Wujudkan Ketahanan Pangan, Korem 012/TU Budidaya Benih Ikan Nila

- Jurnalis

Jumat, 8 November 2024 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh – Teropongrakyat.co – Korem 012/TU terus berupaya mendukung program ketahanan pangan di berbagai sektor. Selain sektor perkebunan, juga mengembangkan sektor perikanan dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi kolam ikan. Di lahan ketahanan pangan Korem 012/TU, terdapat budidaya ikan nila yang dikelola dengan membuat kolam dan keramba. Program ini dikembangkan oleh kelompok tani Korem 012/TU yang berlokasi di Komplek Makorem 012/TU.

Baca Juga:  Pasangan RIDHO Tiba Ambil Nomor Urut Pasangan Calon Pilkada Kota Bekasi

Pemanfaatan lahan kosong ini bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan sehingga lahan tersebut menjadi produktif, menghasilkan, serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan warga Makorem 012/TU.

Ws. Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 012/TU, Mayor Inf Legianto, Rabu (06/11/2024) menjelaskan bahwa saat ini ada sekitar 150.000 ekor bibit ikan nila yang telah dibudidayakan oleh kelompok tani ketahanan pangan Korem 012/TU, dengan sekitar 50.000 ekor di antaranya siap panen dalam waktu dekat. Budidaya ikan nila ini juga dimaksudkan untuk mengantisipasi dampak inflasi akibat kenaikan harga barang dan jasa secara umum, yang sangat mempengaruhi kondisi perekonomian, khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Barat.

Baca Juga:  Hanya di Polres Sumenep, Wartawan Korban Pengeroyokan Malah Dijadikan Tersangka

“Melalui kegiatan budidaya ikan nila ini, kami berharap dapat mengedukasi masyarakat agar turut serta dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional,” tandasnya.

Berita Terkait

Forum Ormas Bersatu Kota Batu Galang Dana untuk Korban Gempa NTT, Gandeng Elemen Masyarakat, Komunitas Punk dan Jurnalis
AJUM Audiensi dengan Pemprov DKI, Soroti Revitalisasi Islamic Center hingga Kemacetan Jakarta Utara
Dump Truck Disebut untuk Aktivitas Tambang Terbakar di Permukiman Kalibaru, Warga Pertanyakan Rute dan Pengawasan
Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim
Tanah Ulayat Tak Kunjung Tuntas, Tokoh Adat Minang Desak Pemerintah Beri Kepastian Hukum
Peredaran Obat Keras Terbatas di Tanah Abang Kembali Disorot, Muncul Nama “Nur” dan “Dedy”
Waspada Investasi Bodong di Perusahaan Pialang Ilegal!
Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Forum Ormas Bersatu Kota Batu Galang Dana untuk Korban Gempa NTT, Gandeng Elemen Masyarakat, Komunitas Punk dan Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:15 WIB

AJUM Audiensi dengan Pemprov DKI, Soroti Revitalisasi Islamic Center hingga Kemacetan Jakarta Utara

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Dump Truck Disebut untuk Aktivitas Tambang Terbakar di Permukiman Kalibaru, Warga Pertanyakan Rute dan Pengawasan

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Tanah Ulayat Tak Kunjung Tuntas, Tokoh Adat Minang Desak Pemerintah Beri Kepastian Hukum

Berita Terbaru

TNI – Polri

Polda Banten Tindaklanjuti Video Viral Keluhan Pedagang di ASDP Merak

Selasa, 25 Agu 2026 - 21:41 WIB