Sisi Lain Pengabdian Ksatria Yonif 323/ Buaya Putih

- Jurnalis

Rabu, 3 April 2024 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, – Teropongrakyat.co – Prajurit Satgas Pamtas Mobile Yonif 323 Buaya Putih Kostrad, Koops Habema pimpinan Lettu Inf Arif Caroko mengajar anak-anak dari Kp. Wombru dan Kp. Bionidikime, Kabupaten Puncak, Papua.

Dalam keterangan tertulis Penerangan Satgas, Selasa (2/4/2024), kegiatan ini berlangsung, pada hari Kamis, (28/3/2024) dengan menggelar kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak yang datang ke sekolah darurat di Pos Pamtas Mobile Yonif 323 Kostrad.

Baca Juga:  Susur Sungai Cikeas, Tri Adhianto Janji Kembangkan Jadi Objek Wisata Menarik di Perbatasan Bekasi

Letkol Inf Tri Wiratno sebagai Dansatgas Pamtas Mobile Yonif 323 Kostrad menyampaikan, banyak anak pedalaman yang putus sekolah bahkan tidak bersekolah dengan berbagai pertimbangan seperti jarak jangkau ke sekolah yang sangat jauh.

Baca Juga:  PT. CMNP Gandeng Pemerintah Kelurahan Papanggo Kerja Bakti Bersihkan Sampah di Bawah Kolong Tol

“Ada yang memang di kampungnya tidak ada sekolah, sehingga mereka tidak mendapatkan fasilitas pendidikan seperti anak di daerah lain,” ujarnya.

“Sekolah darurat yang dibuat oleh Pos Pintu Jawa merupakan upaya kami dalam memfasilitasi anak pedalaman yang tidak belajar di sekolah regular, ” pungkasnya. (Dispenad)

Report, Red

Sisi Lain Pengabdian Ksatria Yonif 323/ Buaya Putih - Teropong Rakyat

Berita Terkait

KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Penumpang Terjepit
Polres Malang Bongkar Penyalahgunaan LPG 3 Kg, Disuntik ke Bright Gas untuk Dijual Berantai
Aero Astra Akademia Hadirkan Sekolah Berbasis Industri, Siswa Siap Kerja
Jakarta Terasa Panas, BMKG Ungkap Data Suhu Maksimum Sejumlah Wilayah
Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresa Yogya
Aksi Brutal di Gununghalu, Wartawan Jadi Korban Penganiayaan dan Ancaman Golok
Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat
Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 22:37 WIB

KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Penumpang Terjepit

Senin, 27 April 2026 - 18:22 WIB

Polres Malang Bongkar Penyalahgunaan LPG 3 Kg, Disuntik ke Bright Gas untuk Dijual Berantai

Senin, 27 April 2026 - 00:36 WIB

Aero Astra Akademia Hadirkan Sekolah Berbasis Industri, Siswa Siap Kerja

Minggu, 26 April 2026 - 19:44 WIB

Jakarta Terasa Panas, BMKG Ungkap Data Suhu Maksimum Sejumlah Wilayah

Minggu, 26 April 2026 - 19:13 WIB

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresa Yogya

Berita Terbaru