Lampu Menyala Tapi Tak Berfungsi, Simpang Cilincing Jadi Ladang Bahaya

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co – Lampu lalu lintas di perempatan akses Marunda menuju Jalan Kebun Baru dan Jalan Cakung–Cilincing Raya, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, terpantau masih menyala, namun sama sekali tidak berfungsi sesuai aturan lalu lintas yang semestinya. Senin, (8/12/2025).

Ironisnya, kondisi ini telah terjadi bertahun-tahun tanpa penanganan serius dari instansi terkait. Lampu yang seharusnya menjadi pengatur arus kendaraan justru menciptakan kebingungan.

Lampu hijau menyala saat kendaraan seharusnya berhenti, sementara lampu merah memberi isyarat untuk jalan. Bahkan terkadang, lampu berubah secara acak dan mendadak, membuat para pengendara harus nekat mengambil keputusan di tengah simpang ramai.

Baca Juga:  BRI Region 7/Jakarta 2 Bersama BAKN DPR RI Perkuat Tata Kelola Kredit Usaha Rakyat

Akibat kekacauan tersebut, kecelakaan lalu lintas nyaris menjadi pemandangan biasa di kawasan ini. Lebih memprihatinkan lagi, persimpangan kini dikendalikan oleh “pak ogah” yang berdiri di tengah jalan, menggantikan fungsi lampu lalu lintas dan petugas resmi, sambil meminta uang dari para sopir, terutama sopir truk kontainer.

Ke mana Dinas Perhubungan?

Ke mana Polantas?

Petugas hanya terlihat pada jam-jam tertentu, itu pun sekadar mengurai kemacetan sesaat, tanpa ada tindakan konkret memperbaiki sumber masalah. Selebihnya, persimpangan ini kembali dikuasai oleh orang-orang tak bertanggung jawab.

Baca Juga:  Polsek Pinang Tangkap DPO Curanmor di Warakas

Jika lampu menyala tapi tidak berguna, itu bukan fasilitas keselamatan, melainkan jebakan maut.

Dan jika kondisi ini dibiarkan terus, pertanyaannya sederhana:

apa yang sebenarnya sedang dikerjakan oleh instansi yang menerima anggaran dari pajak rakyat?

Warga mendesak Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas segera melakukan perbaikan total, kalibrasi ulang sistem, dan pengawasan rutin, bukan menunggu korban berikutnya sebagai “alarm peringatan”.

Berita Terkait

Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan
Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum
IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia
TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam
Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang
Warga Gaza Tetap Laksanakan Salat Idul Adha di Tengah Reruntuhan, Tanpa Kurban Akibat Konflik
Cahaya Manthovani Bawa Warna Baru di Industri Event Indonesia
Rahmad Sukendar: Kenaikan Tunjangan Anggota Polri Lebih Mendesak dari Perpanjangan Usia Pensiun

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:23 WIB

Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:57 WIB

Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:36 WIB

IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WIB

TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:58 WIB

Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang

Berita Terbaru