Rahasia Brand Jadi Top of Mind Tanpa Bikin Boncos Marketing

- Jurnalis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketika bisnis kamu berjuang untuk tetap relevan di pasar, menjadi top of mind bagi customer itu krusial. Tapi, sering kali pengusaha tersandung pada hal-hal yang seharusnya bisa menjadi kekuatan.

Di sini, kita akan fokus pada empat hal yang langsung mengarah ke masalah yang dihadapi pengusaha saat bersaing dengan kompetitor.

1. Frekuensi dan Exposure: Kamu Tidak Terlihat Cukup Sering

Menurut Nielsen, butuh 6-7 kali eksposur sebelum customer mulai ingat merek kamu. Banyak pengusaha sudah berusaha keras tampil di berbagai platform, tapi mereka lupa satu hal: frekuensi.

Image

Eksposur yang kurang itu seperti billboard yang dilihat sepintas di jalan tol—tidak cukup kuat untuk diingat. Jika kamu ingin customer ingat, pastikan brand kamu terus muncul, konsisten, dan berulang.

2. Kualitas Produk dan Customer Experience: Kamu Fokus ke Penjualan, Tapi Lupa Pengalaman

Data dari Forbes Insight menunjukkan 73% pelanggan lebih ingat brand yang memberikan pengalaman luar biasa. Nah, di sinilah sering terjadi kesalahan.

Baca Juga:  VRITIMES Menjalin Kemitraan dengan BimantaraNews.online untuk Memperkuat Distribusi Berita di Indonesia

Banyak bisnis fokus mengejar target penjualan tapi melupakan pengalaman customer.

Image

Padahal, tanpa pengalaman yang positif, loyalitas itu rapuh. Customer bukan hanya beli sekali, mereka butuh alasan kuat untuk terus kembali.

3. Emotional Branding: Kamu Berjualan, Bukan Bercerita

Ini masalah klasik. Pengusaha sibuk menjual produk, lupa membangun cerita yang mengena di hati customer.

Padahal, emosi adalah penggerak utama pembelian, seperti yang diungkapkan oleh Harvard Business Review.

Image

Nike bukan hanya menjual sepatu, mereka menjual mimpi dan perjuangan. Brand kamu perlu menyentuh sisi emosional customer, atau kamu hanya akan jadi satu dari sekian banyak penjual.

4. Word of Mouth dan Ulasan Online: Kamu Mengabaikan Suara Customer

Menurut BrightLocal, 91% customer membaca ulasan sebelum membeli produk. Tapi, banyak pengusaha tidak memanfaatkan ulasan positif sebagai alat promosi alami.

Baca Juga:  KUPP Kelas III Ogoamas Gandeng Port Academy Selenggarakan Diklat Tenaga Kerja Bongkar Muat Bersertifikasi BNSP

Image

Di sini letak keunggulan kompetitor yang berhasil: mereka tahu cara menggunakan review sebagai magnet customer baru.

Jika ulasan buruk menguasai, itu bisa menghancurkan reputasi kamu secepat kilat.

Mau Brand Kamu Selalu Diingat? Ini Solusinya.

Kalau kamu merasa sudah punya banyak data pelanggan tapi penjualan masih stagnan, mungkin masalahnya bukan di produk atau harganya, tapi di bagaimana kamu mengelola customer experience.

Untuk itu, coba pelajari cara terbaik mengelola hubungan dengan customer lewat Customer Mastery bersama Bisnishack dan Incentric.

Image

Di sini, kamu bisa dapat strategi yang tepat, praktis, dan terbukti membuat brand kamu jadi top of mind di mata mereka. Waktunya kamu ambil langkah cerdas sebelum kompetitor melangkah lebih jauh!

Hubungi Reny Violeta
wa.me/6281392077733
renybisnishack@gmail.com

Berita Terkait

Truk Penuh Antre, Depo Penuh! Anggota Logindo Tuntut Kejelasan Tanggung Jawab MSC
IPC TPK Dukung Pelindo Perkuat Peluang Kerja Sama Internasional dengan Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid
Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group
Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan
Jual Emas Indonesia Gaspol! Buyback Tinggi, Harga Murah, Target 100 Gerai
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:48 WIB

Truk Penuh Antre, Depo Penuh! Anggota Logindo Tuntut Kejelasan Tanggung Jawab MSC

Rabu, 29 April 2026 - 14:41 WIB

IPC TPK Dukung Pelindo Perkuat Peluang Kerja Sama Internasional dengan Delegasi Amerika Serikat dan Estonia

Selasa, 14 April 2026 - 12:28 WIB

IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid

Selasa, 14 April 2026 - 11:16 WIB

Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group

Senin, 13 April 2026 - 17:20 WIB

Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan

Berita Terbaru