Yohanes Oci : Mendagri Harus Evaluasi Total Pemda Ngada

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTT. Teropongrakyat. Co- Tragedi meninggalnya seorang siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang diduga mengakhiri hidupnya sendiri, memantik keprihatinan luas sekaligus sorotan tajam terhadap kinerja pemerintah daerah.

Peristiwa ini dinilai bukan sekadar persoalan individual, melainkan cermin rapuhnya sistem perlindungan anak dan layanan dasar di tingkat lokal.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Politik dan Pemerintahan Indonesia (Puspolrindo), Yohanes Oci, mengatakan Kementerian Dalam Negeri perlu segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Pemerintah Kabupaten Ngada sesuai fungsi pembinaan dan pengawasan pemerintahan daerah.

Baca Juga:  Dari Benoa, Menuju Dunia: Bali Benoa Marina Siap Menjadi Ikon Pariwisata Maritim Indonesia

“Kemendagri memiliki mandat konstitusional untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemda. Jelas dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014 itu, tujuannya agar pelaksanaan otonomi itu benar nyata dan bertanggungjawab,” ujar Yohanes Oci (06/02/2026)

Ia menekankan evaluasi tidak boleh berhenti pada aspek administratif tetapi harus menyentuh kualitas kebijakan, koordinasi lintas sektor, serta kehadiran negara di sekolah dan desa.

Yohanes juga mendorong Gubernur NTT untuk menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap kabupaten/kota sebagaimana diatur dalam sistem pemerintahan daerah.

“Gubernur adalah wakil pemerintah pusat di daerah. Fungsi ini harus dijalankan secara aktif. Pembinaan dan pengawasan perlu dipastikan menyentuh isu-isu krusial seperti pendidikan dasar, kesejahteraan keluarga, dan perlindungan anak,” tegasnya.

Baca Juga:  Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Menyelenggarakan Kegiatan Stakeholder Management Sebagai Wujud Apresiasi

Selain itu, Yohanes meminta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk tidak abai. Menurutnya, desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam deteksi dini persoalan sosial masyarakat.

“Kementerian Desa perlu memastikan program pembangunan dan pendampingan desa benar-benar menyentuh keluarga rentan. Aparat desa harus dibekali kapasitas untuk mengenali dan menangani persoalan sosial sejak dini,” katanya.

Berita Terkait

Ketua Umum Srikandi DPP PWDPI Rosita Gosi: Dana KUR Belum Sepenuhnya Berpihak pada UMKM, Administrasi yang Membebani Perlu Dibenahi
RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara
Disdagperin Bekasi Finalisasi Penertiban PKL Jl. Ir. H. Djuanda Hari Ini
Tokoh Adat Kampung Kelupang Desak Pemerintah Prioritaskan Air Bersih dan Perbaikan Jalan
Sekdis Disperindag Kota Bekasi Singgung Wacana Putus Kontrak Proyek Revitalisasi Pasar Bantargebang
Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia
Sekdis Disperindag Bekasi Romi Bantah Miliki MCK Pasar Bantargebang, Minta Klarifikasi Tak Dipublikasikan
Lahir Pancasila 2026: Rahmad Sukendar Minta Prabowo Fokus Benahi Ekonomi Rakyat

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:18 WIB

Ketua Umum Srikandi DPP PWDPI Rosita Gosi: Dana KUR Belum Sepenuhnya Berpihak pada UMKM, Administrasi yang Membebani Perlu Dibenahi

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:14 WIB

RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:08 WIB

Disdagperin Bekasi Finalisasi Penertiban PKL Jl. Ir. H. Djuanda Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:38 WIB

Tokoh Adat Kampung Kelupang Desak Pemerintah Prioritaskan Air Bersih dan Perbaikan Jalan

Senin, 8 Juni 2026 - 00:00 WIB

Sekdis Disperindag Kota Bekasi Singgung Wacana Putus Kontrak Proyek Revitalisasi Pasar Bantargebang

Berita Terbaru