Tragedi 7 Jenazah Mengapung di Kali Bekasi, Ini Penjelasan Polres Metro Bekasi Kota

- Jurnalis

Senin, 23 September 2024 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, teropongrakyat.co – Suasana mencekam menyelimuti Kali Bekasi, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi, pada Minggu (23/9/2024) Kemarin, dimana tujuh jenazah remaja ditemukan mengapung di aliran sungai tersebut.

Gerak cepat Polres Metro Bekasi Kota, menggelar konferensi pers untuk memaparkan hasil penyelidikan mengenai insiden tragis tersebut, pada Senin (23/9/2024).

Dalam acara tersebut dijelaskan bahwa peristiwa ini bermula dari sekitar 60 remaja yang sedang berpesta minuman beralkohol, di Jalan Cipendawa, Rawalumbu, pada Sabtu (21/9/2024) dini hari.

“Mereka berkumpul, minum-minuman keras, dan ada senjata tajam di lokasi,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Audy Joize Oroh kepada awak media.

Baca Juga:  Hadiri Pemetaan Titik Kerawanan Pilkada 2024, Ini Penjelasan Polres Metro Bekasi Kota

Tragedi 7 Jenazah Mengapung di Kali Bekasi, Ini Penjelasan Polres Metro Bekasi Kota - Teropong Rakyat

Kompol Audy menceritakan, Tim Perintis Presisi pada Sabtu pukul 03.30 dini hari mendatangi kumpulan remaja tersebut, namun para remaja kocar-kacir berusaha membubarkan diri.

“Beberapa orang meloncat ke Kali Bekasi, tapi ada juga yang takut karena tempatnya gelap dan tidak memungkinkan. Beberapa saksi diamankan oleh tim perintis,” paparnya.

Polisi mengamankan 22 orang dan barang bukti berupa 21 bilah senjata tajam, 30 unit sepeda motor, dan 8 unit handphone. Tiga orang di antara 22 yang diamankan kedapatan memegang senjata tajam.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta-fakta yang terjadi, seperti olah TKP, Otopsi jenazah ke RS Polri, melakukan pemeriksaan terhadap 22 saksi, melakukan rekonstruksi dan berkoordinasi dengan Basarnas, BPBD dan tim SAR Brimob,” jelasnya.

Baca Juga:  Khidmat dan Haru, Tradisi Pedang Pora Warnai Purna Bakti Dua Anggota Polres Kepulauan Seribu

Ia pun menerangkan, bahwa Polres Metro Bekasi membuka posko layanan pengaduan orang hilang, melalui hotline di nomor 0813-26361995.

“Kami mohon kepada orang tua yang kehilangan anaknya, untuk segera melapor ke posko kami,” pungkas Kompol Audy.

Tragedi ini menjadi peringatan bagi orang tua, untuk lebih memperhatikan kegiatan anak-anak mereka, demi mencegah dari pergaulan yang salah. / (Akbar)

Berita Terkait

Jaga Jakarta On The Spot di Pelabuhan Sunda Kelapa, Polisi Tampung Keluhan Buruh soal Banjir Rob
Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Begal, Balap Liar, dan Tawuran
Menembus Batas Alam Ugimba: Koops TNI Habema Hadirkan Kembali Negara di Bawah Kaki Gunung Cartenz Setelah 15 Tahun Terisolasi
Kapendam XVIII/Kasuari: Jangan Terprovokasi, TNI-Polri Pastikan Fakta Kasus Aifat Timur Tengah
Meriahkan HUT RI ke-81, Kepala Suku Mbua Gelar Lomba Berhadiah dan Bagikan Sembako kepada Masyarakat
Meriahkan HUT RI ke-81, Kepala Suku Mbua Gelar Lomba Berhadiah dan Bagikan Sembako kepada Masyarakat
Aksi Demonstrasi KNPB di Wamena Berlangsung Aman, Tertib dan
TNI Kirim 27 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Jaga Jakarta On The Spot di Pelabuhan Sunda Kelapa, Polisi Tampung Keluhan Buruh soal Banjir Rob

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Begal, Balap Liar, dan Tawuran

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Menembus Batas Alam Ugimba: Koops TNI Habema Hadirkan Kembali Negara di Bawah Kaki Gunung Cartenz Setelah 15 Tahun Terisolasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Kapendam XVIII/Kasuari: Jangan Terprovokasi, TNI-Polri Pastikan Fakta Kasus Aifat Timur Tengah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Kepala Suku Mbua Gelar Lomba Berhadiah dan Bagikan Sembako kepada Masyarakat

Berita Terbaru