Ketum AKPERSI Mengecam Keras Media Asing OCCRP Bilang Presiden Ke 7 Indonesia Terkorup Dunia tanpa Dasar

- Jurnalis

Jumat, 3 Januari 2025 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia menyoroti pemberitaan politik yang terjadi di Indonesia, berdasarkan liputan investigasi dilapangan oleh para wartawan dan jurnalis yang tergabung di AKPERSI. Sebagai sebuah wadah organisasi pers yang baru lahir tapi untuk jajaran pengurus dari tingkatan DPC, DPD dan DPP hampir rata – rata wartawan yang sudah lama menggeluti profesi Jurnalis.

AKPERSI akan membuktikan bahwa berita atau informasi yang disajikan akan berpegang teguh dengan Undang – undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik serta memastikan agar berita tidak hoax atau berita yang terkesan menyudutkan tanpa adanya bukti atau dasar yang kuat.

AKPERSI menyadari bahwa sekarang merupakan zamannya The Power Media bahkan ketika disalahgunakan akan mem’framing bisa menjadi jahat atau baik.

Terkait berita yang menjadi trending topik sekarang bahwa ada sebuah organisasi bernama Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang menyajikan informasi dengan menyudutkan serta mem’framing Presiden Ke 7 Indonesia Joko Widodo masuk dalam nominasi finalis Tokoh Kejahatan Terorganisasi dan Korupsi Tahun 2024 versinya.

Baca Juga:  Kababinkum TNI Hadiri Forum Group Discussion yang Digelar oleh Kejaksaan Agung RI

Melihat hal ini maka Ketua Umum Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI) pun angkat bicara karena menyangkut informasi dan pemberitaan yang terkesan tidak mendasar serta menyudutkan. Apalagi yang di framing jahat merupakan Presiden Ke 7 Indonesia yang sudah berjasa terhadap negara.

” Kami mengecam keras bahwa Organisasi tersebut yang bernama Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang katanya merupakan organisasi independen berisikan jurnalisme investigasi terbesar di dunia yang berkantor di Amsterdam, Belanda. Tetapi dengan memuat informasi yang tak mendasar terbukti dan melakukan framing jahat. Kami menduga bahwa organisasi yang berisikan tersebut sudah menjadi alat politik dengan menggunakan The Power Media. Saya selaku Pimpinan di AKPERSI selalu menekankan dan mengingat kepada seluruh jurnalis yang tergabung untuk lebih mengedepankan Undang – Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik agar berita yang disajikan haruslah sesuai fakta dan berimbang serta menjadi kontrol sosial yang tidak memprovokasi apalagi memecah belah bangsa sendiri,” Ujar Rino Selaku Ketua Umum DPP AKPERSI.

Baca Juga:  Kasudin LH Jakut Bantah Tuduhan Backing Sampah Liar di Waduk Cincin

Sementara di tempat lain Presiden Ke 7 Joko Widodo memberikan komentar kepada awak media terkait namanya muncul di media asing.

” Hahaha, Ya, terkorup itu korup apa? Yang dikorupsi apa? Ya, dibuktikan,apa? Ujar Jokowi dirumahnya, Gang Kutai Utara No.1 Sumber, Solo.

Jokowi juga menanyakan kriteria yang digunakan oleh OCCRP sehingga namanya masuk dalam daftar finalis pemimpin dunia terkorup.

Penulis : Arman

Sumber Berita: DPP AKPERSI

Berita Terkait

Audiensi di WaliKota Jakut, Wali Kota Tegaskan Depo Kontainer di Rorotan Tak Bisa Berizin
Sampah Menumpuk di Akses Marunda, Bau Menyengat Mulai Resahkan Warga
Perkuat Layanan Promotif-Preventif, Puskesmas Kutabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gereja Santo Petrus
Warga Rorotan Kembali Gelar Aksi, Tolak Rencana Depo Kontainer di Kawasan Permukiman
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Disorot, DPR Tegaskan Tak Boleh Ada Perlakuan Istimewa untuk Napi
Rutinitas Pengajian Malam Jumat Bersama Ustaz Watim Miharja, Pererat Silaturahmi Warga Puspasari
Kakanwil Ditjenpas Jabar Buka Suara soal Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, Sebut Bangunan Fasilitas Lengkap sebagai Rumah Dinas
Wartawan Senior Sjamsul Kahar Berpulang, Dunia Pers Aceh Kehilangan Tokoh Penting

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 00:41 WIB

Audiensi di WaliKota Jakut, Wali Kota Tegaskan Depo Kontainer di Rorotan Tak Bisa Berizin

Senin, 28 September 2026 - 10:14 WIB

Sampah Menumpuk di Akses Marunda, Bau Menyengat Mulai Resahkan Warga

Minggu, 27 September 2026 - 15:35 WIB

Perkuat Layanan Promotif-Preventif, Puskesmas Kutabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gereja Santo Petrus

Sabtu, 26 September 2026 - 12:50 WIB

Warga Rorotan Kembali Gelar Aksi, Tolak Rencana Depo Kontainer di Kawasan Permukiman

Jumat, 25 September 2026 - 10:25 WIB

Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Disorot, DPR Tegaskan Tak Boleh Ada Perlakuan Istimewa untuk Napi

Berita Terbaru