Pdt. Dr. J. Yohanes Sihombing, M.Th. : Yayasan Berkat Maranatha Peduli Indonesia, Melayani Pendidikan dan Pelayanan Kematian

- Jurnalis

Selasa, 18 Februari 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Teropongrakyat.co – 18 Februari 2025 – Pdt. Dr. J. Yohanes Sihombing, M.Th. dalam wawancara baru-baru ini di sela-sela kegiatan Rapat Kerja Pewarna Indonesia PC Kota Bekasi di GBI Mawar Saron, Bekasi, memaparkan kegiatan Yayasan Berkat Maranatha Peduli Indonesia, yang telah beroperasi sejak tahun 2006 (sebelumnya bernama Yayasan Mawar Kasih).

Yayasan ini fokus pada dua bidang utama: pelayanan kematian dan pendidikan. Yayasan menyediakan layanan pemakaman yang komprehensif, termasuk ambulans, peti mati, dan pengurusan administrasi pemakaman.

Pdt. Dr. J. Yohanes Sihombing, M.Th. : Yayasan Berkat Maranatha Peduli Indonesia, Melayani Pendidikan dan Pelayanan Kematian - Teropong Rakyat

Pdt. Sihombing menjelaskan bahwa, “Yayasan kami berkomitmen untuk melayani semua kalangan, termasuk mereka yang kurang mampu, bahkan tanpa biaya tambahan. Biaya yang dikeluarkan yayasan untuk pelayanan kematian ini mencapai jutaan rupiah per kasus, yang dibiayai melalui iuran anggota gereja dan sumbangan sukarela. Meskipun tidak ada sponsor tetap, yayasan tetap konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Baca Juga:  Aksi Curanmor Disertai Penembakan di Jakarta Berhasil Diungkap Polisi

Yayasan memiliki rencana jangka panjang untuk mendirikan sekolah Kristen yang menyeluruh, mulai dari TK hingga Perguruan Tinggi. “Saat ini, kami sedang dalam proses pengadaan lahan dan perizinan. Tujuannya adalah untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari berbagai latar belakang, khususnya mereka yang kurang mampu,” tambahnya.

Baca Juga:  Polda NTB Laksanakan Operasi Imbangan Puri Agung II Untuk Dua Acara Penting di Bali

Pdt. Sihombing menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa.

Pdt. Sihombing juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah dan pihak swasta untuk mendukung program-program yayasan. “Kami berharap adanya dukungan kebijakan pemerintah untuk memfasilitasi pelayanan bagi masyarakat kurang mampu, terutama dalam hal pemakaman dan pendidikan,” ucapnya.

Yayasan Berkat Maranatha Peduli Indonesia, dengan semangat pelayanan dan kerja keras, terus berupaya menjadi berkat bagi masyarakat Indonesia, “Komitmen kami dalam bidang pelayanan kematian dan pendidikan mencerminkan dedikasi kami untuk melayani sesama.

Reporter: Johan Sopaheluwakan

Berita Terkait

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor
Lurah Mustikasari Sidak Proyek Kabel Optik, Aktivitas Dihentikan Sementara
Sucikan Hati, Eratkan Persaudaraan: Pesan Kuat di Halal Bihalal PWJU
Motor Listrik untuk SPPG Dibeli Rp 42 Juta per Unit, Lebih Murah dari Harga Pasaran
Dewan Kota Jakarta Utara Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Cilincing, Pastikan Warga Terlayani dengan Baik
Jalan MT Haryono Setu Rusak Parah, Pengguna Jalan Khawatir
LINSEK Sananrejo Padukan Langkah, Kawal Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
PPTN Tawarkan Solusi Berbasis Data dan Pancasila Atasi Masalah Keagamaan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:10 WIB

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Jumat, 10 April 2026 - 16:32 WIB

Lurah Mustikasari Sidak Proyek Kabel Optik, Aktivitas Dihentikan Sementara

Kamis, 9 April 2026 - 07:25 WIB

Motor Listrik untuk SPPG Dibeli Rp 42 Juta per Unit, Lebih Murah dari Harga Pasaran

Rabu, 8 April 2026 - 21:15 WIB

Dewan Kota Jakarta Utara Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Cilincing, Pastikan Warga Terlayani dengan Baik

Rabu, 8 April 2026 - 16:16 WIB

Jalan MT Haryono Setu Rusak Parah, Pengguna Jalan Khawatir

Berita Terbaru

POTRET - skandal pengelolaan aset Pemda DKI mengemuka, Pasar Jabon menjadi sorotan tajam lantaran tak setorkan PAD maupun retribusi pasar. (Foto: Teropongrakyat.co).

Pemerintahan

Pasar Jabon Salah Kelola, Jorok dan Bau

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:43 WIB

Breaking News

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:10 WIB