Kota Pasuruan | Teropongrakyat.co – Di setiap 10 malam terakhir pada bulan Romadhon, warga LDII di seluruh Indonesia selalu melaksanakan ibadah itikaf bersama di masjid masing-masing mulai dari tingkat Pimpinan Pusat hingga ke Pimpinan Anak Cabangnya yang berada di Desa dan Kelurahan.
Hal ini juga dilaksanakan oleh warga LDII di Kota Pasuruan khususnya warga LDII Anak Cabang Kelurahan Krampyangan. Jum’at (13/03/2026).
Adapun yang menjadi sorotan awak media pada warga jamaah LDII Anak Cabang Krampyangan pada itikaf di setiap malamnya adalah kehadiran para Remaja Masjidnya baik remaja putra maupun putri yang rajin dan aktif datang ke masjid LDII Baitul Muhajirin Krampyangan untuk melaksanakan ibadah itikaf dengan khusyuk didalamnya.
Mereka datang dengan penuh semangat setiap malamnya, tanpa memilih malam ganjil atau malam genap karena ajaran para ustadz atau mubalighnya bahwa di setiap malam di 10 malam yang akhir di bulan Romadhon adalah malam yang penuh rohmat, pengampunan dan berkah. Sehingga para remaja masjid LDII yang datang itikaf di malam genap ini pun mereka tetap semangat melaksanakan ibadah, ada yang memanjatkan do’a, sholat sunnah atau membaca Qur’an dengan khusyuk dan penuh khidmat.
Menurut Fadjar Eka Putra, S.H. selaku ketua Remaja Masjid LDII Kota Pasuruan menyatakan bahwa para remaja ini semua sudah di didik sejak masih usia anak-anak tentang pentingnya ibadah itikaf.
“Mereka sejak kecil mulai dari bayi sampe remaja sudah diajak oleh orang tuanya beribadah itikaf di masjid mulai habis sholat tarawih sampai subuh. Dan mereka saat masih usia SD sudah diberi wawasan oleh para ustadz dan ustadzahnya tentang pentingnya ibadah itikaf di 10 malam terakhir penuh di bulan Romadhon, jadi akhirnya para remaja ini sadar betul untuk hadir dan itikaf di dalam masjid dengan penuh semangat dan khidmat,” Tutur Fadjar pada awak media.
Selanjutnya menurut Daryl Romadhon selaku Humas Remaja Masjid LDII Krampyangan menuturkan bahwa setiap hari di masjid LDII Baitul Muhajirin Krampyangan ini selalu disiapkan makan sahur bersama untuk para warga jamaah yang itikaf selama 10 hari.
(Yudis)























































