PT Abipraya Klarifikasi Keluhan Warga Cilincing, Sebut Kali Sedang Dinormalisasi dan Pipa PDAM Dalam Perbaikan

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co – Keluhan warga Jalan Rumah Si Pitung RT 01, RT 02 RW 07, Cilincing, Jakarta Utara, terkait dugaan terputusnya kali anakan Blencong akibat proyek pembangunan Rusun Marunda akhirnya mendapat tanggapan dari pihak pelaksana proyek.

Diketahui proyek pembangunan tersebut dikerjakan oleh PT Abipraya. Dalam konfirmasi kepada redaksi Teropongrakyat.co pada Selasa, 12 Mei 2026, pihak engineering proyek menjelaskan bahwa kondisi kali saat ini bukan ditutup permanen, melainkan sedang dilakukan pengerukan sedimen untuk normalisasi aliran air.

“Ini sedang dalam pengurukan sedimen biar aliran air lancar dan pipa PDAM yang kemarin bermasalah sudah sedang dibenerin juga,” ujar Jon Asibi selaku engineering di proyek Rusun Marunda.

Baca Juga:  Pembangunan Jaya Ancol Raih Penghargaan CSA Awards 2024

Menurut pihak proyek, pengerjaan tersebut nantinya juga akan disertai pembangunan tanggul agar aliran air lebih tertata dan tidak menimbulkan genangan di lingkungan warga sekitar.

Sebelumnya warga sempat resah lantaran aliran air di kali terlihat tertutup material tanah dan lumpur sehingga dikhawatirkan memperparah banjir rob di kawasan pesisir Cilincing. Warga juga menyoroti pembabatan pohon mangrove yang dinilai merusak ekosistem pesisir di wilayah Marunda.

Selain persoalan kali, masyarakat juga mengeluhkan matinya aliran air bersih PAM sejak beberapa hari terakhir. Warga menduga pipa PDAM mengalami kerusakan akibat aktivitas alat berat proyek.

Baca Juga:  Satpam BRI KC Cilegon, Panduan Efisiensi untuk Layanan Lebih Cepat

Kini pihak proyek memastikan pipa yang rusak sudah dalam tahap penanganan agar distribusi air bersih kembali normal dan warga dapat kembali menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Meski demikian, warga berharap pihak kontraktor maupun Pemerintah Daerah DKI Jakarta tetap terbuka terhadap pengawasan masyarakat serta lebih memperhatikan dampak lingkungan dan sosial selama pembangunan berlangsung, terutama karena kawasan Marunda dan Cilincing merupakan daerah rawan rob dan padat permukiman warga pesisir.

Berita Terkait

DLH Tindak 4 Perusahaan Terkait TPS Ilegal Cilincing, Tapi Gunungan Sampah Masih Jadi Pertanyaan Besar
Hampir 3 Bulan Tak Ada Kejelasan, LP Nomor 205/2026 di Polsek Kelapa Dua Diduga Mangkrak
Peringati HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenag Banten Gelar Zdikir, Do’a Kebangsaan
Dikenal Paling Gacor di 2026, Worldspin77 Bagikan Hadiah Ratusan Juta Setiap Minggu
Ricuh Saat Penyampaian Aspirasi Pedagang Pasar Permai, Pengelola Pasar Diduga Tunjukkan Sikap Arogan
Kapolres Tapin Dilaporkan ke Propam Mabes Polri, Kuasa Hukum Kodirin Soroti Pernyataan soal SNI
Pedagang Pasar Permai Resah Diminta Kosongkan Lapak, Wacana Pembangunan Sekolah Dipertanyakan
Dugaan Penyiksaan Saat Pemeriksaan, Khodirin Laporkan Eks Kasat Reskrim Polres Tapin

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:25 WIB

DLH Tindak 4 Perusahaan Terkait TPS Ilegal Cilincing, Tapi Gunungan Sampah Masih Jadi Pertanyaan Besar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Hampir 3 Bulan Tak Ada Kejelasan, LP Nomor 205/2026 di Polsek Kelapa Dua Diduga Mangkrak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Peringati HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenag Banten Gelar Zdikir, Do’a Kebangsaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Dikenal Paling Gacor di 2026, Worldspin77 Bagikan Hadiah Ratusan Juta Setiap Minggu

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ricuh Saat Penyampaian Aspirasi Pedagang Pasar Permai, Pengelola Pasar Diduga Tunjukkan Sikap Arogan

Berita Terbaru