PAHLAWANAN WANITA ASAL PASUNDAN RADEN AYU LASMI NINGRAT

- Jurnalis

Minggu, 4 Mei 2025 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejarah, – TeropongRakyat.co || Sosok pahlawan wanita asal Pasundan memang belum banyak kita ketahui, dialah Raden Ayu Lasminingrat adalah salah satu sosok perempuan penting dalam sejarah pendidikan dan emansipasi wanita di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Ia lahir pada 29 Maret 1854 di Garut dari keluarga bangsawan yang berwawasan luas. Berkat bimbingan seorang kontrolir Belanda bernama Levyssohn Norman, Lasminingrat belajar bahasa Belanda dan mendapat akses ke pengetahuan yang langka bagi perempuan pada masa itu.

Perjuangan di Dunia Pendidikan

Setelah suami pertamanya meninggal, Lasminingrat pulang ke Garut dan mulai menerjemahkan buku-buku Belanda ke dalam bahasa Sunda untuk anak-anak. Melihat pentingnya pendidikan bagi perempuan, ia mendukung pendirian Sekolah Istri yang dipelopori Dewi Sartika pada 1904 dan juga mendirikan Sekolah Keutamaan Istri di Garut pada 1907. Sekolah ini memberikan kesempatan bagi perempuan untuk belajar keterampilan rumah tangga dan pengetahuan umum, yang saat itu sangat langka bagi wanita. Pada tahun 1911, sekolah ini bahkan diakui oleh pemerintah Hindia Belanda.

Baca Juga:  Menteri Kebudayaan; Kekayaan Kebudayaan adalah Harta Karun Nasional

Dampak dan Warisan

Lasminingrat menerjemahkan buku-buku untuk memperkenalkan budaya internasional pada anak-anak Indonesia. Meski banyak tantangan, ia gigih memperjuangkan pendidikan perempuan. Ketika terjadi peristiwa Bandung Lautan Api, Lasminingrat mengungsi dan tetap mengajar anak-anak di pengungsian. Hingga akhir hayatnya pada 10 April 1948, ia tetap berdedikasi pada dunia pendidikan.

Baca Juga:  Dandim 1710/Mimika Sambut Kunjungan Kerja Kasad di Wilayah Kabupaten Mimika

Meski belum diakui secara resmi sebagai pahlawan nasional, warisan Lasminingrat dalam pendidikan perempuan Indonesia terus dihargai dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Penulis : Lie

Editor : Romli S.IP

Sumber Berita: Arsip Nasional Indonesia

Berita Terkait

Audiensi di WaliKota Jakut, Wali Kota Tegaskan Depo Kontainer di Rorotan Tak Bisa Berizin
Sampah Menumpuk di Akses Marunda, Bau Menyengat Mulai Resahkan Warga
Perkuat Layanan Promotif-Preventif, Puskesmas Kutabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gereja Santo Petrus
AWPI DKI Jakarta Audensi dengan Dinkes siap bersinergi dalam penyampaian informasi serta layanan kesehatan.
Warga Rorotan Kembali Gelar Aksi, Tolak Rencana Depo Kontainer di Kawasan Permukiman
Kelompok Aktivis KAP Serukan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Aksi Anarkis dalam Momentum September Hitam
Owrite Goes to Campus Hadir di UI, Dorong Mahasiswa Berani Suarakan Isu Ekonomi dan Kreativitas
Polsek Pondok Gede Gelar Sosialisasi Kamtibmas di SMKS Hutama, Ajak Pelajar Tolak Provokasi Unjuk Rasa dan Tawuran

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 00:41 WIB

Audiensi di WaliKota Jakut, Wali Kota Tegaskan Depo Kontainer di Rorotan Tak Bisa Berizin

Senin, 28 September 2026 - 10:14 WIB

Sampah Menumpuk di Akses Marunda, Bau Menyengat Mulai Resahkan Warga

Minggu, 27 September 2026 - 15:35 WIB

Perkuat Layanan Promotif-Preventif, Puskesmas Kutabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gereja Santo Petrus

Sabtu, 26 September 2026 - 22:23 WIB

AWPI DKI Jakarta Audensi dengan Dinkes siap bersinergi dalam penyampaian informasi serta layanan kesehatan.

Sabtu, 26 September 2026 - 12:50 WIB

Warga Rorotan Kembali Gelar Aksi, Tolak Rencana Depo Kontainer di Kawasan Permukiman

Berita Terbaru