Perkuat Ketahanan Ekosistem Muara Beting, SUCOFINDO Tanam 5.000 Bibit Mangrove

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Rabu – Teropongrakyat.co –  (25/2/2026) – PT SUCOFINDO (PERSERO) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bekerja sama dengan Komunitas Indonesia Hijau melakukan penanaman 5.000 bibit mangrove di Kawasan Muara Benting, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), sekaligus respons terhadap tantangan abrasi, degradasi ekosistem pesisir, dan dampak perubahan iklim.

Perkuat Ketahanan Ekosistem Muara Beting, SUCOFINDO Tanam 5.000 Bibit Mangrove - Teropong Rakyat

Kepala Unit TJSL PT SUCOFINDO, Nuri Hidayat, menyatakan bahwa program ini menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk memberikan dampak positif berkelanjutan. “SUCOFINDO tidak hanya fokus pada kinerja bisnis, tetapi juga berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat peran masyarakat, khususnya generasi muda sebagai agen perubahan,” ujarnya. Penanaman mangrove juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekosistem pesisir dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga:  Polemik Hanania Group: Pemenang Undian Klaim Hadiah Tak Kunjung Diterima

Perkuat Ketahanan Ekosistem Muara Beting, SUCOFINDO Tanam 5.000 Bibit Mangrove - Teropong Rakyat

Rangkaian kegiatan dimulai pada 12 Januari 2026 dengan Workshop Ekowisata Konservasi Lutung Jawa dan Workshop Pembuatan Makanan Berbahan Dasar Mangrove, yang bertujuan meningkatkan kesadaran konservasi keanekaragaman hayati serta mendorong pemanfaatan mangrove secara produktif untuk ekonomi lokal. Kemudian pada 24 Januari 2026, perusahaan membangun dan memasang papan nama dermaga di depan Balai Desa Pantai Bahagia untuk memperkuat identitas kawasan dan mendukung pengembangan potensi desa pesisir.

Sebagai puncak kegiatan, penanaman bibit mangrove jenis bakau dilakukan dengan melibatkan generasi muda dan masyarakat setempat, menggunakan metode ajir dengan penopang bambu agar bibit tumbuh lebih kokoh.

Baca Juga:  Polresta Banyuwangi Wujudkan Wisata Aman dan Resik Melalui Gerakan Banyuwangi Asri

Perkuat Ketahanan Ekosistem Muara Beting, SUCOFINDO Tanam 5.000 Bibit Mangrove - Teropong Rakyat

Humas Komunitas Indonesia Hijau, Agustina Dwi Handayani, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap bencana lingkungan akibat penebangan liar dan degradasi hutan. Dengan slogan “Satu pohon, Satu kehidupan, Mari kita jaga”, komunitas berharap dapat membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pohon dalam menjaga keseimbangan alam.

Nuri Hidayat menegaskan bahwa rangkaian program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya terkait penanganan perubahan iklim, ekosistem laut, ekosistem daratan, dan kemitraan. Melalui kolaborasi multipihak, SUCOFINDO terus memperkuat komitmennya dalam menyelenggarakan inisiatif keberlanjutan bagi lingkungan dan masyarakat. (Red/JS/LJ)

 

Berita Terkait

Kebakaran Rumah di Randudongkal Pemalang, Diduga Akibat Korsleting Listrik
57 Detik yang Mengubah Segalanya, Mengenang Tragedi Gempa Yogyakarta 2006
POLSEK Bogor Timur Diduga Langgar Peraturan KAPOLRI: BERIKAN RUANG MEDIASI UNTUK DEPT COLLECTOR
Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda
Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan
Wanita PNS Jadi Korban Penganiayaan di Dramaga, Pelaku Diduga Keponakan Sendiri
Api Melalap Kamar Kos di Kemayoran, Pria 26 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Mandi
Viral Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, 16 Mahasiswa Diperiksa Satgas PPKS

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:28 WIB

Kebakaran Rumah di Randudongkal Pemalang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Jumat, 17 April 2026 - 13:07 WIB

57 Detik yang Mengubah Segalanya, Mengenang Tragedi Gempa Yogyakarta 2006

Jumat, 17 April 2026 - 10:20 WIB

POLSEK Bogor Timur Diduga Langgar Peraturan KAPOLRI: BERIKAN RUANG MEDIASI UNTUK DEPT COLLECTOR

Kamis, 16 April 2026 - 17:38 WIB

Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda

Kamis, 16 April 2026 - 12:23 WIB

Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan

Berita Terbaru