Aset Daerah Disoal, Barisan Muda Bekasi Demo DPRD dan Laporkan Dugaan Pelanggaran ke Inspektorat

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/ilustrasi

Bekasi, teropongrakuat.co – Barisan Muda Bekasi (BMB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Bekasi, menyoroti dugaan buruknya tata kelola aset daerah. Dalam aksi tersebut, BMB juga melaporkan sejumlah temuan ke Inspektorat Kota Bekasi dan mendesak dilakukan audit menyeluruh. Rabu, 21/1/2026.

Koordinator aksi menyampaikan, dugaan pelanggaran mencakup pengelolaan Gedung DPRD Kota Bekasi hingga penjualan aset Bus Trans Patriot milik BUMD PT Mitra Patriot.

Pengelolaan Gedung DPRD Dipertanyakan
Dalam orasinya, massa menyoroti kembali terpilihnya PT Adhimukti Inti Indonesia sebagai pengelola building management Gedung DPRD Kota Bekasi. Padahal, pada tahun 2025 lalu sempat terjadi insiden kehilangan sepeda motor di area gedung yang seharusnya memiliki sistem pengamanan ketat.

Baca Juga:  PWDPI  DPW DKI Jakarta Matangkan Persiapan Pelantikan, Jalin Kerja Sama dengan Ahli ITE

Menurut BMB, hingga saat ini tidak ada penjelasan terbuka maupun evaluasi resmi terkait insiden tersebut. Kondisi ini memicu dugaan adanya praktik monopoli dan pengaturan pemenang tender yang berpotensi mengarah pada Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

“Insiden kehilangan motor itu sudah lama mencuat, tapi tidak pernah ada evaluasi terbuka. Anehnya, pengelola yang sama kembali dimenangkan. Ini patut diduga ada permainan dalam proses lelang,” ujar Ketua Barisan Muda Bekasi, Juhartono.

Kekecewaan massa juga ditujukan kepada Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Bekasi yang tidak menemui peserta aksi. Sikap tersebut dinilai tidak mencerminkan keterbukaan informasi kepada publik.

Dugaan Masalah Penjualan Bus Trans Patriot
Selain persoalan di DPRD, BMB juga mengungkap dugaan penyimpangan dalam penjualan aset Bus Trans Patriot oleh BUMD PT Mitra Patriot. Penjualan tersebut dinilai tidak transparan dan berpotensi melanggar prosedur pemindahtanganan aset daerah.

Baca Juga:  Upacara Kesaktian Pancasila di Museum Ahmad Yani, Mengenang Jasa Pahlawan dan Meneguhkan Nilai Kebangsaan

BMB menilai, sebagai BUMD yang bergerak di bidang pelayanan publik, PT Mitra Patriot seharusnya mengedepankan kepentingan masyarakat, bukan semata-mata orientasi bisnis.

Dilaporkan ke Inspektorat Sebagai tindak lanjut, BMB menyatakan telah melayangkan laporan resmi ke Inspektorat Kota Bekasi. Mereka mendesak agar Inspektorat melakukan audit investigatif terhadap proses lelang pengelolaan Gedung DPRD Kota Bekasi serta menelusuri proses dan dasar hukum penjualan aset Bus Trans Patriot.

BMB menegaskan akan terus mengawal kasus tersebut hingga ada kejelasan dan langkah tegas dari pemerintah daerah.

Berita Terkait

Pam TPS Pilkades Setu, Wadir Binmas: Kenali Situasi dan Jangan Keluar dari Fungsi Pengamanan
Permintaan Spot Menguat, Bitcoin Kembali Tembus US$81.000
Polres Malang Tangkap Pria Diduga Aniaya Wanita Usai Janjikan Kerja
KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus Dugaan Suap Pertanahan, Jadi Sitaan Terbesar
Kebakaran Melanda Leuwimart Leuwiliang, Petugas Masih Lakukan Pemadaman
Usai KM Virgo Kecelakaan, Keluarga Sopir Asal Malang Masih Berharap Ditemukan Selamat
Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet
40 Tahun Belum Tuntas, H. Makawi Minta KPK Telaah Sengketa Tanah Warisan di Jakarta Utara
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:36 WIB

Pam TPS Pilkades Setu, Wadir Binmas: Kenali Situasi dan Jangan Keluar dari Fungsi Pengamanan

Sabtu, 19 September 2026 - 17:03 WIB

Permintaan Spot Menguat, Bitcoin Kembali Tembus US$81.000

Sabtu, 19 September 2026 - 15:18 WIB

Polres Malang Tangkap Pria Diduga Aniaya Wanita Usai Janjikan Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 22:13 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus Dugaan Suap Pertanahan, Jadi Sitaan Terbesar

Jumat, 18 September 2026 - 08:03 WIB

Kebakaran Melanda Leuwimart Leuwiliang, Petugas Masih Lakukan Pemadaman

Berita Terbaru