LKPPI Pertanyakan Sikap Diam Dasco Soal Dugaan Judi Online: Publik Butuh Kepastian

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co || Ketua Umum Lintas Kajian dan Pemerhati Pembangunan Indonesia (LKPPI), Herlina Butar Butar, buka suara terkait polemik yang kembali menyeret nama Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam dugaan keterkaitan dengan jaringan judi online di Kamboja—isu yang sebelumnya pernah dimuat dalam laporan Majalah Tempo pada 6 April 2025.

Herlina menilai bahwa sikap diam Dasco hingga saat ini justru semakin memancing tanda tanya publik, terlebih isu judi online telah merugikan banyak keluarga di Indonesia.

> “Beliau itu wakil rakyat. Ketika namanya dikaitkan dengan kasus sebesar ini, sudah seharusnya beliau memberikan klarifikasi, bukan diam. Diamnya seorang pejabat publik justru menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat,” ujar Herlina.

Herlina juga menyoroti pernyataan sejumlah pimpinan lembaga negara yang dianggap tidak memberikan kejelasan.

Fraksi Gerindra tempat Dasco bernaung sebelumnya menegaskan bahwa laporan Tempo adalah fitnah, dalam pernyataan resmi pada 10 April 2025. Namun Herlina menilai bantahan tersebut masih belum didukung fakta yang memadai dan tetap meninggalkan ruang pertanyaan publik.

Baca Juga:  Polda Jabar Nyatakan 9 Tersangka Pada Kasus Vina Cirebon. Masyarakat Minta Transparasi Dalam Menetapkan DPO

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, pada 9 April 2025, menyatakan “tidak yakin” Dasco terlibat. Menurut Herlina, pilihan kata tersebut justru janggal.

> “Pernyataan Ketua MPR itu menurut saya abu-abu. Kalau beliau benar-benar yakin, seharusnya mengatakan ‘Saya yakin Pak Dasco tidak terlibat’. Bukan ‘saya tidak yakin’. Itu dua hal yang sangat berbeda dan menimbulkan multitafsir,” tegasnya.

Sementara itu, dalam pemberitaan sebelumnya, nama Wanda Assyura sempat dikutip sejumlah media sebagai salah satu narasumber. Namun belakangan muncul pihak yang mengatasnamakan perwakilan Wanda, menyatakan bahwa Wanda tidak memiliki sangkut paut dengan pemberitaan tersebut dan akan menempuh jalur hukum terhadap media yang memuat namanya tanpa konfirmasi.

Pihak tersebut menegaskan bahwa sumber pemberitaan yang mengatakannya sebagai narasumber telah diklarifikasi dan tidak sesuai fakta.

Baca Juga:  Kecelakaan Pesawat Jenis Capung Jatuh di Samping Lapangan Sunburst BSD

Herlina menanggapi hal ini dengan menegaskan bahwa isu yang diangkat LKPPI bukan bertujuan menyeret nama Wanda maupun pihak manapun secara personal.

> “Fokus kami bukan pada nama Wanda atau siapapun. Ini murni soal bagaimana judi online telah menjadi penyakit masyarakat yang merusak kehidupan banyak keluarga, termasuk keluarga saya sendiri yang pernah menjadi korban,” ujar Herlina.

Herlina menegaskan bahwa publik menunggu keberanian Dasco untuk memberikan klarifikasi langsung agar polemik tidak berkembang menjadi fitnah berkepanjangan.

> “Judi online ini masalah besar, memukul rakyat bawah, dan merusak generasi. Jika seorang pejabat setingkat Wakil Ketua DPR RI tidak memberikan klarifikasi saat namanya disebut, ini menjadi preseden buruk,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, LKPPI menyatakan akan terus mengawal isu pemberantasan judi online serta mendesak para pemimpin dan pejabat negara agar lebih transparan kepada publik. (**)

Berita Terkait

Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat
Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut
Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang
Yusuf Hamka Menang Gugatan, Hary Tanoesoedibjo Wajib Bayar Ganti Rugi USD 28 Juta dan Rp50 Miliar
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur
Ahli Waris Tolak Dugaan Pemaksaan Perubahan Nama oleh Dukcapil Jepara, Lapor Ombudsman
Sistem MyPertamina Bermasalah, Klub Logindo Protes: Truk Mogok Beli Solar, Call Center sulit Dihubungi

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:19 WIB

Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat

Jumat, 24 April 2026 - 23:07 WIB

Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut

Jumat, 24 April 2026 - 16:14 WIB

Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 10:46 WIB

Yusuf Hamka Menang Gugatan, Hary Tanoesoedibjo Wajib Bayar Ganti Rugi USD 28 Juta dan Rp50 Miliar

Kamis, 23 April 2026 - 22:33 WIB

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan

Berita Terbaru

Breaking News

Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang

Jumat, 24 Apr 2026 - 16:14 WIB