Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTAksi Solidaritas untuk Vanessa Digelar di Mabes Polri, Desak Penangguhan Penahanan dan Gelar Perkara KhususKomentar: 0

Aksi Solidaritas untuk Vanessa Digelar di Mabes Polri, Desak Penangguhan Penahanan dan Gelar Perkara Khusus

Teropong Rakyat, 1 April 2026, 17:13 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Jakarta,.Teropongrakyat co – Sejumlah massa yang tergabung dalam Aktivisme JUSTICE dari Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN), bersama keluarga, pemerhati kasus, dan tim kuasa hukum Bhayangkari Vanessa, menggelar aksi damai di depan Gedung Baharkam Mabes Polri, Rabu (1/4/2026) pukul 11.00 WIB.

Dalam pernyataan resminya, pihak penyelenggara menegaskan bahwa aksi tersebut bukan bertujuan merendahkan institusi Polri, melainkan sebagai bentuk penyampaian aspirasi demi menuntut keadilan.

“Kami hadir bukan untuk menciptakan keributan, tetapi sebagai warga negara yang memiliki hak menyampaikan pendapat. Kami juga bagian dari keluarga Bhayangkari yang menyaksikan langsung penderitaan Ibu Vanessa,” ujar perwakilan massa dalam rilisnya.

Massa aksi menyoroti kondisi keluarga Vanessa yang dinilai memprihatinkan. Anak-anaknya disebut terus menangis mencari ibunya, sementara sang nenek yang telah berusia 65 tahun harus merawat cucu-cucunya seorang diri.

Baca Juga:  Saksi Kunci Minta BAP Korban Diperiksa Ulang, Soroti Dua TKP dalam Perkara Khoirul Fattah Aziz dkk

“Ibundanya Vanessa terus berjuang demi keadilan bagi anaknya,” lanjut pernyataan tersebut.

Selain itu, massa juga menyinggung dugaan keterlibatan oknum perwira aktif Polri dalam kasus tersebut. Disebutkan bahwa suami Vanessa yang berpangkat Komisaris Besar (Kombes) diduga menjadi pelapor, sementara anak di bawah umur disebut menjadi korban dari konflik yang terjadi.

Di tengah aksi, Ketua Umum BPIKPNPA RI,Tubagus Rahmad Sukendar, turut hadir dan melakukan komunikasi langsung dengan pihak Bareskrim Mabes Polri. Ia difasilitasi pihak Internal Polri untuk bertemu dengan jajaran Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), termasuk direktur, kasubdit, kanit, serta penyidik yang menangani perkara tersebut.

Baca Juga:  Peserta Aksi Unjuk Rasa Sempat Tertahan, Akhirnya Diizinkan Lanjut ke Depan Gedung DPR-MPR

Dalam pertemuan itu, Rahmad Sukendar selaku kuasa hukum Vanessa menyampaikan sejumlah permohonan penting, di antaranya penangguhan penahanan terhadap Vanessa, pelaksanaan gelar perkara khusus, serta pendampingan terhadap anak yang terdampak.

“Permohonan kami agar Bareskrim, khususnya Direktorat PPA, dapat mempertimbangkan penangguhan penahanan Vanessa dan segera menggelar perkara khusus. Kami juga meminta adanya pendampingan terhadap anak,” ujar Rahmad Sukendar Rabu (1/3/26).

Aksi ini berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian, sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang berharap adanya kejelasan dan keadilan dalam penanganan kasus tersebut.**

Lihat Hukum Selengkapnya→
Artikel Terkait Hukum
Breaking NewsKanal lain
TNI – PolriKanal lain