KONGRES PEJUANG PEREMPUAN INDONESIA (KPPI) 2025 “Merayakan Hari Kartini, Membangun Kolaborasi Perempuan untuk Indonesia Maju”

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co || 25 April 2025 Dalam rangka mempenngati Hani Kartini, Kongres Pejuang Perempuan Indonesia (KPPI) akan diselenggarakan pada Jumat-Sabtu, 25-26 Apni 2025, bertempat di Golden Boutigue Hotel, Kemayoran, Jakarta. Acara ini akan menghadirkan lebih
dari 500 aktivis perempuan dan berbagai latar belakang, serta menghadirkan tokoh tokoh nasional sebagai pembicara dan narasumber.

Kongres ini mengusung semangat perempuan Indonesia sebagai pilar ketahanan bangsa di abad ke21, dengan agenda utama berupa diskusi lintas sektor, pelatihan, dan perumusan program nyata untuk memperkuat peran perempuan dalam bidang hukum. politik, ekonomi, dan sosial.

Ketua KPPI, Sinda Sutadisastra, menyampaikan bahwa kongres ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan energi perempuan dari seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Patut di Apresiasi, Pelayanan Desa Dago Penuh Dengan Dedikasi

“Kami ingin KPPI menjadi wadah sinergi antarkomunitas perempuan yang siap berkolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan akadermisi untuk menjawab tantangan zaman. Ini bukan hanya perayaan, tapi awal gerakan kolektif menuju Indonesia yang setara dan berdaya,” tegasnya.

Beberapa tema strategis yang akan dibahas dalam KPPI 2025 meliputi.
Peran Perempuan dalam Pembentukan Sentra Ekonomi, Sosial, dan Budaya di Setiap Daerah
dan Kearifan Lokal dalam Membangun Ekosistem Koperasi Lumbung Padi yang Berkelanjutan
Advokasi Hukum dalam Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Program Makan Bergizi Anak Sekolah Dari Ladang ke Meja Makan dan Gerakan Digital Perempuan.

Peran Perempuan sebagai Penggerak Ekonomi dan Politik Mewujudkan Keadilan dan Kesejahteraan Melalui Koperasi dan UMKM dalam Strategi Ekonomi Kreatif Kegiatan ini dihadin oleh sejumlah tokoh penting (terlampau dalam susunan acara) Hadir pula para Penasehat dari KPPI (Kongres Pejuang Perempuan Indonesia), yaitu Bapak Utje Gustaaf Patty, Ibu Dra. Urfiah Syanty, MBA, Ibu Cahaya Sinaga, Ibu Betty Anna Saragih, Bapak Lana Kuntjoro, serta melibatkan partisipasi lebih dari 130 organisasi perempuan nasional dan komunitas UMKM.
Turut hadir pula perwakilan kementerian terkait, serta pakar dari dunia akademik dan teknolog!.

Baca Juga:  BRI Tangerang City Salurkan Paket Alat Tulis untuk Anak Yatim di Kabupaten Tangerang Melalui Kolaborasi dengan YBM BRI

Acara ini ditutup dengan sidang pleno yang akan membacakan dan mengesahkan resolusi kongres sebagai rekomendasi nasional untuk penguatan peran perempuan Indonesia.

Berita Terkait

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor
Lurah Mustikasari Sidak Proyek Kabel Optik, Aktivitas Dihentikan Sementara
Sucikan Hati, Eratkan Persaudaraan: Pesan Kuat di Halal Bihalal PWJU
Motor Listrik untuk SPPG Dibeli Rp 42 Juta per Unit, Lebih Murah dari Harga Pasaran
Dewan Kota Jakarta Utara Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Cilincing, Pastikan Warga Terlayani dengan Baik
Jalan MT Haryono Setu Rusak Parah, Pengguna Jalan Khawatir
LINSEK Sananrejo Padukan Langkah, Kawal Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
PPTN Tawarkan Solusi Berbasis Data dan Pancasila Atasi Masalah Keagamaan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:10 WIB

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Jumat, 10 April 2026 - 16:32 WIB

Lurah Mustikasari Sidak Proyek Kabel Optik, Aktivitas Dihentikan Sementara

Jumat, 10 April 2026 - 15:58 WIB

Sucikan Hati, Eratkan Persaudaraan: Pesan Kuat di Halal Bihalal PWJU

Kamis, 9 April 2026 - 07:25 WIB

Motor Listrik untuk SPPG Dibeli Rp 42 Juta per Unit, Lebih Murah dari Harga Pasaran

Rabu, 8 April 2026 - 21:15 WIB

Dewan Kota Jakarta Utara Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Cilincing, Pastikan Warga Terlayani dengan Baik

Berita Terbaru

POTRET - skandal pengelolaan aset Pemda DKI mengemuka, Pasar Jabon menjadi sorotan tajam lantaran tak setorkan PAD maupun retribusi pasar. (Foto: Teropongrakyat.co).

Pemerintahan

Pasar Jabon Salah Kelola, Jorok dan Bau

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:43 WIB

Breaking News

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:10 WIB

Breaking News

Sucikan Hati, Eratkan Persaudaraan: Pesan Kuat di Halal Bihalal PWJU

Jumat, 10 Apr 2026 - 15:58 WIB