Malang | Teropongrakyat.co – Kawasan Lapangan Lumba-Lumba Talok mendadak ramai oleh kehadiran 200 peserta pada Sabtu (25/4/2026). Mereka merupakan para relawan dari empat Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang mengikuti kegiatan tes kebugaran jasmani yang diselenggarakan oleh Puskesmas Turen.
Pemilihan lokasi ini dinilai tepat karena menyediakan ruang terbuka yang luas dan representatif untuk pelaksanaan uji fisik secara optimal. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini turut dihadiri oleh para kepala SPPG, yakni Febriantoni, S.Pi. (SPPG Pagedangan 1), Sari Dwi Rhomadani, S.ST. (SPPG Pagedangan 2), Pamungkas Hutapea, S.T. (SPPG Pagedangan 3), Khairani Putri Ginting, S.E. (SPPG Sedayu), serta perwakilan dari Puskesmas Turen, Ibu Nofita dan Ibu Nila.

Rangkaian Kegiatan
Kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti seluruh peserta. Suasana penuh semangat terlihat saat para relawan melakukan gerakan pemanasan secara massal di tengah lapangan, sekaligus mempererat kebersamaan.
Selanjutnya, peserta menjalani tes inti berupa lari atau jalan cepat sejauh 1,6 kilometer dengan rute mengelilingi area lapangan. Tes ini bertujuan mengukur daya tahan jantung dan paru-paru para relawan.
Selama pelaksanaan, tim medis dari Puskesmas Turen mencatat waktu tempuh masing-masing peserta. Data tersebut kemudian digunakan untuk menentukan kategori tingkat kebugaran setiap individu.
Sinergi Empat SPPG
Kegiatan ini diikuti oleh relawan dari empat unit SPPG, yaitu:
– SPPG Malang Turen Pagedangan 1
– SPPG Malang Turen Pagedangan 2
– SPPG Malang Turen Pagedangan 3
– SPPG Malang Turen Sedayu
Kebersamaan antarunit terlihat jelas, terutama saat sesi foto bersama yang melibatkan seluruh relawan dan pihak Puskesmas Turen.
Acara kemudian ditutup dengan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak.
Bu Nila Rully selaku pihak Puskesmas Turen menegaskan bahwa “Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi memiliki peran penting di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kondisi fisik yang prima menjadi modal utama bagi para relawan dalam menjalankan tugasnya”
Dengan kebugaran yang terjaga, relawan diharapkan mampu bekerja lebih sigap, lincah, dan maksimal dalam memberikan pelayanan gizi kepada masyarakat. Semangat yang ditunjukkan oleh 200 relawan dalam kegiatan ini menjadi indikator kesiapan mereka untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi para penerima manfaat.

























































