Pria Tewas Ditikam, Polisi Buru Pelaku?

- Jurnalis

Sabtu, 8 Februari 2025 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias Barat –  Teropongrakyat.co || Seorang pria berinisial EG (48) warga Desa Hilifadolo Kecamatan Moro,o Kabupaten Nias Barat tewas di tikam di bagian perut, pada hari Jum,at malam (7/2/2025)

Berdasarkan keterangan saksi kejadian itu bermula ketika DWG (25) pelaku melempari rumah salah satu saksi dengan batu dan mengancamnya. Saksi kemudian menghubungi kerabatnya di Batam, yang kemudian meminta bantuan kepada anak korban untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Lalu korban setelah mendapat informasi dari anak nya, korban pun bergegas menuju rumah saksi untuk mencari pelaku, Sekitar pukul 19,00wib korban terlihat adu mulut dengan seseorang di depan SD negeri 07 hilifadolo, Ungkap Kapolsek mandehe iptu yafao lase dalam keterangan tertulis nya Sabtu (08/02/2025)

Baca Juga:  IWO Bentuk PBH IWO yang Resmi di Pimpin Oleh Jamhari Kusnadi

Situasi mulai memanas dan beberapa orang mencoba melerai, namun tiba-tiba pelaku datang dari belakang rumah Sekolah dan langsung menikam korban dengan sebilah parang sebut Yafao Lase Kapolsek Mandrehe

Kapolsek Mandrehe Iptu Yafao Lase, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian Pukul 19,15 WIB (Jum’at) dari Camat Moro,o, dan kemudian Kapolsek Mandrehe bersama personil nya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) di depan SD Negeri Hilifadolo untuk melakukan penyelidikan.

Kapolsek Mandrehe dalam keterangannya mengatakan,” hingga saat ini pihak kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan dengan mendatangi lokasi kejadian dan telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, melakukan wawancara dengan saksi-saksi dan mencari keberadaan pelaku di sekitar lokasi kejadian dan dirumah pelaku”.

Baca Juga:  Kandang Ayam Broiler di Kromengan Terbakar, Kerugian Rp740 Juta

Lebih lanjut Kapolsek Mandrehe menyampaikan bahwa Untuk saat ini polres Nias bersama dengan Polsek Mandrehe masih memburu pelaku yang telah melarikan diri setelah kejadian penikaman itu, “dugaan sementara pelaku penikamanan lantaran sakit hati terhadap korban, ” ujar Iptu Yafao Lase

Kita terus berupaya mencari sampai menemukan pelaku, guna untuk mengungkap motif sebenarnya dibalik penikaman tersebut, Tegasnya. “Korban mengalami luka serius di bagian perut, korban sempat dibaea ke Puskesmas Moro’o namun nyawanya korban tidak dapat tertolong, dimana korban dalam perjalanan menuju ke rumah Puskesmas meninggal dunia, “pungkas Kapolsek Mandrehe.

Penulis : ARMAN MENDROFA

Editor : Romli S.IP

Sumber Berita: https://teropongrakyat.co

Berita Terkait

14 Hari Operasi Nila Jaya 2026, Polres Jakpus Selamatkan 1 JutaJiwa Manusia Akibat Narkoba
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Dugaan Penganiayaan terhadap ABK Kapal
LDII Kabupaten Malang Siap Bersinergi dengan Kodim 0818 dalam Kegiatan Sosial dan Kebangsaan
TERCIDUK! Oknum Satpol PP Kota Tangerang Ngaku Dugaan Pungli di Neglasari, Seret 2 Rekannya
Satgas Damai Cartenz Bagikan Tas dan Alat Tulis untuk Masa Depan Papua
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Skala Besar, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas
Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Syukuran Kenaikan Pangkat Bintara dan Tamtama
TNI Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Perkuat Persatuan dan Kebersamaan Sambut HUT ke-81

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:19 WIB

14 Hari Operasi Nila Jaya 2026, Polres Jakpus Selamatkan 1 JutaJiwa Manusia Akibat Narkoba

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Dugaan Penganiayaan terhadap ABK Kapal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:18 WIB

LDII Kabupaten Malang Siap Bersinergi dengan Kodim 0818 dalam Kegiatan Sosial dan Kebangsaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Satgas Damai Cartenz Bagikan Tas dan Alat Tulis untuk Masa Depan Papua

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Skala Besar, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru

Ekonomi

Dolar AS Turun, Rupiah Menguat 0,47 Persen ke Rp17.882

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:33 WIB