MAS Pelaku Bunuh Ayah Dan Nenek Kerena Dapat Bisikan Aneh

- Jurnalis

Sabtu, 30 November 2024 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – TeropongRakyat.co || Polisi mengungkapkan pengakuan remaja berinisial MAS (14) yang membunuh ayahnya APW (40) dan neneknya RM (69) di Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11).

Tersangka MAS mengaku sempat mendengar bisikan-bisikan aneh hingga membuatnya merasa resah, sebelum menusuk ayah dan neneknya hingga tewas. “Interogasi awalnya dia (MAS-red) merasa dia tidak bisa tidur, terus ada hal-hal yang membisiki dialah, meresahkan dia,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Gogo Galesung dikutip dari Inews.id, Sabtu (30/11), usai olah TKP lanjutan.

Kendati demikian, Gogo menegaskan pihaknya masih mendalami motif MAS tega membunuh ayah dan neneknya. Tak hanya itu, tindakan MAS juga membuat ibunya, AP (40) kritis. “Ini masih kita dalami, ini kan masih awal sekali, ini keterangan awal dari kami ya,” ujar Gogo.

Baca Juga:  Menag Pastikan Istiqlal dan Masjid Agung IKN Akan Sama-Sama Berstatus Masjid Negara

Lebih lanjut Gogo mengatakan, sejauh ini  belum mendapat informasi dari pelaku MAS terkait adanya dugaan cekcok sebelum insiden terjadi. Dia menegaskan, motif pelaku MAS menusuk kedua orang tua dan neneknya masih didalami. “Enggak, enggak ada. Sementara belum ada. Ini masih awal sekali rekan-rekan. Jadi biar rekan-rekan tahu awalnya dulu, sehingga setelah lanjutnya nanti untuk pendalaman, perkembangan kami akan update kembali,” tukas Gogo.

Baca Juga:  Pelaku pelecehan Dua Anak di Bawah Umur Berhasil di tangkap Pihak Polsek Kemayoran

Terpisah, sebelumnya, Kapolsek Cilandak, Kompol Febriman Sarlase mengungkapkan pelaku sempat susah dimintai keterangan atas insiden itu. Menurutnya, pelaku hanya terdiam usai ditangkap. “Pelaku masih anak di bawah umur dan masih banyak diam atau susah dimintai keterangan,” jelas Febriman.

Dalam peristiwa ini, ayah dan nenek tewas bersimbah darah di lantai satu rumah tersebut. Bukan hanya itu, pelaku juga mencoba membunuh sang ibu, namun gagal. “Kedua jenazah dibawa ke rumah sakit untuk disemayamkan,” pungkas Febriman.

Berita Terkait

Kapolres Tapin Dilaporkan ke Propam Mabes Polri, Kuasa Hukum Kodirin Soroti Pernyataan soal SNI
Pedagang Pasar Permai Resah Diminta Kosongkan Lapak, Wacana Pembangunan Sekolah Dipertanyakan
Dugaan Penyiksaan Saat Pemeriksaan, Khodirin Laporkan Eks Kasat Reskrim Polres Tapin
GM Holding SCY Group: Masyarakat Aceh Barat Jangan Terprovokasi, Biarkan Hukum yang Bekerja
Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Kuasa Hukum Siap Tunjukkan Sertifikat SNI Produk Selang LPG dalam Perkara di Tapin
Kebakaran hebat melanda SPBU Cilendek Cemplang Bogor
Sengketa Belum Putus, Jhon Kenedy Peringatkan Jangan Langgarkan Proses Hukum

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Kapolres Tapin Dilaporkan ke Propam Mabes Polri, Kuasa Hukum Kodirin Soroti Pernyataan soal SNI

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Pedagang Pasar Permai Resah Diminta Kosongkan Lapak, Wacana Pembangunan Sekolah Dipertanyakan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Dugaan Penyiksaan Saat Pemeriksaan, Khodirin Laporkan Eks Kasat Reskrim Polres Tapin

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:58 WIB

GM Holding SCY Group: Masyarakat Aceh Barat Jangan Terprovokasi, Biarkan Hukum yang Bekerja

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Berita Terbaru