatang, khususnya di titik Kali Jambe. PT CTP Tollways akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi berkala selama masa uji coba berlangsung untuk memastikan bahwa inovasi pembersihan sungai ini dapat berjalan baik dan berdampak positif bagi lingkungan serta tetap memperhatikan kelancaran operasional jalan tol.
“PT CTP Tollways berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pengendalian sampah sungai di wilayah CB, tanpa mengesampingkan standar keselamatan teknis jalan toi yang berlaku,” tutup beliau.
























































