BPOM Hadir Dalam Cosmetic Toll Manufacturer Expo 2024

- Jurnalis

Selasa, 17 September 2024 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co – BPOM kembali mendorong perkembangan industri kosmetik di tanah air dengan menyelenggarakan “Cosmetic Toll Manufacturer Expo 2024”. Acara yang mengusung tema “Creating the Art of Beauty and Health” ini berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 13-15 September 2024. Expo ini menghadirkan sekitar 39 peserta, termasuk industri kosmetik yang memenuhi syarat kontrak produksi dan merek kosmetik lokal terkenal.

Dalam sambutannya pada acara pembukaan Jumat (13/9/2024), Kepala BPOM Taruna Irkar menjelaskan pentingnya acara ini. “Perusahaan UMKM mempunyai hal penting untuk menopang kehidupan ekonomi nasional,” ujar Taruna Ikrar. “BPOM telah memberikan sebuah fasilitas kepada UMKM untuk membuka, memproduksi kosmetik tidak harus dengan pabriknya sendiri. Bisa dengan kontrak dengan perusahaan-perusahaan yang telah ada, tapi memakai merek sendiri,” lanjutnya.

Kepala BPOM menambahkan bahwa banyak pemilik merek kosmetik berlomba-lomba mendapatkan izin edar dengan menjalin kontrak produksi (toll manufacture) dengan industri kosmetik yang telah terbukti memenuhi standar dan memiliki rekam jejak pengawasan yang baik. Data BPOM menunjukkan bahwa saat ini jumlah badan usaha pemilik notifikasi (BUPN) kosmetik mencapai 1.904 pelaku usaha atau sekitar lebih dari 50% dari total pemilik izin edar kosmetik.

Baca Juga:  Hadiri Peremajaan Ketua RT 04 RW 08 Kelurahan Utan Panjang, Kapolsek Kemayoran beri Pesan Begini

Senada dengan pernyataan Kepala BPOM, CEO Martha Tilaar Kilala Tilaar menyebutkan bahwa 5 tahun terakhir perkembangan bisnis personal care dan beauty di Indonesia begitu pesat. Hal ini ditopang oleh beberapa faktor, salah satunya BPOM yang mendukung pengembangan UMKM dan produk kosmetik lokal. Namun, masih ada satu permasalahan yang perlu dicari jalan keluarnya, yaitu ketergantungan akan bahan baku impor.

Ungkapan terima kasih kepada BPOM disampaikan oleh owner produk kosmetik Whitelab Jessica Lin. “Sebagai pelaku yang masih toll manufacture, aku sangat terbantu sekali karena aku awalnya UMKM juga. Dengan modal yang terbatas, untuk membuat pabrik itu sangat sulit,” tuturnya. Dengan adanya sistem toll manufacture, ia dapat fokus terhadap pengembangan dan promosi produknya dengan tetap mengutamakan pemenuhan persyaratan dan ketentuan dari BPOM.

Selama tiga hari pelaksanaan, Cosmetic Toll Manufacturer Expo 2024 menawarkan berbagai kegiatan yang mendidik dan memberi wawasan tentang kontrak produksi kosmetik. Pengunjung dapat mengikuti beragam topik dalam sesi Talkshow/Insight Forum/Meet the Expert. Materi yang disajikan meliputi tips memulai, menjalankan, dan mengembangkan usaha kontrak produksi kosmetik, inovasi produk dan teknologi terkini, serta strategi pemasaran kosmetik di era digital.

Baca Juga:  Film Horor “Waru” Tayang 12 Februari 2026, Angkat Teror Pesugihan dan Kutukan Pohon Keramat

Acara ini juga menyediakan sesi khusus untuk entrepreneur dan calon entrepreneur untuk berkomunikasi langsung dengan industri kosmetik dalam sesi Expo Cosmetic Toll Manufacturer. Selain itu, sesi business matching memberikan kesempatan bagi calon pembeli untuk menjajaki potensi kerja sama dengan industri kosmetik penerima kontrak.

BPOM juga menghadirkan layanan konsultasi dalam sesi One Stop Public Service for Cosmetic, yang meliputi sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB), rekomendasi notifikasi kosmetik, dan perizinan kosmetik. Pengunjung juga dapat menemukan berbagai produk kosmetik lokal dengan penawaran diskon menarik.

Acara pembukaan Cosmetic Toll Manufacturer Expo 2024 dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan kementerian dan lembaga terkait, asosiasi pelaku usaha, profesional kesehatan, akademisi, komunitas bisnis, influencer kecantikan, asosiasi masyarakat, dan media. Kemitraan strategis BPOM dengan berbagai pemangku kepentingan ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas dan pengawasan usaha kontrak produksi kosmetik di Indonesia. (JO3)

Berita Terkait

Anggota DPRD Kota Batu Desak Kasus Dugaan Pungli dan Jual Beli Lapak PKL Alun-Alun, H. Khamim Tohari: Usut Tuntas
Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU Loji Sukabumi, Aktivitas Pengisian Puluhan Jeriken Disorot
Ojol Baru WHUUSH Resmi Hadir di Jakarta, Usung Semangat “Dari Anak Bangsa untuk Bangsa”
Kasus Pekerja Kebersihan dan Guru di SDIT Juara Diselesaikan Damai, Publik Pertanyakan Sanksi
Pedagang Pasar Bantar Gebang Desak Wali Kota Bekasi Tindak Tegas PT Javana Arta Perkasa
Ahli Waris Makawi Datangi Badan Pengawasan MA, Pertanyakan Kejelasan Sita Jaminan
Tokoh Masyarakat Kalijodo Soroti Pemecatan Ketua RW 001 Pejagalan oleh Lurah
Rahmad Sukendar Soroti Kesejahteraan Pegawai Kejaksaan di Tengah Setoran Rp10,2 Triliun Satgas PKH

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:07 WIB

Anggota DPRD Kota Batu Desak Kasus Dugaan Pungli dan Jual Beli Lapak PKL Alun-Alun, H. Khamim Tohari: Usut Tuntas

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:53 WIB

Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU Loji Sukabumi, Aktivitas Pengisian Puluhan Jeriken Disorot

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:07 WIB

Ojol Baru WHUUSH Resmi Hadir di Jakarta, Usung Semangat “Dari Anak Bangsa untuk Bangsa”

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:21 WIB

Kasus Pekerja Kebersihan dan Guru di SDIT Juara Diselesaikan Damai, Publik Pertanyakan Sanksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:07 WIB

Pedagang Pasar Bantar Gebang Desak Wali Kota Bekasi Tindak Tegas PT Javana Arta Perkasa

Berita Terbaru