Kebakaran Glodok Plaza 6 Tewas, 14 Dilaporkan Hilang

- Jurnalis

Jumat, 17 Januari 2025 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Kebakaran hebat melanda Glodok Plaza di Tamansari, Jakarta Barat, pada Rabu (15/1) malam. Api yang berkobar selama 12 jam baru berhasil dipadamkan Kamis (16/1) siang setelah puluhan unit mobil pemadam kebakaran dan ratusan personel dikerahkan untuk mengendalikan situasi. Jumat, (17/01/2025).

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta hingga Jumat pagi, enam orang ditemukan tewas akibat insiden ini. Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, menyatakan bahwa jenazah korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.

“Enam orang meninggal dunia (sudah berhasil dievakuasi ke RS Polri untuk proses identifikasi),” kata Yohan dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga:  Prajurit Yonif 432 Kostrad Sambut Tahun Ajaran Baru di SD Inpres Mbua Dengan Upacara Bakar Batu

Selain korban tewas, BPBD juga mencatat ada 14 orang yang dilaporkan hilang. Namun, belum ada kepastian apakah mereka termasuk dalam enam korban tewas yang telah ditemukan. Identifikasi lebih lanjut diperlukan untuk memastikan identitas para korban.

Pada malam terjadinya kebakaran, sembilan orang dilaporkan terjebak di dalam gedung. Delapan orang berhasil diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran dalam upaya pemadaman.

Kebakaran diduga bermula dari lantai 7 dan 8 gedung yang digunakan untuk aktivitas diskotek dan kafe. Plt Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta, Satriadi Gunawan, menyatakan bahwa penyebab pasti kebakaran masih diselidiki, termasuk kemungkinan adanya hubungan arus pendek listrik.

Polisi telah turun tangan untuk menyelidiki insiden ini. Tim Puslabfor Polri akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari tahu penyebab kebakaran. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menegaskan bahwa Polda Metro Jaya berkomitmen untuk menangani peristiwa ini secara profesional dan transparan.

Baca Juga:  Ditanya Soal CSR, Manajamen BMart Ngaku Tidak Tahu

“Jadi itu merupakan wujud keseriusan dan komitmen Polda Metro Jaya dalam menangani setiap peristiwa yang terjadi. Ada lapis kemampuan, ada backup, ada supervisi, ada monitoring, ada asistensi yang dilakukan agar penanganannya prosedural, profesional, transparan,” kata Ade Ary dikutip dari laman CNN INDONESIA.

Dalam proses penyelidikan, polisi akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk para korban yang sempat terjebak dalam kebakaran tersebut.

Berita Terkait

Gempa 4,3 M Terjadi Di Laut Selatan Sukabumi, Getaran Dirasakan Hingga Cianjur dan Bandung Barat
Baiturrahim Islamic Carnival, Merawat Kerinduan pada Karnaval Sarat Nilai
Pelayanan Makin Digital dan Cepat, Tarif Bea Masuk Masih Jadi Sorotan Pengguna Jasa
Keluarga Amir Biki Desak Pemerintah Pulihkan Nama dan Beri Kompensasi bagi Korban Tanjung Priok 1984
BKT Marunda Kian Memprihatinkan, Jalur Inspeksi Rusak dan Dipenuhi Truk, Pemerintah Tahu?
Keren! Pemuda Rawamalang Sulap Lahan Kosong Jadi Urban Farming dan Budidaya Ikan
Keabsahan RUPSLB PT Indoneka Lancar Jaya Dipersoalkan, Founder Soroti Dugaan Pemalsuan dan Risiko Kerugian Perusahaan
Tak Terima Putusan yang Merugikan! Kuasa Hukum Prianto Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI, Libatkan Kades & Dua Menteri

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:39 WIB

Gempa 4,3 M Terjadi Di Laut Selatan Sukabumi, Getaran Dirasakan Hingga Cianjur dan Bandung Barat

Minggu, 13 September 2026 - 18:28 WIB

Baiturrahim Islamic Carnival, Merawat Kerinduan pada Karnaval Sarat Nilai

Minggu, 13 September 2026 - 00:50 WIB

Pelayanan Makin Digital dan Cepat, Tarif Bea Masuk Masih Jadi Sorotan Pengguna Jasa

Sabtu, 12 September 2026 - 23:43 WIB

Keluarga Amir Biki Desak Pemerintah Pulihkan Nama dan Beri Kompensasi bagi Korban Tanjung Priok 1984

Sabtu, 12 September 2026 - 14:52 WIB

BKT Marunda Kian Memprihatinkan, Jalur Inspeksi Rusak dan Dipenuhi Truk, Pemerintah Tahu?

Berita Terbaru