Perkuat Iklim Akademik yang Aman dan Sehat, FEB UPN Veteran Jawa Timur Gelar Sosialisasi Layanan PPKBK bagi Dosen

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, teropongrakyat.co — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UPN Veteran Jawa Timur bekerja sama dengan Pusat Pencegahan dan Penanganan Kekerasan & Bimbingan Konseling (PPKBK) UPN Veteran Jawa Timur menyelenggarakan Sosialisasi Layanan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan serta Bimbingan Konseling bagi dosen, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam membangun lingkungan akademik yang aman, kondusif, dan berorientasi pada kesejahteraan sivitas akademika.

Sosialisasi ini diikuti oleh dosen FEB dan difokuskan pada peningkatan pemahaman mengenai peran strategis PPKBK sebagai unit layanan yang menangani berbagai persoalan non-akademik maupun akademik yang berdampak pada kesehatan psikologis dan keamanan warga kampus.

Tidak hanya membahas isu bimbingan konseling, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan dalam berbagai bentuk, baik kekerasan verbal, non-verbal, psikologis, maupun bentuk lainnya.

Dalam pemaparannya, tim PPKBK menjelaskan secara komprehensif mekanisme pelaporan apabila terjadi dugaan atau pengalaman kekerasan di lingkungan kampus. Dijabarkan pula alur penanganan kasus, mulai dari tahap penerimaan laporan, asesmen awal, pendampingan psikologis, hingga koordinasi dengan pihak terkait sesuai kebutuhan.

Baca Juga:  Bali Gapura Marina: Destinasi Impian Para Pelaut Dunia Kini Hadir di Bali

Selain itu, peserta juga memperoleh informasi mengenai fasilitas dan layanan yang dapat diakses oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa, sebagai bentuk perlindungan dan dukungan institusi.

Salah satu dosen FEB UPN Veteran Jawa Timur, Ardyan Wicaksana, ST., MM., menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan sosialisasi ini. Menurutnya, keberadaan PPKBK merupakan langkah penting dan strategis dalam menjaga kualitas iklim akademik.

“Saya menyambut baik kehadiran unit dan program PPKBK ini. Dengan adanya layanan yang jelas dan terstruktur, dosen, karyawan, maupun mahasiswa memiliki alternatif solusi ketika menghadapi berbagai persoalan, baik akademik maupun non-akademik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ardyan menekankan bahwa persoalan kekerasan di lingkungan kampus tidak boleh dianggap sepele dan harus ditangani secara serius serta profesional.

Baca Juga:  Terdakwa Zulkarnaen Tegaskan Budi Arie Tak Terima Dana Judi Online, FGMI : Itu Fakta Yang Sulit Dibantah

“Masalah kekerasan, sekecil apa pun, jika tidak ditangani dengan tepat dapat berdampak pada kenyamanan dan produktivitas sivitas akademika. Kehadiran PPKBK diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan membangun iklim akademik yang lebih kondusif dan positif,” tambahnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, FEB UPN Veteran Jawa Timur berharap seluruh dosen dapat berperan aktif sebagai agen pencegahan, sekaligus menjadi penghubung informasi bagi mahasiswa dan rekan kerja terkait keberadaan layanan PPKBK. Dengan sinergi antara fakultas dan unit layanan, diharapkan tercipta budaya kampus yang saling menghargai, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen UPN Veteran Jawa Timur dalam menghadirkan lingkungan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, keamanan, dan kesehatan mental seluruh sivitas akademika.

(MT. Ghifary)

Berita Terkait

Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kesejahteraan Jaksa: Ungkap Triliunan, Aparat Jangan Dibiarkan Terabaikan!”
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Melayani Arus Mudik Penumpang Kapal Laut 2026
Momentum Lebaran, Pengurus LDII Kota Pasuruan Pererat Tali Silaturahiim Dengan Wali Kota
Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%
Inovasi Jadi Kunci: SPSL Siapkan SDM Unggul Lewat Program SPRINT yang Berkelanjutan
Pemuda LDII Kabupaten Malang Berbagi 500 Takjil di Pakisaji, Perkuat Kepedulian Sosial Ramadan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 16:18 WIB

Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kesejahteraan Jaksa: Ungkap Triliunan, Aparat Jangan Dibiarkan Terabaikan!”

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Kamis, 2 April 2026 - 15:46 WIB

Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri

Senin, 30 Maret 2026 - 00:28 WIB

Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Melayani Arus Mudik Penumpang Kapal Laut 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:28 WIB

Momentum Lebaran, Pengurus LDII Kota Pasuruan Pererat Tali Silaturahiim Dengan Wali Kota

Berita Terbaru

POTRET - skandal pengelolaan aset Pemda DKI mengemuka, Pasar Jabon menjadi sorotan tajam lantaran tak setorkan PAD maupun retribusi pasar. (Foto: Teropongrakyat.co).

Pemerintahan

Pasar Jabon Salah Kelola, Jorok dan Bau

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:43 WIB

Breaking News

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:10 WIB

Breaking News

Sucikan Hati, Eratkan Persaudaraan: Pesan Kuat di Halal Bihalal PWJU

Jumat, 10 Apr 2026 - 15:58 WIB